Fahira Idris: Muslimah adalah Rahim Peradaban

204
Sekjen PP DAIYAT PARMUSI Ferawati, saat membacakan sambutan Ketua Umum PP DAIYAT PARMUSI Hj. Fahira Idris dalam Pelantikan Pengurus Wilayah DAIYAT PARMUSI Kepulauan Bangka Belitung masa bakti 2022-2027, Sabtu (30/7/2022).

Babel, Muslim Obsession – Ketua Umum PP DAIYAT PARMUSI (Persaudaraan Muslimin Indonesia) Hj. Fahira Idris menegaskan bahwa setiap perempuan Muslimah merupakan sekolah pertama (al-madrasatul ula) dan utama bagi anak-anaknya.

Oleh karenanya setiap Muslimah memiliki tanggung jawab besar dalam membina, mendidik generasi umat yang berahklakul karimah dan berpegang teguh pada ajaran Islam.

“Kita, para muslimah adalah rahim peradaban. Namun untuk menjalankan peran dan mewujudkan cita-cita mulia tersebut bukanlah yang mudah. Itulah penting bagi kita untuk berhimpun dan menyatukan semua potensi dan kekuatan dalam wadah DAIYAT PARMUSI agar semua tujuan mulia ini bisa kita raih dan rengkuh dengan kerja cerdas dan kerja ikhlas,” ujar Fahira dalam sambutannya yang dibacakan Sekjen DAIYAT PARMUSI, Ferawati saat Pelantikan Pengurus Wilayah DAIYAT PARMUSI Kepulauan Bangka Belitung masa bakti 2022-2027, Sabtu (30/7/2022).

Pelantikan PW DAIYAT PARMUSI tesebut juga merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) Parmusi Provinsi Bangka Belitung. Hadir pada kegiatan tersebut Ketua Umum PP PARMUSI H. Usamah Hisyam, Ketua PW PARMUSI Bangka Belitung Eka Mulya Putra, serta sejumlah pengurus pusat dan wilayah lainnya.

Lewat sambutannya, Fahira bersyukur bahwa kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan tahun baru Islam, 1 Muharram 1444 Hijriyah.

Menurutnya, inilah hari yang sangat bersejarah bagi perjuangan umat Islam dalam upaya membangun peradaban dan kebesarannya, dimana Nabi Besar Muhammad SAW hijrah dari Makkah ke Madinah.

Ia berharap momentum tersebut membawa inspirasi, khususnya bagi DAIYAT PARMUSI dalam mengemban amanah besar.

“Semoga berbagai hikmah hijrahnya Nabi Besar Muhammad SAW antara lain berusaha mengubah kemungkaran sekuat tenaga, rapinya Rasulullah SAW dalam merancang dan membuat “program” dakwah, dan betapa luar biasanya usaha yang dilakukan oleh Rasulullah SAW yang selalu mencoba berbagai inovasi baru dalam dakwahnya sehingga Islam lahir sebagai kekuatan dan peradaban, menjadi inspirasi kita dalam menjadikan Daiyat Parmusi sebagai organisasi yang terus menyebar manfaat dan kemaslahatan di tengah-tengah masyarakat,” jelasnya.

Ketua Umum PP PARMUSI H. Usamah Hisyam, Ketua PW PARMUSI Bangka Belitung Eka Mulya Putra serta sejumlah PW DAIYAT PARMUSI Bangka Belitung, Sabtu (30/7/2022).

Tugas Besar DAIYAT PARMUSI

Fahira menjelaskan bahwa setiap kader DAIYAT PARMUSI memiliki tugas besar. Jika dirangkum dan disimpulkan, maka tugas besar tersebut adalah memberdayakan perempuan melalui Islam dan dakwah.

Dalam Islam, jelasnya, pemberdayaan perempuan artinya adalah upaya pencerdasan muslimah hingga mampu berperan menyempurnakan seluruh kewajiban dari Allah SWT, baik di ranah domestik maupun publik.

“Itulah kenapa, kita di Daiyat Parmusi meyakini bahwa pemberdayaan muslimah didasarkan pada visi menjadi muslimah unggul sebagai ummun warobbatul bait atau sebagai mitra laki laki demi melahirkan generasi cerdas, takwa, pejuang syariah, dan khafilah, dan kesakinahan keluarga,” tandasnya.

Untuk mewujudkan visi mulia ini, sambung Fahira, maka jalan yang harus kita tempuh dan penuhi adalah mengokohkan ketahanan keluarga muslim, melahirkan generasi pejuang, membangun muslimah berkarakter, kuat dalam rangka amal, ma’ruf, nahi, munkar, melahirkan perempuan sebagai mitra laki laki dalam rumah tangga dan pejuang di masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Fahira mengingatkan para DAIYAT tentang visi besar PARMUSI, yaitu Gerakan Dakwah Ilallah dengan program utama Gerakan Desa Madani yang juga menjadi payung besar perjuangan DAIYAT PARMUSI.

“Empat Pilar Gerakan Desa Madani PARMUSI yaitu Iman dan Taqwa, Pendidikan, Pemberdayaan Sosial, dan Kemandirian Ekonomi akan menjadi khittah kita dalam mencetak muslimah-muslimah tangguh dan berilmu di seluruh wilayah Kepulauan Bangka Belitung. Kita akan bergerak bersama melahirkan muslimah-muslimah penggerak yang mempunyai karakter leadership dan berkomitmen tinggi memajukan umat melalui jalan kebaikan, jalan dakwah Ilallah, dan berpegang teguh pada Al-Quran dan Hadits,” tandasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here