Memilih Berbuat Dosa Besar Demi Kebencian

77

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, Ummul Qura University, dan Pembina Alhusniyah Islamic School)

Tidak terbayangkan, betapa tersiksanya kelak di alam Kubur hingga di Akhirat menanggung SIKSA akibat dosa besar karena suka menyebar kebencian, hoaks, Namiimah, Ghibah, dan Fitnah.

Dan Allah tidak akan mengampuni dosa-dosa besar tersebut sebelum yang dinamiimah, dighiibah, difitnah, dizhalimi memaafkan.

Berapa orang yang telah dighibah, difitnah, dimusuhi, dan dizhalimi? Mampukah memohon maaf pada mereka yang telah terzhalimi dan menyebar ke mana-mana?.

Sulit dihitung, dahsyatnya Medsos, WhatsApp, Facebook, Instagram, YouTube dll, karena cepatnya tersebar, seketika menelusuri belahan dunia.

Ini terjadi, hanya karena berbeda kelompok, beda pilihan, beda partai atau golongan, maka mereka yang berbeda, dipandang orang yang tidak ada baiknya meski sesama Muslim. Semua buruk, salah, sehingga selalu dicaci, dimaki, difitnah dan disalahkan.

BACA JUGA: Tiada Hari Tanpa Qul Hu

TRUE STORY:

1- Jangan karena benci, sehingga tidak bijak, tidak berlaku adil. Allah SWT mengingatkan:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا قَوَّامِينَ لِلَّهِ شُهَدَاءَ بِالْقِسْطِ ۖ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَىٰ أَلَّا تَعْدِلُوا ۚ اعْدِلُوا هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَىٰ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ. (المائدة الاية ٨)

“Hai orang-orang yang Beriman, hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan kebenaran karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali karena kebencianmu terhadap suatu kelompok, membuatmu berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada Taqwa. Dan bertaqwalah pada Allah, sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan,” (QS. Al-Maaidah 5, ayat 8, halaman 108).

2- Hewan saja harus disayangi. Rasulullah ﷺ mengingatkan:

قال رجلٌ: يا رسول الله! إني لأذبح الشاة فأرحمُها، قال: ”والشَّاة إِنْ رَحِمْتَهَا، رَحِمَكَ اللهُ” مَرَّتَيْنِ

“Saat ada orang yang bertanya: “Yaa Rasulallah, jika aku menyembelih kambing apakah aku harus mengasihinya?”. Rasulullah menjawab: “Bahkan seekor kambing pun jika engkau menyayanginya, maka Allah akan merahmati engkau”, Rasulullah ﷺ mengucapkannya dua kali,” (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam Al-Bukhari).

BACA JUGA: Kesabaran dan Ketekunanlah yang Menyelamatkan

3- Rasulullah ﷺ mempertegas lagi:

ارْحَمُوا مَنْ فِي الأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ. (رواه ابو داود)

 ”Sayangilah siapa dan apa yang ada di bumi, maka engkau akan disayangi oleh yang ada di langit,” (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam Abu Dawud).

4- Rasulullah ﷺ bersabda:

من لا يرحم لا يُرحم

“Siapa yang tidak menyayangi, maka ia tidak akan disayangi Allah,” (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam Al-Bukhari dan Muslim).

BACA JUGA: Jodoh di Tangan Allah

5- Allah SWT berfirman:

إِنْ أَحْسَنْتُمْ أَحْسَنْتُمْ لِأَنْفُسِكُمْ ۖ وَ إِنْ أَسَأْتُمْ فَلَهَا ۚ فَإِذَا جَآءَ وَعْدُ الْأَاخِرَةِ لِيَسُۥٓئُوا وُجُوهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوهُ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَلِيُتَبِّرُوا مَا عَلَوْا تَتْبِيرًا. (الاسراء ٧، الاية ٧)

“Jika kamu berbuat baik berarti kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka kerugian kejahatan itu untuk dirimu sendiri. Apabila datang saat hukuman kejahatan yang kedua, Kami bangkitkan musuhmu untuk menyuramkan wajahmu lalu mereka masuk ke dalam Masjid, sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai,” (QS. Al-Israa 17, ayat 7 halaman 282).

6- Allah SWT berfirman:

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ ۚ وَاتَّقُوا الله لعلكم ترحمون (الحجرات الاية ١٠)

“Sungguh, orang-orang Mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu yang berselisih, dan bertaqwalah pada Allah agar kamu mendapatkan Rahmat,” (QS. Al-Hujuraat 49, ayat 10, halaman 516).

