PBNU Minta Kiai yang Jadi Juru Kampanye Cak Imin Tak Atasnamakan NU

36
Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar. (Foto: dpr ri)

Jakarta, Muslim Obsession – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) meminta para ulama atau kiai yang menjadi juru kampanye Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin tak mengatasnamakan NU dalam setiap kegiatan politiknya.

“Silakan saja, asal tidak membawa-bawa NU sebagai lembaga dan simbol-simbol kelembagaan NU,” kata Wakil Sekretaris Jendral PBNU Suleman Tanjung, Selasa (17/1).

Suleman menilai warga NU sudah cerdas dan mengerti secara politik pihak-pihak yang mengklaim NU untuk politik praktis hanya mencatut saja. Ia lantas meminta setiap politikus harus mempertanggungjawabkan kinerja politiknya masing-masing secara rasional.

“Dan tidak menjadikan NU sebagai tunggangan ataupun tameng,” kata dia.

Forum Ijtima Ulama Nusantara yang digelar DPP PKB memberikan mandat penuh kepada Cak Imin sebagai pemimpin nasional periode 2024 dan mengambil keputusan strategis.

Forum ini juga merekomendasikan semua ulama, baik kiai dan bu nyai menjadi juru kampanye (jurkam) nasional untuk PKB dan Cak Imin pada Pemilu 2024.

“Ijtima Ulama Nusantara menjadikan semua ulama, baik para kiai dan bu nyai untuk menjadi juru kampanye nasional PKB dan Gus Muhaimin,” bunyi salah satu rekomendasi Ijtima Ulama Nusantara yang digelar 13-14 Januari 2023 lalu di Hotel Milenium, Jakarta. (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here