Jika Hati Mulai Merasa Malas, Lakukan Hal Ini..

443

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, Ummul Qura University, dan Pembina Alhusniyah Islamic School)

Jika ada perasaan mulai malas beribadah, maka segeralah perbaiki diri. Jika tidak, akan bertambah menjauh dari Allah SWT, dan sedikit demi sedikit hati akan bertambah kotor, berkarat dan akan mengeras.

Kalau sudah terlalu jauh dari Tuhan, maka Setan pun mendekat, akhirnya tergoda, menjadilah KESETANAN.

Jika sudah Kesetanan, akan mudah berbuat hal-hal yang diluar kemanusiaan, tapi biasa bagi Setan.

Tampilannya Manusia, tapi perbuatannya perbuatan SETAN; seperti mudah membunuh, mutilasi, merampok, memperkosa, menipu dan korupsi, atau mudah putus asa dan bunuh diri.

BACA JUGA: Hal Kecil Tapi Penting

Dan watak inilah yang dikhawatirkan oleh Rasulullah ﷺ, sehingga Rasulullah ﷺ mengajarkan Doa khusus ini:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ العَجْزِ وَالكَسَلِ، وَالجُبْنِ وَالبُخْلِ وَالهَرَمِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ القَبْرِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالمَمَاتِ

Allaahumma, innii a’uudzu biKa minal ‘ajzi wal kasali, wal jubni wal bukhli wal harami, wa a’uudzu biKa min adzaabil qabri, wa a’uudzu biKa min fitnatil mahyaa wal mamaat.

“Yaa Allah aku berlindung pada Mu dari rasa lemah, rasa malas, rasa takut, kesulitan di hari tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung padaMu yaa Allah dari siksa Kubur, serta bencana kehidupan dan kematian”.

Hafalkan dan amalkan Doa tersebut.

BACA JUGA: Ada Gilirannya, Ada Waktunya

TRUE STORIES:

Minimal 5 kali Allah berfirman menegaskan bahayanya hati yang malas beribadah, lama-lama berkarat, mengeras melebihi kerasnya batu:

1- Allah SWT berfirman:

ثُمَّ قَسَتۡ قُلُوبُكُم مِّنۢ بَعۡدِ ذَٰلِكَ فَهِيَ كَٱلۡحِجَارَةِ أَوۡ أَشَدُّ قَسۡوَةٗۚ . البقرة ٧٤

“Kemudian setelah itu, hatimu menjadi keras, sehingga hatimu itu seperti batu, bahkan lebih keras lagi,” (QS. Al-Baqarah [2] ayat 74).

2- Allah SWT berfirman:

فَبِمَا نَقۡضِهِم مِّيثَٰقَهُمۡ لَعَنَّٰهُمۡ وَجَعَلۡنَا قُلُوبَهُمۡ قَٰسِيَةٗۖ

“Karena mereka melanggar janjinya, maka Kami melaknat mereka, dan Kami jadikan hati mereka keras membatu,” (QS. Al-Maa’idah, ayat 13).

BACA JUGA: Doa Setelah Berwudhu, Pembuka 8 Pintu Surga

3- Allah SWT berfirman:

لِّيَجۡعَلَ مَا يُلۡقِي ٱلشَّيۡطَٰنُ فِتۡنَةٗ لِّلَّذِينَ فِي قُلُوبِهِم مَّرَضٞ وَٱلۡقَاسِيَةِ قُلُوبُهُمۡۗ وَإِنَّ ٱلظَّٰلِمِينَ لَفِي شِقَاقِۭ بَعِيدٖ

“Allah Ingin Menjadikan godaan yang ditimbulkan Setan itu, sebagai cobaan bagi orang-orang yang dalam hatinya ada penyakit dan orang yang berhati keras. Dan orang-orang yang zolim itu benar benar dalam permusuhan yang jauh,” (QS. Al-Hajj, ayat 53).

4- Allah SWT berfirman:

فَوَيۡلٌ لِّلۡقَاسِيَةِ قُلُوبُهُم مِّن ذِكۡرِ ٱللَّهِۚ أُوْلَٰٓئِكَ فِي ضَلَالٖ مُّبِينٍ

“Maka celakalah mereka yang hatinya telah membatu untuk mengingat Allah. Mereka itu dalam kesesatan yang nyata,” (QS. Az-Zumar, ayat 22).

