Keutamaan dan Janji Allah Bagi yang Sabar Hadapi Kesulitan

1375

Oleh: Abdan Syakura (Aktivis Dakwah Al-Mahsyar)

Kemudahan dan kesulitan ibarat dua sisi mata uang yang tidak akan pernah berpisah dalam kehidupan setiap makhluk Allah Ta’ala.

Begitu pula halnya dengan kebahagiaan dan kesengsaraan, dipergilirkan dalam skenario kehidupan setiap makhluk-Nya..

Hanya saja, sebagaimana sifat dasar manusia, saat menghadapi kesulitan banyak yang tidak bersabar.

Alih-alih menerima kesulitan hidup sebagai bagian dari ketentuan Allah Ta’ala, manusia banyak yang mengeluh, menggerutu, berkeluh kesah, seakan kesulitan tidak pernah berakhir.

Sahabatku, perlu diketahui bahwa sejatinya di balik kesulitan yang diberikan oleh Allah ada hikmah yang besar, yakni melatih untuk bersabar.

BACA JUGA: Ada Istri di Balik Sukses atau Gagalnya Suami

Di sisi lain, bukankah kita mengetahui bahwa selalu ada kemudahan bersama kesulitan? Maka tetaplah mencari solusi untuk kesulitan itu dan bersabarlah.

Bagi kita tengah menghadapi kesulitan, ketahuilah bahwa ada keutamaan dan janji Allah Ta’ala bagi hamba-hamba-Nya yang bersabar. Berikut ini di antaranya:

Pertama, Allah Ta’ala sentiasa membersamai hamba-Nya yang sabar.

Siapa yang tak ingin selalu dibersamai Allah Ta’ala dalam setiap kesempatan? Kesempatan itu bisa didapat oleh mereka yang senantiasa bersabar. Perhatikan firman Allah Ta’ala berikut ini:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ ۚ إِنَّ اللَّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ

“Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar,” (QS. Al-Baqarah [2]: 153).

BACA JUGA: 5 Alasan Kenapa Qiyamul Lail Sangat Istimewa

Saat kesulitan mendekat sementara orang-orang seolah menjauh, maka janganlah berputus asa dan merasa terkucilkan.

Ingatlah, masih ada Allah Ta’ala yang selalu membersamai dan menyukai hamba-hamba-Nya yang bersabar sambil bersujud dan mengangkat tangannya dalam doa.

وَكَأَيِّنْ مِنْ نَبِيٍّ قَاتَلَ مَعَهُ رِبِّيُّونَ كَثِيرٌ فَمَا وَهَنُوا لِمَا أَصَابَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَمَا ضَعُفُوا وَمَا اسْتَكَانُوا ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الصَّابِرِينَ

“Dan berapa banyaknya nabi yang berperang bersama-sama mereka sejumlah besar dari pengikut(nya) yang bertakwa. Mereka tidak menjadi lemah karena bencana yang menimpa mereka di jalan Allah, dan tidak lesu dan tidak (pula) menyerah (kepada musuh). Allah menyukai orang-orang yang sabar,” (QS. Ali ‘Imran [3]: 146).

BACA JUGA: Apa Perbedaan Shalih dan Mushlih?

Kedua, Allah Ta’ala melimpahkan ampunan, rahmat, dan petunjuk.

Orang yang bersabar sejatinya memahami konsep kehidupan, bahwa menghadapi kesulitan adalah bagian dari seni kehidupan. Kesulitan harus diterima sebagaimana kemudahan yang telah Allah Ta’ala berikan.

Ketika pertama kali medapat musibah sebagai sebuah kesulitan, langsung bersabarlah. Dan yakinkan pada diri bahwa kesulitan itu merupakan ujian dari Allah Ta’ala dan Dia akan memberikan petunjuk untuk keluar dari kesulitan.

Lebih dari itu, pahamkan pada diri sendiri bahwa Allah akan memberikan rahmat dan maghfirah-Nya (ampunan).

