Letjen TNI (Purn) Anto Mukti Putranto: Bekerja dengan Hati, Profesional, dan Selalu Bersyukur

Resensi Buku: "Letjen TNI (Purn) Anto Mukti Putranto: Bekerja dengan Hati, Profesional, Selalu Bersyukur" karya Sahrudi Dkk.

96

Muslim Obsession – Menarik sekali membaca buku biografi ini. Pembaca tidak hanya diajak berkeliling mengenang masa muda dan perjalanan karir seorang jenderal, tapi juga ‘mendengar’ kesaksian orang lain tentang diri sang jenderal itu sendiri.

Begitulah sekelumit isi buku biografi “LETJEN TNI (PURN) ANTO MUKTI PUTRANTO: BEKERJA DENGAN HATI, PROFESIONAL, SELALU BERSYUKUR” yang diluncurkan hari Ahad (6/11/2022).

Dalam buku yang ditulis Sahrudi dkk, jenderal yang akrab disapa Bro AMP ini memang tidak ingin buku biografinya bercerita soal karir dan puja puji atas prestasinya sejak Taruna hingga menjadi Komandan Komando Pendidikan Doktrin dan Latihan TNI AD (Kodiklatad).

“Saya ingin isi buku saya diramaikan oleh kritikan kepada saya, baik sebagai pribadi maupun saat mengukir karir di militer,” pesannya.

Terkesan simpel tapi penuh tantangan. Pasalnya, dari sejumlah testimoni para seniornya di TNI AD semisal Letjen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsudin, Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono, Letjen TNI (Purn) J. Suryo Prabowo, Letjen TNI (Purn) Doni Munardo dan perwira tinggi lainnya mengaku selama menjadi atasan dan komandannya, AM Putranto adalah prajurit yang profesional dan berprestasi. Nyaris tanpa cela dalam karir militernya.

Padahal para seniornya itu adalah para perwira tinggi yang dikenal keras dalam disiplin dan tegas tanpa kompromi. Tapi untuk AM Putranto mereka sulit menemukan alasan untuk mengeritiknya.

“Kalaupun ada kelemahannya, itu karena dia tidak lebih keren dari saya,” tukas Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono, bergurau.

Karena itu tak berlebihan jika Panglima TNI Periode 2006-2007 Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto dalam sambutan ‘Sekapur Sirih’ di buku terbitan Obsession Media Group Publishing ini menyebut AM Putranto sebagai sosok militer yang memiliki rekam jejak profesional.

Tak hanya di lingkup TNI, di lingkungan pegiat otomotif, AM Putranto yang juga Ketua Dewan Pembina Indonesia Off Road Federation (IOF) dan beberapa organisasi otomotif lainnya disebut sebagai pimpinan yang down to earth.

Di komunitas itu ia hanya mau dipanggil dengan panggilan Bro AMP. Pun demikian di komunitas lainnya dia akrab dan membumi. Bersahabat tanpa sekat.

Tak kalah menarik, di buku ini ia bercerita banyak tentang hobinya memodifikasi mobil biasa menjadi luar biasa. Tak ketinggalan juga mengulas tentang kacamata bermerek “Rudy Project” yang selalu menemaninya.

Buku ini pun bercerita panjang tak hanya dari satu sudut pandang tapi dari beragam pandangan dengan satu kesimpulan: inilah buku biografi yang jujur mengungkap dari berbagai perspektif. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here