Tiga Kunci Surga

426

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Menjauhi siksa kubur dan siksa Api Neraka Jahannam serta meraih Kunci Surga Aljannatul Firdausil A’laa sangatlah mudah.

Di antaranya, ada tiga hal yang harus dilakukan secara rutin dan konsisten yaitu:

1- Rajin bershalawat

2- Sabar berpuasa

3- Berbakti pada Ibu Bapak.

Gampang kaaan.., tidak ribet dan pasti bisa kalau mau.

BACA JUGA: Hindari Penyebab Siksa Kubur

TRUE STORY:

Rasulullah ﷺ bersabda menegaskan bahwa ada 3 kesempatan emas yang jika diabaikan dan tidak dimanfaatkan kesempatan ini dengan baik, maka hidup mati akan celaka besar, yaitu:

عن أبي هريرة -رضي الله عنه-أنَّ رسولَ اللهِ-ﷺ-قال: رغِمَ أَنفُ رجلٍ ذُكِرتُ عندَهُ فلم يصلِّ عليَّ، ورَغِمَ أنفُ رجلٍ دخلَ علَيهِ رمضانُ ثمَّ انسلخَ قبلَ أن يُغفَرَ لَهُ، ورغمَ أنفُ رجلٍ أدرَكَ عندَهُ أبواهُ الكبرَ فلم يُدْخِلاهُ الجنَّةَ.  (المصدر: صحيح الترمذي 3545)

“Sungguh runyam dan celaka besar bagi orang yang, jika namaku disebut, tapi dia tidak bershalawat. Sungguh runyam dan celaka besar bagi orang yang mengalami bulan Ramadhan, dan Ramadhan berlalu, tapi dia tidak berhasil memperoleh ampunan Allah SWT.

Sungguh runyam dan celaka besar bagi orang yang punya Ibu Bapak yang sudah tua, tapi tidak membuatnya masuk Surga”. (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam At-Tirmidzi).

BACA JUGA: Keistimewaan Luar Biasa Orang yang Memberi Makanan dan Minuman Buka Puasa

POINTERS:

1- Perbanyak shalawat, terutama setiap mendengar nama Nabi Muhammad ﷺ disebut, maka sepontan mulut berbunyi:

اللهم صل وسلم وبارك عليه

Shalawat artinya. DOA. Kok Nabi yang sudah dijamin masuk Surga didoakan? Jawabannya, adalah: Shalawat atau doa yang kita panjatkan untuk Nabi ﷺ, ibarat “Nabi” itu sebuah “gelas” kosong, yang setiap waktu “diisi air”, maka gelas itu lama lama penuh dan isinya luber keluar.

Jika rajin mengisi gelas milik kita, maka akan luberlah shalawat doa itu, dan luberannya jatuh mengalir kepada yang bershalawat.

BACA JUGA: Pilihlah Jalan yang Membahagiakan, Bukan yang Menyengsarakan

2- Perbanyaklah puasa wajib dan puasa sunnah.

صوموا تصحوا

(Suumuu Tasihhuu = berpuasalah agar engkau sehat).

Sungguh runyam dan celaka besar bagi orang orang yang jika sempat mengalami Ramadhan, tapi abai, tak peduli, sampai Ramadhan berlalu dia tidak juga berhasil memperoleh Ampunan Allah.

3- Sungguh runyam dan celaka besar bagi orang orang yang masih punya Ayah dan Ibu, tapi tidak diurus, diabaikan dan bahkan diremehkan. Padalah, berbakti dan peduli pada kedua orang tua, adalah penentu Surga atau Neraka:

BACA JUGA: Sambut Ramadhan, Yuk Bersih-Bersih Masjid

ان للوالدين حق علينا بعد حق الله فى الاحترام

“Sungguh, kedua Orang Tua, Ayah dan Ibu, menempati urutan KEDUA setelah Allah dalam soal berbakti dan pemuliaan”.

Mari kita berdoa, agar Allah SWT menganugerahkan kita kemudahan untuk selalu memperbanyak Shalawat, puasa dan bakti pada orangtua.

Dan Allah SWT senantiasa membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

1 KOMENTAR

  1. Assalamualaikum wr.wb. Qobitu ayahnda Ustad Hamid …Alhamdulilah semoga dengan bimbingan dan ilmu yang ayahnda berikan dapat bermanfaat untuk kebaikan dunia dan ahkirat…di berikan Rahmat Berkah dan Hidayah Allah SWT…aamiin ya Roball Alamiin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here