BACA JUGA: Mengerikan, Pagi Beriman Sorenya Kafir

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ. الَّذِينَ إِذَا أَصَابَتْهُمْ مُصِيبَةٌ قَالُوا إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ. أُولَٰئِكَ عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُهْتَدُونَ

“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka berkata “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un” (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali). Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk,” (QS. Al-Baqarah [2]: 155-157).

Ketiga, Allah Ta’ala berikan pahala tanpa batas.

Siapa bilang sabar itu ada batasnya? Pendapat itu jelas keliru, karena sabar tidak ada batasnya. Karena itu pula, orang-orang yang bersabar diberikan pahala tanpa batas oleh Allah Ta’ala.

قُلْ يَا عِبَادِ الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا رَبَّكُمْ ۚ لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا فِي هَٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةٌ ۗ وَأَرْضُ اللَّهِ وَاسِعَةٌ ۗ إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang beriman. bertakwalah kepada Tuhanmu”. Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh kebaikan. Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas,” (QS. Az-Zumar [39]: 10).

BACA JUGA: Bekal Terbaik dan Merindu Husnul Khatimah

Keempat, orang sabar medapat keberuntungan.

Sabar adalah sikapnya orang-orang yang baik. Maka iringilah dengan ketakwaan yang mantap kepada Allah Ta’ala agar mendapatkan keberuntungan yang luar biasa.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱصْبِرُوا۟ وَصَابِرُوا۟ وَرَابِطُوا۟ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertakwalah kepada Allah, supaya kamu beruntung,” (QS. Ali ‘Imran [3]: 200).

Kelima, Allah Ta’ala berikan derajat yang tinggi.

Orang-orang yang mampu bersabar berada dalam kelompok orang-orang yang memiliki derajat tertinggi.

BACA JUGA: 7 Orang yang Selalu Dikejar-kejar Rezeki

Di dunia saja, orang yang bersabar lebih mudah disenangi dan dihargai orang lain. Bandingkan dengan orang yang tidak sabar, gampang marah. Jenis orang seperti ini akan dijauhi orang-orang dan tidak dihargai orang lain.

Sementara di akhirat, orang-orang yang bersabar mendapatkan derajat tertinggi dimana surga menjadi tempatnya.

Perhatikan firman Allah Ta’ala berikut ini:

أُولَٰئِكَ يُجْزَوْنَ الْغُرْفَةَ بِمَا صَبَرُوا وَيُلَقَّوْنَ فِيهَا تَحِيَّةً وَسَلَامًا

“Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya,” (QS. Al-Furqan [25]: 75).

Orang yang bersabar mendapatkan penghormatan di akhirat kelak. Para malaikat berbaris di depan pintu seraya mengucapkan salam penghormatan kepada orang-orang yang mampu bersabar saat di dunia.

BACA JUGA: 4 Hal Penyebab Orang Jadi Sombong

وَالَّذِينَ صَبَرُوا ابْتِغَاءَ وَجْهِ رَبِّهِمْ وَأَقَامُوا الصَّلَاةَ وَأَنْفَقُوا مِمَّا رَزَقْنَاهُمْ سِرًّا وَعَلَانِيَةً وَيَدْرَءُونَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ أُولَٰئِكَ لَهُمْ عُقْبَى الدَّارِ. جَنَّاتُ عَدْنٍ يَدْخُلُونَهَا وَمَنْ صَلَحَ مِنْ آبَائِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ ۖ وَالْمَلَائِكَةُ يَدْخُلُونَ عَلَيْهِمْ مِنْ كُلِّ بَابٍ. سَلَامٌ عَلَيْكُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ ۚ فَنِعْمَ عُقْبَى الدَّارِ

“Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya, mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah yang mendapat tempat kesudahan (yang baik),

(yaitu) surga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan): “Salamun ‘alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu,” (QS. Ar-Ra’d [13]: 22-24).

Demikianlah keutamaan dan janji yang Allah Ta’ala berikan kepada meraka yang senantiasa bersabar dalam kehidupannya.

Semoga Allah Ta’ala membenamkan sifat sabar kepada jiwa kita, sehingga bisa menjalani kehidupan ini dengan penuh keimanan dan ketakwaan kepada-Nya. Aamiin Yaa Allah.

Wallahu a’lam bish shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here