Ucapkan Salam Saat Masuk ke Rumah, Ada Orang Maupun Tidak Ada Orang

209

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, Ummul Qura University, dan Pembina Alhusniyah Islamic School)

Kalimat salam sejatinya adalah doa memohon keselamatan, rahmat kasih sayang dan Keberkahan. Maka tebarkanlah salam.

Termasuk, pada setiap masuk rumah sendiri, ada orang atau sedang tidak ada orang, ucapkanlah salam: “Assalaamu ’Alaikum”. Atau lengkapnya: “Assalaamu ‘Alaikum wa Rahmatullaahi wa Barakaatuh” (السلام عليكم ورحمة الله وبركاته).

Atau redaksi lain: “Salaamullaahi ‘Alaikum wa Rahmatuhuu wa Barakaatuh” (سلام الله عليكم ورحمته وبركاته).

TRUE STORIES:

1- Allah SWT berfirman:

فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً. (سورة النور ٢٤ الاية ٦١)

“Jika kamu memasuki rumah rumah hendaklah kamu memberi salam kepada penghuninya, yang berarti juga memberi salam kepada dirimu sendiri, dengan salam yang penuh berkah lagi baik dari sisi Allah,” (QS. An-Nuur [24]: 61, halaman 358).

2- Rasulullah ﷺ bersabda:

 وعَنْ رِبْعِيٍّ قَالَ: حَدَّثَنَا رَجُلٌ مِنْ بَنِي عَامِرٍ أَنَّهُ اسْتَأْذَنَ عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وَهُوَ فِي بَيْتٍ فَقَالَ: أأَلِجُ؟ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم لِخَادِمِهِ: “أخْرُجْ إِلَى هَذَا فَعَلِّمْهُ الاِسْتِئْذَانَ، فَقُلْ لَهُ: قُلِ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ، أَأَدْخُلُ”، فَسَمِعَهُ الرَّجُلُ فَقَالَ: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ، أَأَدْخُلُ؟ فَأَذِنَ لَهُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم فَدَخَلَ. (أخرجه أبو داود وأحمد)

“Suatu hari datang orang dari Bani Amir ke rumah Rasulullah ﷺ dan ingin masuk. Rasulullah pun berkata kepada pembantunya; “Keluarlah kamu temui dan ajarkan laki-laki itu etika meminta izin masuk rumah, dan katakanlah kepadanya untuk mengucapkan: ‘Assalaamu ‘Alaikum, bolehkah aku masuk?”.

Orang itu mendengarkan dan mengucapkan Salam yang dia dengar itu, lalu dia ucapkan sambil meminta izin masuk, maka barulah Rasulullah mengizinkannya masuk,” (Hadits Sahih oleh Al-Imam Abu Dawud dan Ahmad).

3- Al-Imam Abu Dawud meriwayatkan dari Abu Umamah RA bahwa Rasulullah ﷺ bersabda: “Ada 3 golongan orang yang dijamin oleh Allah SWT keselamatannya, yaitu;

– orang yang selalu di jalan Allah, maka ia dijamin oleh Allah hingga dia wafat lalu dimasukkan ke dalam Surga atau pulang dari jihad dengan membawa pahala dan ghaniimah,

– orang yang rajin ke Masjid, maka ia dijamin oleh Allah hingga wafat, dan dimasukkan ke dalam Surga, dan ia selalu dalam keselamatan pulang pergi dari dan ke Masjid dengan membawa pahala.

– dan orang yang setiap masuk rumahnya selalu mengucapkan salam, maka ia dijamin keselamatan hidupnya oleh Allah.” (Hadits Sahih oleh Al-Imam Abu Dawud)

POINTERS:

1- Karena pentingnya fungsi SALAM, maka perintah tebar salam digandengkan dengan perintah Shalat dan jihad.

2- Memberi salam memang sunnah, namun menjawab salam hukumnya wajib.

3- Karena pentingnya fungsi salam, maka tidak ada shalat tanpa ditutup dengan 2 salam, demikian juga pidato.

4- Jika ingin selalu mendapat perlindungan, rahmat kasih sayang, dan keberkahan hidup di dunia dan di akhirat, maka ada 3 hal yang harus menjadi kebiasaan:

– Biasakan tebar salam, memulai memberi salam, termasuk setiap masuk ke rumah sendiri, ada orang, maupun dalam keadaan kosong, sedang tidak ada orang.

– Rajin ke Masjid Sholat berjamaah.

– Selalu mengamalkan aturan Allah SWT dari hal-hal kecil, sampai hal-hal yang menyangkut kehidupan orang banyak.

Semoga Allah SWT senantiasa mengijabah doa-doa kita, dan menganugerahkan kita kemampuan untuk melaksanakan semua perintah Allah, dan menjauhi semua larangan Nya. Dan senantiasa pula Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here