Persiapkan Pelampung

531

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Orang yang terjatuh di tengah laut tanpa pelampung, akan terombang-ambing oleh dahsyatnya ombak dan badai, ia pun akan terus berteriak meminta tolong.

Demikianlah orang yang tidak punya pelampung. Nah, inilah perumpamaan orang yang meninggal tanpa amal soleh, seolah tanpa pelampung.

BACA JUGA: Rasulullah Berpesan, Tutuplah Makanan dan Minuman

من دخل القبر بلا زاد فكانما ركب البحر بلا سفينة ما الميت قبره الا كالغريق المغوث (من كلمات امير المؤمنين ابى بكر الصديق رضى الله عنه)

“Siapa yang sudah dimasukkan ke dalam lubang kubur tanpa membawa bekal amal shalih yang cukup, tak ubahnya ia seperti orang di atas perahu tanpa layar mengarungi lautan luas. Orang mati itu di dalam kuburnya, seperti orang yang terjatuh ke dalam lautan samudera berombak ganas diterpa badai yang terus berteriak meminta tolong.”

Demikian ditegaskan oleh sahabat Rasulullah ﷺ Abu Bakar As-Shidiq radhiyallahu ‘anhu.

BACA JUGA: Sesekali Nyeker Sajalah

POINTERS:

1. Keadaan orang yang meninggal setelah dikubur, tak ubahnya seperti orang yang terjatuh ke dalam lautan luas tanpa pelampung, terus diterjang badai dan ombak besar, terus berteriak meminta pertolongan hingga tiba Hari Kiamat. Maka persiapkanlah pelampung, agar ada yang menyelamatkan, ada yang menolong.

2. Pelampung itu adalah sedekah dan peduli sesama, juga ibadah dan amal shalih.

Allah SWT berfirman:

وانفقوا من ما رزقناكم من قبل ان ياتي احدكم الموت فيقول رب لولا اخرتنى الى اجل قريب فاصدق واكن من الصالحين (المنافقون ٦٣ الاية ١٠)

“Dan infakkanlah sebahagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah seorang di antara kamu, lalu barulah berkata penuh penyesalan: “Yaa Allah, Tuhanku, sekiranya engkau berkenan menunda kematianku sedikit waktu saja, maka aku akan bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang shalih,” (QS. Al-Munaafiquun [63]: 10).

BACA JUGA: Hanya Setetes Air, Jangan Terlena

3. Masih ada kesempatan, mari perbanyak sedekah, rajin menolong, rajin sujud serta berdzikir dan usahakan di masjid atau paling tidak shalat berjamaah sekeluarga di rumah. Perbanyak juga kepedulian terhadap masjid sebagai rumah Allah dan amal shalih lainnya. Terakhir, kurangi perbuatan maksiat.

Semoga Allah SWT senantiasa menganugerahkan kita kemudahan dan kemampuan untuk selalu ingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik baiknya pada Allah SWT. Aamiin Yaa Allah.

Wallahu a’lam bish shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here