Tetap Tenang dan Doakan Kebaikan untuk Orang yang Membencimu

286

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Rasulullah ﷺ selalu berdoa memohon kebaikan, termasuk mendoakan hidayah dan kebaikan untuk orang-orang yang menyakitinya.

Demikian dahsyatnya cinta Islam pada kebaikan, kedamaian, dan keselamatan bagi semua.

Rasulullah ﷺ telah mendidik umatnya agar selalu berhati bersih, jauh dari penyakit iri, dengki, hasut, hasad, caci, ujaran kebencian, apalagi fitnah.

BACA JUGA: Jangan Mengundang Keterpurukan dan Kesulitan Hidup

TRUE STORIES:

1- Hadits Rasulullah ﷺ berbunyi:

وكان اذا سئل أن يدعوا على احد مسلم أو كافر عام أو خاص عدل عن الدعاء عليه إلى الدعاء له

“Dan apabila Rasulullah ﷺ diminta agar mendoakan kehancuran atas orang Muslim, atau yang bukan Muslim, secara umum atau khusus, Rasulullah ﷺ menggantinya dengan mendoakan kebaikan untuk mereka,” (Hadis Sahih Riwayat Al-Imam Al-Bukhari dan Al-Imam Muslim)

2- Dalam kitab “Risaalatul Mu‘aawanah”, Sayyid Abdullah Bin Alawi Al-Haddad menjelaskan:

وقد ورد أن اللعنة إذا خرجت من العبد تصعد نحوالسماء فتغلق دونها أبوابها ثم تنزل إلى الأرض فتغلق دونها أبوابها ثم تجيء الى الملعون فإن وجدت فيه مساغا وإلارجعت على قائلها

“Telah jelas, bahwa suatu laknat, bila telah keluar dari mulut seseorang, akan naik ke langit, maka ditutuplah pintu-pintu Langit untuknya, maka laknat itupun turun kembali ke Bumi dan didapati pintu-pintu Bumi pun tertutup baginya, lalu laknat itu menuju ke arah orang yang dilaknat jika ia memang pantas menerimanya, dan apabila tidak, laknat itu akan kembali kepada orang yang mengucapkannya”.

BACA JUGA: Obatilah dengan Bacaan Al-Quran

واحذر – أن تدعو على نفسك أو على ولدك أو على مالك أو على احد من المسلمين وإن ظلمك, فإن من دعا على من ظلمه فقد انتصر. وفي الخبر “لا تدعوا على انفسكم ولا على أولادكم ولا على اموالكم لاتوافقوا من الله ساعة إجابة

“Maka hati hati, jangan sekali-kali Engkau mendoakan datangnya bencana atau mengutuk diri sendiri, keluargamu, hartamu, ataupun orang orang dari kaum Muslimin walaupun ia bertindak zalim terhadapmu, sebab siapa saja yang mengucapkan doa kutukan atas orang yang menzaliminya, berarti ia telah membalasnya.

Padahal Rasulullah ﷺ telah mengingatkan: “Jangan mendoakan bencana atas dirimu sendiri, anak-anakmu dan hartamu, karena bisa jadi hal itu bertepatan dengan saat diterimanya doa oleh Allah SWT”.

واحذرأن تلعن مسلما أو بهيمة أوجمادا أو شخصا بعينه وان كان كافرا إلا إن تحققت أنه مات على الكفر كفرعون وابي جهل أو علمت أن رحمة الله لا تناله بحال كإبليس

“Jauhkan dirimu dari perbuatan melaknat orang Muslim (termasuk pelayan dan semacamnya), bahkan seekor hewanpun. Jangan melaknat orang tertentu secara langsung, walaupun ia Kafir, kecuali bila Engkau yakin bahwa ia telah mati dalam kekufuran sepeti Fir’aun, Abu Jahal dan yang lainnya. Ataupun, yang Engkau ketahui bahwa rahmat Allah tak mungkin mendapatkannya seperti Iblis”.

BACA JUGA: Biasakan Memberi, Hindari Meminta-Minta

POINTERS:

1- Mulai sekarang, jangan pernah melaknat, mengutuk dan mencaci baik dalam doa maupun dalam ucapan biasa sehari-hari.

2- Ketahuilah, bahwa doa yang tidak baik, punya dua kemungkinan; bisa jadi betul dikabulkan bagi orang yang didoakan dan memang pantas, dan bisa membalik dan menuju kepada orang yang mendoakan.

3- Jika dirasa doa buruk itu tidak pantas untuk orang yang didoakan, maka keburukan itu akan kembali kepada yang mendoakan.

4- Jika sering dengan ungkapan yang tidak baik, maka pikiran pun stress, imunitas badan menurun, dan tampilan wajahpun tegang kumel.

BACA JUGA: Bagaimana Kita Menghadapi Bala?

5- Bersihkan hati, lapangkan dada, jadilah pemaaf, perbanyak senyum, perkokoh Silaturrahim, insyaa Allah rezeki melimpah hidup pun damai.

Semoga Allah SWT senantiasa mengijabah doa doa kita, dan menganugerahkan kita ibadah yang diterima, rezeki yang melimpah membahagiakan.

Dan senantiasa pula Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here