Aktif dan Tetap Semangat di Usia Lanjut

664

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Tidak semua orang mendapatkan umur panjang. Ada yang wafat di usia balita, usia remaja dan muda.

Umur melebih 63 tahun adalah anugerah Allaah yang harus disyukuri, karena hanya diberikan kepada orang orang pilihan Allaah, agar ada kesempatan untuk lebih banyak bertaubat dan

beramal soleh untuk bekal kebahagiaan hidup di Alam Barzakh dan Alam Akhirat.

TRUE STORY:

1- Hari tua janganlah digambarkan sebagai masa penantian, suram, sakit-sakitan, sepi dan sendirian.

Memang terkadang berkumpul dengan anak-anak muda sering tidak nyambung, bepergian khawatir capek, bekerja sudah tidak kuat, anak-anak punya kehidupan masing-masing. Hilangkan fikiran negatif, selalulah husnuzh zhan, positive thinking.

BACA JUGA: Jangan Sampai Harta, Anak, dan Jabatan Jadi Sebab Kita Jauh dari Tuhan

2- Allaah SWT berfirman, menegaskan bahwa yang lansia akan lemah seperti, kembali seperti bayi:

وَمَن نُّعَمِّرْهُ نُنَكِّسْهُ فِى ٱلْخَلْقِ ۖ أَفَلَا يَعْقِلُونَ.  (يس ٣٦ الاية ٦٨ )

“Dan siapa yang Kami panjangkan umurnya niscaya Kami akan kembalikan dia kepada kejadian nya seperti semula (seperti anak-anak; yang lemah dan tidak tau apa apa). Apakah mereka tidak memikirkan?” (QS. Yaa Siin, surah ke-36, ayat 68, halaman 444).

Namun tetaplah bersemangat di hari-hari tua.

3- Jangan karena harta dan anak, di usia tua menjauh dari Allaah. Allaah SWT berfirman mengingatkan:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تُلْهِكُمْ اَمْوَالُكُمْ وَلَآ اَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللّٰهِۚ وَمَنْ يَّفْعَلْ ذٰلِكَ فَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْخٰسِرُوْنَ (٩

“Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kekayaanmu dan anak-anakmu membuatmu lalai mengingat dan beribadah pada Allaah. Siapa yang berbuat demikian, mereka itulah orang-orang yang sangat merugi,” (QS. Al-Munaafiquun, surah ke-63, ayat 9, halaman 555).

Tetaplah terus mendekat kepada Allaah SWT, terutama di hari-hari tua.

BACA JUGA: Lakukan Amalan Sederhana Ini Jika Ingin Didoakan 70 Ribu Malaikat Saat Meninggal

POINTERS:

1- Semua gambaran kekhawatiran suram di saat Lansia itu bisa kita ubah menjadi hari-hari bahagia penuh senyum dan tawa. Sekarang, kesepian bisa diobati dengan komunikasi yang mudah, akses luas nyaris tanpa batas.

Mempermudah bersosialisasi, beraktifitas dan meni’mati berbagai tayangan yang tersedia di medsos, mudah berkomunikasi dengan kawan kawan lama, bahkan membangun dan menjalin Silatur Rahim, persahabatan denga ragam kalangan yang sebelumnya tidak dikenal.

Apa lagi jika rutin shalat berjamaah di Masjid dan ikut Ta’lim. Sungguh suatu keni’matan yang luar biasa dalam Rahmat Allaah SWT. Hidup menjadi lebih hangat dan banyak tawa penuh berkah.

3- Mereka yang terkena diabetes, asamurat, darah tinggi dsb, nampak lebih berdaya tahan dan tetap ceria karena bertemu dengan komunitas yang sama, lalu berbagi informasi, memberi semangat, penghiburan dan saling menguatkan.

BACA JUGA: Jangan Sampai Pahala Kita Tergerus dan Tekor

4- Banyak orang berusia tua yang rapi, ngetrend, dan updated, mereka bukan sedang lupa usia, tapi sedang menikmati anugerah Allaah SWT.

5- Menjadi tua adalah kepastian dan alami, tidak lah mungkin muda terus. Tapi bukan berarti kita tidak boleh bahagia, maka ni’matilah dan kerjakan apa yang masih bisa dilakukan.