BACA JUGA: Muslim Hujan adalah Musim Berdoa

7- Allah SWT berfirman:

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّنْ قَوْمٍ عَسٰىٓ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّنْ نِّسَآءٍ عَسٰىٓ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ  وَلَا تَلْمِزُوٓا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقٰبِ ۖ  بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمٰنِ ۚ  وَمَنْ لَّمْ يَتُبْ فَأُولٰٓئِكَ هُمُ الظّٰلِمُونَ. (الحجرات الاية ١١)

“Wahai orang-orang yang Beriman, Janganlah suatu kelompok mengolok-olok kelompok yang lain, karena boleh jadi mereka yang diolok-olokkan itu lebih baik dari mereka yang mengolok-olok, dan jangan pula perempuan-perempuan mengolok-olokkan perempuan lain, karena boleh jadi perempuan yang diolok-olokkan itu lebih baik dari perempuan yang mengolok-olok. Janganlah kamu saling mencela satu sama lain, dan jangan pula saling memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan adalah panggilan yang buruk “fasik” setelah beriman. Dan siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zhalim,” (QS. Al-Hujuraat 49, ayat 11, halaman 516).

8- Allah SWT berfirman:

يٰٓأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ  وَلَا تَجَسَّسُوا وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُمْ بَعْضًا ۚ  أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَنْ يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوهُ ۚ  وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ  إِنَّ اللَّهَ تَوَّابٌ رَّحِيمٌ. (الحجرات الاية ١٢)

“Wahai orang-orang yang beriman, Jauhilah sering berprasangka, sungguh, sebagian prasangka itu adalah dosa, dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah pula ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan bangkai saudaranya yang sudah mati? tentu kamu merasa jijik. Dan bertaqwalah pada Allah, sungguh Allah Maha Penerima Tobat, Lagi Maha Penyayang,” (QS. Al-Hujurat 49, ayat 12, halaman 517).

BACA JUGA: Buang Air Kecil di Masjid

9- Allah SWT berfirman mewanti-wanti jangan menyebar hoaks, berita bohong agar tidak MENYESAL nantinya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ. (الحجرات الاية ٦)

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya agar kamu tidak mencelakakan suatu kelompok karena kecerobohan, tanpa mengetahui kebenarannya yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu,” (QS. Al-Hujuraat 49 , ayat 6, halaman 516).

POINTERS:

1- Jika memperhatikan dalil-dalil di atas, betapa banyaknya ayat-ayat Allah dan Hadits Rasul yang dilanggar. Sungguh, suatu kejahatan dan kemungkaran yang luar biasa.

2- Dosa-dosa yang berkaitan dengan manusia tidak cukup hanya sekedar bertaubat pada Allah SWT, tetapi harus meminta maaf dan memohon keikhlasan dari orang yang pernah tersakiti.

Karena Allah SWT tidak akan mengampuni sebelum orang yang pernah disakiti, dirugikan, dizhalimi memaafkan. Maka jangan biasakan menyakiti hati orang lain, karena proses pertaubatannya pun sangat susah.

BACA JUGA: Setiap Hari Lebih dari 70 Kali

Begitu pula yang berkaitan dengan urusan harta benda, tidak cukup dengan sekedar bertaubat. Tapi mesti mengembalikan harta yang pernah dicuri atau dihutang atau dikorupsi.

Kalaupun tidak mampu untuk mengembalikan, maka akuilah perbuatan itu kepada orang yang bersangkutan dan mintalah maaf dan keikhlasannya. Kekhilafan di antara sesama manusia hanya akan terbebas setelah dapat saling memaafkan.

Inilah otoritas Allah SWT yang diberikan kepada Manusia. Allah sendiri tidak akan memaafkan seseorang atas kesalahan yang pernah diperbuatnya dengan sesama Manusia, sebelum di antara mereka dapat saling memaafkan. Namun demikian, sangat mulia jika kita menjadi Manusia yang pemaaf.

3- Dosa sudah menumpuk, maka jangan lagilah menambahnya dengan cacian, ghiibah, namiimah dan fitnah.

Semoga Allah SWT senantiasa mengijabah doa-doa kita, dan menganugerahkan kita kemampuan untuk saling menghargai, menyayangi dan saling tolong menolong.

Dan senantiasa pula Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here