Nabi Mendengar Teriakan Orang Disiksa karena Tidak Berpuasa

1162
Ilustrasi: Kuburan terbuka.

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Melaksanakan Puasa adalah 1 dari 5 syarat untuk menjadi Orang Islam. Jika sengaja tidak berpuasa atau menunda-nunda puasa tanpa alasan yang dibolehkan oleh Islam, maka dia tidak memenuhi sebagai Muslim atau Orang Islam.

BACA JUGA: Hasilnya NOL BESAR, Pahala Ibadahnya Terhapus

TRUE STORY:

1- Berzina atau selingkuh dan meminum MIRAS adalah dosa besar yang luar biasa hukumannya, meskipun masih banyak orang yang lemah untuk menghindarinya, karena tunduk pada birahi, hawa nafsu yang “ammaarah bissuu” yang dipupuk oleh Jin yang sudah menjelma menjadi Iblis dan Setan.

Nah, ada lagi dosa kenakalan yang jauh lebih dahsyat hukumannya yaitu dosa sengaja tidak berpuasa Wajib Ramadhan.

2- Teriakan dan rintihan orang yang sedang disiksa.

Ini kisah nyata atau true story yang dialami oleh Rasuulullaah SAW, beliau bersabda:

“Saat saya tertidur nyenyak, tiba-tiba saya didatangi oleh dua Malaikat yang berpenampilan “Manusia Ramah”. Keduanya merangkulku dari sisi lengan da pundak mengajak ke sebuah bukit. Setelah sampai di kaki bukit, keduanya meminta saya naik mendaki ke atas.

Saya bilang: “Saya tidak kuat mendaki naik gunung”.

BACA JUGA: Memfitnah, Allah Tak Ampuni Sebelum yang Difitnah Ikhlas Memaafkan

Kedua Malaikat itu meyakinkan: “Naiklah, kami akan membantumu”.

Saya pun mulai berjalan mendaki bukit itu, tiba-tiba di pertengahan ketinggian, saya mendengar suara teriakan dan tangisan menyayat yang meminta tolong.

Saya bertanya: “Suara siapa itu?”

“Itu adalah teriakan orang dari dalam Neraka yang sedang disiksa,” kata kedua Malaikat pendampingnya.

Pendakian pun kami lanjutkan, dan seketika terlihat banyak orang yang tergantung kedua kaki dan mulutnya terikat menyatu dengan darah terus menetes dari mulut.

Dalam kengerian, saya bertanya: “Siapakah mereka itu?”

“Mereka, semua yang beteriak dari Neraka dan yang digantung terikat kaki dan mulut meneteskan darah itu adalah mereka yang sengaja TIDAK BERPUASA Ramadhan,” kata kedua Malaikat Pendamping menjelaskan.

Demikian makna dari Hadits Sahih yang diriwayatkan oleh Sahabat Rasuulullah Bernama Abu Umaamah RA yang tertulis dalam Kitab At-Targhiib Wat Tarhiib.

BACA JUGA: Apa yang Terbetik di Hati, Itulah yang Akan Allah Berikan

POINTERS:

1- Puasa adalah syarat menjadi Muslim. Jika sengaja tidak berpuasa tanpa alasan Syar’i, maka tidak cukup syarat menjadi Orang Islam. Bahkan Al-Imam Al-Haafidz Ad-Dzahabi mengatakan: “Iman Islamnya mereka yang sengaja tidak berpuasa Ramadhan, DIRAGUKAN”.

2- Puasa adalah ibadah yang punya keistimewaan khusus yang pahalanya adalah Surga Al-Firdausil A’laa melalui Pintu khusus pula yang disebut pintu “Ar Rayyaan”.

3- Kalau mau hidup SEHAT rajinlah berpuasa. Rasuulullah SAW bersabda:

صوموا تصحوا

“Berpuasalah, engkau akan sehat”.

Maka rajinlah berpuasa: Puasa setiap pekan (Senin-Kamis), Puasa bulanan 3 hari berturut turut tggl 13, 14 & 15 setiap pertengahan bulan Hijriah, yang disebut puasa “ayyaamul biidh” yang artinya “hari hari pemutihan”, yaitu puasa untuk memutihkan hati, jiwa dan pikiran. Serta Puasa Tahunan, yaitu puasa Ramadhan.

Penutup, mari kita berdoa: Yaa Allaah, anugerahkan kami kemudahan dan kemampuan untuk selalu mampu berpuasa Ramadhan dan puasa puasa Sunnah serta menjauhi selingkuh.

Yaa Allaah bimbing kami untuk selalu eling mengingat-Mu yaa Allaah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya hanya kepada-Mu yaa Allaah.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here