6- Tetaplah semangat. Rajin Shalat berjamaah dan Ta’lim di Masjid. Karena 1 dari 7 yang mendapatkan naungan khusus Allaah kelak di Akhirat adalah Lansia yang rajin ke Masjid.

7- Rajin ikut outing dengan teman teman membawa keluarga, kumpul kumpul, family gathering di luar kota, kalau bisa menginap beberapa hari untuk mengganti suasana.

8- Hindari menyendiri dan berdiam di rumah dengan hanya berdaster, sarungan lusuh berhari-hari tanpa ikut kegiatan dengan kumunitas di luar rumah. Ini mempercepat pelemahan.

BACA JUGA: Waspadalah! Menyisakan Makanan dan Minuman Bisa Persempit Rezeki

9- Ingat pesan Rasuulullaah ﷺ:

 لا تغضب لا تغضب لا تغضب

“Jangan marah marah, jangan marah marah, jangan marah marah”

ولو ان تلقى اخاك بوجه طلق

“Seringlah senyum dan bermuka riang ceria terutama jika bertemu deng orang orang”.

10- Ingat, bahwa Rasuulullaah ﷺ, hidup di Dunia ini hanya 63 tahun. Begitu juga ke 3 Sahabatnya: Abu Bakar RA 63 tahun, Umar Al Khattab RA 63 tahun, Ali Bin Abi Thalib RA juga 63 tahun, hanya Usman Bin Affan RA yang agak panjang umur nya mencapai 82 tahun. Jadi bersyukurlah mendapar usia lebih dari 63 tahun. Perbanyaklah ibadah dan senyum.

11- Hanya dirimulah yang bisa menentukan penggunaan sisa umurmu:

 انت صانع زمانك بعملك وبناءك. زمنك هو وقتك فاملأه بما ينفعك في دنياك ويشفع لك في آخرتك. (من كلمات الشيخة منى عبد الجابر حفظها الله)

“Dirimulah yang membangun dan mengisi zaman kejayaanmu dengan usaha dan karyamu sendiri, bukan orang lain. Dan kesempatan membangun itu, adalah waktu yang engkau miliki itu. Maka isilah waktumu dengan hal hal yang bermanfaat untuk kehidupanmu di Dunia dan yang menyelamatkanmu di Akhirat”.

BACA JUGA: Sedikit-Sedikit Sikat Gigi, Sedikit-Sedikit Sikat Gigi

12- Pilihan gaya hidup ada padamu.

تعطيك الحياة قدر ما تستحق فلا إنسان يولد سعيد ولا تعيس. فأنت من تصنع حياتك بعملك وفكرك قد تكون غنيا وهموم الدنيا بقلبك وفقد تكون متوسط الحال وتشكر الله كل صباح على الصحة والنعمة والعافية. (من كلمات الشيخة منى عبد الجابر حفظها الله)

“Kehidupan akan memberimu sesuai apa yang engkau usahakan. Tidak ada orang yang terlahir langsung miskin atau kaya, merana atau bahagia. Engkaulah yang menjadikan dirimu bahagia atau merana dengan usaha dan akal fikiranmu. Bisa saja engkau kaya tapi hati merana, karena otak selalu Duniawi yang tidak pernah puas.

Bisa pula ekonomi sederhana, hidup sedang sedang saja, tetapi setiap pagi selalu bersyukur atas ni’mat sehat, afiyat, maka hatipun damai, bahagia dan tenang”.

13- Hafal dan amalkan Doa dari Rasuulullaah ﷺ ini, baca sesering mungkin:

يا مقلب القلوب ثبت قلبى على دينك. (رواه الترمذى)

Yaa Muqallibal Quluub, tsabbit qalbii ‘alaa diinik.

“Yaa Allaah, Tuhan Yang Membolak balikkan hati, teguhkan hatiku, kokohkan jiwaku pada Agama Mu,” (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam At-Tirmidzi).

Yaa Allaah, anugerahkan kami kesehatan, panjang umur dan kebahagiaan hidup Dunia Akhirat. Yaa Allaah, bimbing kami untuk selalu eling mengingat Mu yaa Allaah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya pada Mu yaa Allaah.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here