Minta Maaf kepada Umat Islam, Ferdinand: Pemahaman Agama Saya Masih Dangkal

220

Jakarta, Muslim Obsession – Mantan politisi Partai Demokrat yang juga pegiat media sosial Ferdinand Hutahean menyampaikan permintaan maaf kepada umat Islam karena telah membuat cuitan yang menyingung hati umat Muslim.

Ferdinand mengaku khilaf, dan mengaku masih sangat dangkal dalam memahami agama Islam.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada saudara-saudara saya muslim apabila tersinggung ataupun tersakiti dengan tulisan saya di Twitter, sekali lagi saya mohon maaf karena kekhilafan saya, mungkin karena pemahaman agama Islam saya yang baru seumur jagung,” kata Ferdinand dalam keterangan resminya, Jumat (7/1).

Ferdinand dalam akun Twitternya @FerdinandHaean3, sempat melontarkan ucapan “Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, Dialah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu dibela”. Namun, cuitan itu kini telah dihapus di sosial media Twitternya

Ferdinand mengklaim munculnya cuitan itu karena pergumulan pribadinya yang tengah menderita penyakit menahun. Penyakit itu, kata dia, sangat mempengaruhi kesadarannya.

“Dan pada tanggal 4 Januari 2022 saat cuitan saya muncul, adalah ketika saya baru mengalami jatuh pingsan dan ini membuat pikiran saya berkecamuk serta ingin bertindak pendek,” kata dia.

Lebih lanjut, Ferdinand tak menyangka cuitannya itu lantas menuai kontroversi di tengah masyarakat. Ia menyebut ada salah persepsi yang muncul dan di masyarakat sehingga menambah narasi yang tidak sesuai dengan fakta.

Ia pun membantah tengah melakukan adu domba antara Kristen dan Islam terkait cuitannya itu. Baginya, cuitan itu murni dialog antara hati dan pikirannya.

“Orang yang tidak mengenal saya bahwa saya adalah seorang Muslim, seorang Mualaf sejak 2017 telah menuduh saya dengan kalimat yang tidak tepat terutama tentang identitas agama saya, akhirnya jadi ribut dan gaduh,” kata dia.

“Mohon kiranya di maafkan dan mohon bimbingan selalu para ulama untuk saya dan keluarga agar lebih baik lagi menjadi seorang muslim,” tambah dia. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here