Banyak Juga yang Mati Mendadak

1081
Ilustrasi: Meninggal dunia.

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Berita kematian terus viral. Ada yang meninggal karena kecelakaan, ada yang karena sakit dan tidak sedikit pula yang mati mendadak.

Sebenarnya, kematian mendadak, sudah diisyaratkan oleh Rasulullah ﷺ bahwa akan banyak terjadi.

TRUE STORIES:

1- Diingatkan oleh Rasulullah ﷺ:

عن أنس بن مالك رضي الله عنه أن النبي -صلى الله عليه وسلم- قال: إن من أمارات الساعة أن يظهر موت الفجأة. رواه الطبرانى

“Salah satu tanda Akhir Zaman adalah banyaknya kematian mendadak,” (Hadits Sahih Riwayat Al-Imam Ath-Thabrani).

BACA JUGA: Berludahlah Jika Mimpi Buruk dan Tidak Perlu Diceritakan

2- Rasulullah ﷺ juga bersabda:

عن عبيد بن خالد السلمي رضي الله عنه أن النبي -صلى الله عليه وسلم-، قال:  موت الفجأة أخذةُ أَسَف. رواه الامام احمد و ابو داود

“Kematian yang tiba-tiba sungguh sebuah penyesalan,” (Hadits Sahih Riwayat Al-Imam Ahmad dan Abu Dawud).

3- Bahwa penyesalan atau “Al-Asaf”, adalah isyarat amarah. Maka di sinilah, Allah SWT berfirman:

فَلَمَّا آسَفُونَا انْتَقَمْنَا مِنْهُمْ فَأَغْرَقْنَاهُمْ أَجْمَعِينَ

“Maka tatkala mereka membuat Kami murka, Kami menghukum mereka, lalu kami tenggelamkan mereka semuanya di laut,” (QS. Az-Zukhruf: 55).

BACA JUGA: Standing Party, No Way!

POINTERS:

1- Setiap yang bernyawa pasti akan mati. Matinya berbagai cara, ada yang karena sakit, karena kecelakaan, dan ada pula yang mati mendadak tanpa diketahui penyebabnya.

2- Kuburan, bukanlah tempat untuk orang tua renta saja. Aku, kamu dan semua juga akan berangkat meninggalkan gemerlapnya dunia ini menuju akhirat yang kekal.

3- Agar tidak timbul PENYESALAN, teruslah serius memperbanyak persiapan untuk akhirat, dengan memperbanyak istighfar, tahajjud, baca Al-Quran, puasa Sunnah dan ibadah amal shalih lainnya, terutama bersedekah dan jangan pernah menunda apalagi MENINGGALKAN Shalat Fardhu.

Semoga Allah SWT menganugerahkan kita Husnul Khaatimah, selamat dari siksa Kubur, siksa api neraka, mendapatkan rahmat dan ampunan-Nya, dan memasukkan kita ke surga Al-Jannatul Firdausil A’laa.

BACA JUGA: Bermula dari Buka-bukaan

Yo, mari kita hafalkan dzikir ini, dan biasakan membacanya setiap akhir acara:

‎سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِك أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاّ انت. أَسْتَغْفِرُك وَأَتُوبُ إِلَيْكَ

Subhaanakal laahumma wa bihamdika, asyhadu anlaa ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik.

“Maha Suci Engkau Yaa Allaah, dengan memuji-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Engkau. Aku memohon ampunan-Mu dan aku bertaubat kepada-Mu”.

Semoga Allah SWT senantiasa melindungi kita, dijauhkan dari hal-hal yang tidak kita inginkan. Aamiin Yaa Allah.

Wallahu a’lam bish shawab.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here