BACA JUGA: Jangan Makan Bersama Setan

5- Allah SWT juga berfirman:

فَطَالَ عَلَيۡهِمُ ٱلۡأَمَدُ فَقَسَتۡ قُلُوبُهُمۡۖ وَكَثِيرٞ مِّنۡهُمۡ فَٰسِقُونَ

“Maka mereka melalui masa yang panjang, sehingga hati mereka menjadi keras. Dan banyak di antara mereka menjadi orang-orang fasik,” (QS. Al-Hadid, ayat 16).

POINTERS:

Ada 3 solusi yang mesti dilakukan bagi orang yang mulai merasa malas beribadah, berat melaksanakan shalat, pelit bersedekah, malas membaca Al-Quran, malas ke Masjid, enggan ikut majlis taklim, dzikir dan Tadaarus, hati mulai berkarat, dan mengeras.

Nah, agar kembali lembut, lakukan ini:

1- Rajin bersyukur dengan suka memberi dan peduli pada yang lemah. Rasulullah ﷺ bersabda:

أتَى النَّبيَّ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم رجلٌ يشكو قسوةَ قلبِه قال أتحِبُّ أن يلينَ قلبُك وتُدرِكُ حاجتَك ارحَمِ اليتيمَ وامسَحْ رأسَه وأطعِمه من طعامِك يلِنْ قلبُك وتُدرِكْ حاجتَك

“Suatu hari, seorang Sahabat datang kepada Rasulullah ﷺ menuturkan, bahwa: “Akhir-akhir ini, aku merasakan hatiku keras, mulai jenuh dan malas ibadah. Rasulullah ﷺ kemudian menasehati: “Maukah engkau kuberi tahu cara untuk melembutkannya dan keinginanmu terpenuhi?; Sayangilah anak-anak yatim, usaplah kepalanya, berikanlah mereka makanan dari makananmu, niscaya akan melembutkan hati dan melapangkan rezekimu,” (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam At-Thabrani).

BACA JUGA: Setelah Kumpul-Kumpul, Jangan Lupakan Hal Ini

2- Upayakan sering berziarah Kubur dan rajin berta’ziyah ke Rumah Duka. Rasulullah ﷺ bersabda:

كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ، أَلا فَزُورُوهَا،، فَإِنَّهُ يَرِقُّ الْقَلْبَ، وَتَدْمَعُ الْعَيْنَ، وَتُذَكِّرُ الآخِرَةَ

“Aku pernah melarang kalian ziarah Kubur. Sekarang berziarahlah. Sebab, sungguh hal ini akan melembutkan hati, melelehkan air mata, dan mengingatkan Akhirat,” (Hadits Sahih).

3- Bersegeralah melakukan kebaikan kebaikan. Ikuti aktif kegiatan amal, pembangunan Masjid dan kegiatan Taklim, hindari kemalasan.

Rasulullah ﷺ bersabda:

“Sebaik-baik shalat adalah di awal waktunya”.

Rasulullah ﷺ kemudian mengajarkan kita untuk berdoa:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ

“Yaa Allah, aku berlindung padamu dari rasa lemah dan rasa malas,” (Hadits Sahih).

BACA JUGA: Hidupnya Akan Selalu Kesulitan dan Mukanya pun Kusut

4- Agar hati tidak berkarat, tidak mengeras, bersegeralah kembali kepada Allah SWT dengan memohon ampunan dari-Nya.

Allah SWT berfirman:

“Hai orang-orang yang Beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan Taubatan Nasuuhaa, Taubat yang bersungguh sungguh. Mudah-mudahan Tuhanmu akan Menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam Surga Jannatun Na’iim yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang Mukmin yang bersama dia; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di sebelah kanan mereka, dan mereka berdoa:  “Yaa Tuhan kami, sempurnakanlah sinar dan cahaya Mu untuk kami, dan ampunilah kami; Sungguh, Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu,” (QS. At-Tahriim, ayat 8)

5- Maka ketika hati bersih, perilaku pun akan baik pula. Ketika perilaku baik akan menghasilkan ketaatan kepada Allah SWT, dimanapun dia berada, dan itulah cita-cita terbesar umat manusia.

Semoga Allah SWT senantiasa membersihkan hati kita dari sifat-sifat kotor yang dapat menjerumuskan jiwa dan raga kita jauh dari Allah SWT.

Dan semoga Allah senantiasa membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here