Anjuran Berpuasa di Bulan Dzulhijjah

92
Ilustrasi puasa

Muslim Obsession – Dzulhijjah merupakan salah satu “bulan haram” yang memiliki banyak keutamaan. Oleh karenanya, umat Islam dianjurkan untuk semakin memperbanyak ibadah di dalamnya, salah satunya dengan berpuasa sunnah.

Menukil website resmi Muhammadiyah, umat Islam tidak hanya dianjurkan untuk berpuasa saat Hari Arafah, melainkan juga sejak tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah.

Hal ini sesuai dengan anjuran Rasulullah ﷺ dalam haditsnya, “Dari Hunaidah ibn Khalid, dari istrinya, dari salah seorang istri Nabi ﷺ (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Adalah Rasulullah ﷺ melakukan puasa pada sembilan hari bulan Dzulhijjah, hari Asyura, tiga hari setiap bulan, dan hari Senin dan Kamis pertama setiap bulan,” (HR Ahmad dan Abu Dawud).

Berdasarkan hadits di atas, diketahui bahwa Nabi ﷺ telah terbiasa melakukan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah, bahkan berpuasa sembilan hari DDzulhijjah (tanggal 1-9 Dzulhijjah) sebelum kaum muslimin melaksanakan ibadah Haji pertama kali pada tahun 9 Hijriyah.

Indikasi bahwa Nabi ﷺ sudah terbiasa berpuasa pada tanggal 9 Dzulhijjah tersebut dikuatkan dengan dua hadis berikut:

“Dari Maimunah istri Nabi ﷺ (diriwayatkan) bahwa ia berkata: Orang-orang saling berdebat apakah Nabi ﷺ berpuasa pada hari Arafah. Lalu Maimunah mengirimkan pada beliau satu wadah (berisi susu) dan beliau dalam keadaan berdiri (Wukuf), lantas beliau minum dan orang-orang pun menyaksikannya,” (HR al-Bukhari dan Muslim).

“Dari Ummu al-Fadl binti al-Haris (diriwayatkan) bahwa orang-orang berbantahan di dekatnya pada hari Arafah tentang puasa Nabi ﷺ, sebagian mereka mengatakan: Beliau berpuasa. Sebagian lainnya mengatakan: Beliau tidak berpuasa. Lalu Ummu al-Fadl mengirimkan semangkok susu kepada beliau, ketika beliau sedang berhenti di atas unta beliau, maka beliau meminumnya,”(HR al-Bukhari dan Muslim).

Dua hadits di atas semakin menegaskan bahwa keraguan tentang puasa Arafah saat wukuf di Arafah pada kalangan Sahabat, menunjukkan bahwa mereka sudah mengenal puasa Arafah sebelum mereka melaksanakan Haji bersama Rasulullah ﷺ.

Karenanya, dianjurkan untuk memperbanyak puasa sunah pada tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah seperti Puasa Senin-Kamis atau Puasa Dawud.

Wallahu a’lam bish shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here