447 Masjid di Gaza Hancur Dibombardir Israel

470

Muslim Obsession – Pendudukan Israel telah menyerang Gaza tanpa henti selama beberapa bulan terakhir yang telah merenggut lebih dari 25.000 nyawa.

Serangan udara pasukan Israel yang dimulai pada 7 Oktober 2023 tidak hanya menyasar ribuan nyawa tetapi juga menghancurkan total sekitar 447 masjid.

Masjid-masjid di Palestina ini tidak hanya menjadi tempat ibadah suci umat Islam tetapi juga merupakan simbol sejarah, warisan, dan ketahanan.

Sesuai laporan, serangan udara Israel mengebom Masjid Omari yang terkenal pada Desember 2023. Masjid ini dianggap sebagai salah satu konstruksi masjid tertua dan dibangun pada abad ketujuh.

Penghancuran tempat keagamaan telah menjadi sumber kontroversi dan keprihatinan internasional. Namun Israel membela diri dengan menyatakan bahwa masjid digunakan oleh Hamas untuk berlindung. Jadi pemboman ini hanya dilakukan untuk menghancurkan Hamas. Namun klaim ini tidak memiliki bukti kuat.

Selain itu, beberapa tempat keagamaan lain di Gaza juga menjadi sasaran tentara Israel termasuk gereja tertua ketiga di dunia, Gereja Saint Porphysrius.

Ditambah lagi 100 pengkhutbah Muslim telah dibunuh secara brutal dalam serangan tersebut. Bahkan perkantoran dan sekolah Al-Quran pun dirusak. Menurut Kementerian Wakaf dan Agama Gaza, biaya sekitar $500 juta akan diperlukan untuk membangun masjid-masjid yang dihancurkan.

Kementerian mengutuk pendudukan Israel karena melanggar kesucian masjid dan kuburan. Pernyataan tersebut menyerukan hukum internasional dan hak asasi manusia untuk membela warga Palestina di Gaza dan mendukung perjuangan mereka untuk kehidupan yang damai.

Dengan sekitar 80% infrastruktur Gaza hancur, 447 masjid kini berada di bawah reruntuhan dan meninggalkan para pengungsi dalam situasi kemanusiaan yang mengerikan.

Ketika kondisi semakin memburuk, warga Palestina menuntut diakhirinya pengepungan Israel dan menyerukan masyarakat internasional untuk mengakui hak mereka untuk menentukan nasib sendiri.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here