Kesabaran dan Ketekunanlah yang Menyelamatkan

151
Kita semua adalah pengembara.

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, Ummul Qura University, dan Pembina Alhusniyah Islamic School)

Hidup di bumi ini hanya sementara. Rasulullah ﷺ menggambarkan, bahwa kita semua seolah pengembara. Beliau mengatakan,

 كراكب استظل تحت شجرة قدثم راح وتركها

“Seperti Pengembara yang terus berjalan dan berhenti sejenak di bawah pohon rindang untuk sekedar berteduh, kemudian akan pergi meninggalkan pohon rindang itu”.

TRUE STORY:

1- Ungkapan Rasulullah ﷺ di atas, diucapkan pada waktu para sahabat terdekat melihat ada bekas tikar kasar di badan Rasulullah saat baru bangun tidur, lalu Sahabat menawarkan kasur yang empuk. Rasulullah menolak tawaran kasur itu, dan dijawab:

ما لى وللدنيا الا انا كراكب استظل تحت سجرة ثم راح وتركها

“Aku tidak butuh itu, apalah arti Dunia ini bagiku, Aku hanya seperti Pengembara yang terus berjalan, dan berhenti sejenak di bawah pohon untuk sekadar berteduh, kemudian akan pergi meninggalkannya”.

BACA JUGA: Jodoh di Tangan Allah

2- Kesabaran dan ketekunan beribadahlah yang membawa ke Surga:

بصبرك على المكاره والطاعات وصبرك عن الهوى والشهوات تناديك الملائكة على باب الجنة “سلامٌ عليَكم بِما صبَرتم فَنِعمَ عُقبى الدّار”

“Karena kesabaranmu menghadapi berbagai kesulitan, dan kesabaranmu menghindari berbagai macam godaan dan ujian, dan kesabaranmu menaati berbagai macam perintah syariah dan menjauhi ajakan hawa nafsu, syahwat yang ammaarah bissuu’, maka dari depan Pintu Surga, kelak Malaikat memanggil mu dengan Firman Allah SWT:

سلام عليكم بما صبرتم فنعم عقبى الدار. (الرعد ٢٤)

“Salamat sejahtera bagi kamu sekalian atas kesabaranmu. Sungguh, alangkah nikmatnya tempat kesudahan itu semua,” (QS. Ar-Ra’d 13, ayat 24, halaman 252).

BACA JUGA: Muslim Hujan adalah Musim Berdoa

POINTERS:

1- Tetaplah bersabar dan bersemangat dalam menjalankan perintah Allah SWT. Hidup di dunia ini tidaklah lama, hanya berkisar 60-70 tahun saja, sedikit yang lebih dari angka ini, kata Rasulullah.

2- Jangan pernah jenuh, bosan dan merasa berat beribadah. Karena ini adalah investasi untuk masa depan di akhirat yang kekal abadi.

  1. Jadilah orang yang dalam beragama selalu:

– KUAT: kuat menerima setiap ujian dan cobaan.

– SABAR: sabar dan mampu menghadapi keadaan apapun dengan tenang dan tidak cemas.

BACA JUGA: Buang Air Kecil di Masjid

– TABAH: tabah menerima dengan ikhlas semua hal yang terjadi di depan mata.

– TEGAR: tetap tegar, senyum dan tenang meskipun banyak beban dan tanggungan.

– HEBAT: selalu cepat, muncul terdepan menunjukkan yang terbaik dari yang lain.

– PEMAAF: selalu memaafkan orang, dan tidak malu meminta maaf.

– PEMURAH: selalu peduli, rajin bersedekah dan menolong.

– PERIANG: selalu tersenyum, santun, tidak kasar dan tidak angkuh bermuka cemberut.

BACA JUGA: Setiap Hari Lebih dari 70 Kali

4- Ingat, dalam beribadah, setan selalu hadir mengganggu, menghalangi. Maka lawanlah dengan ber-Ta’awudz, Istighfar, dan doa.

Semoga Allah SWT senantiasa mengijabah doa-doa kita, dan menganugerahkan kita kemampuan untuk selalu sabar, optimis dan berbahagia dalam beribadah.

Dan senantiasa pula Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here