Mengenal Ghanim Al-Muftah, Sosok Pembaca Al-Quran di Upacara Pembukaan Piala Dunia 

179

Muslim Obsession – Beberapa hal menarik dihadirkan dalam acara pembukaan Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Stadion Al Bayt pada Ahad, 20 November 2022.

Salah satunya adalah momen pembukaan perhelatan Piala Dunia Qatar 2022 dengan pembacaan ayat suci Al-Quran.

Pembacaan ayat suci Al-Quran dengan apik dibacakan oleh seorang pemuda Qatar bernama Ghanim Al-Muftah, yang khusus membacakan Surat Al-Hujurat ayat 13 saat berdialog dengan aktor senior Hollywood Morgan Freeman dalam menyampaikan pesan persatuan.

Lantas siapa sebenarnya Ghanim Al-Muftah, pemuda yang melantunkan ayat suci Al-Quran saat pembukaan Piala Dunia FIFA 2022?

Ghanim Al-Muftah yang juga menjadi duta Piala Dunia 2022 ini merupakan seorang motivator yang aktif membagikan konten-konten motivasi melalui kanal YouTube dan akun media sosial miliknya.

Ghanim lahir pada 5 Mei 2002, dengan kondisi langka yang dikenal sebagai Caudal Regression Syndrome (CDS).

Itu adalah penyakit yang menyebabkan pasien dilahirkan tanpa anggota tubuh bagian bawah. Alhasil, ia membutuhkan kursi roda untuk aktivitasnya.

Namun, alih-alih menghambat hidupnya, Ghanim berhasil mengatasi kondisinya sehingga menjadikannya sosok inspiratif bagi banyak orang.

Dilansir The Islamic Information, di usia muda ini, ia mengukir namanya sebagai pengusaha termuda Qatar dan berhasil mendirikan Gharissa Ice Cream, sebuah perusahaan yang berbasis di Qatar yang mengklaim dapat menciptakan pengalaman es krim bintang lima.

Dengan enam cabang dan 60 karyawan, waralaba telah berkembang ke luar negeri dan di seluruh kawasan Teluk.

Terlepas dari keterbatasan fisiknya, Ghanim menikmati berbagai aktivitas olahraga ekstrim, termasuk berenang, selam skuba, sepak bola, hiking, dan skateboard.

Ghanim bahkan pernah mendaki Jabal Syams, puncak gunung tertinggi di kawasan Teluk.

Ghanim saat ini diketahui sedang menempuh pendidikan sarjana ilmu politik dengan tujuan utama menjadi diplomat. Ia juga dikenal sebagai hafizh Al-Quran.

Kesuksesan Ghanim tentu tak lepas dari peran kedua orangtuanya yang terus memberikan dukungan positif agar ia bisa hidup normal di luar kemampuannya.

Dalam lamannya, ghanimalmuftah.org, disebutkan banyak orang yang meminta ibu Ghanim untuk melakukan aborsi setelah mengetahui kondisi Ghanim.

Namun sang ibu memutuskan untuk melanjutkan kehamilannya dan berjanji akan selalu ada untuk anaknya.

Dengan bantuan keluarganya, Ghanim juga berhasil mendirikan Perkumpulan Ghanim yang mendonasikan kursi roda kepada orang-orang yang membutuhkan.

Ghanim telah meraih berbagai penghargaan bergengsi di usianya yang masih sangat muda, antara lain Unsung Heroes from 21st Century (2009), Ambassador for Peace by the Emir of Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Sabah (2014), Ambassador for Humanity Brand Ambassador Qatar Financial Center Otoritas.

Dia juga telah ditunjuk sebagai Duta Kebaikan dan Kemanusiaan oleh Otoritas Regulasi Qatar untuk Kegiatan Amal (RACA) dan Duta Juara Dunia Atletik Paralimpiade 2015. Pada Piala Dunia 2022, Ghanim Al-Muftah ditunjuk sebagai Goodwill Ambassador sekaligus brand ambassador.

Saat menjadi pembicara di TEDxQatarUniversity tahun 2018 lalu, Ghanim berbagi pengalaman hidupnya dengan kondisi langka.

Ia mengatakan keterbatasannya bukanlah halangan untuk melakukan banyak hal. Ia juga mengatakan ingin menyebarkan hal-hal positif melalui kegiatan yang dilakukannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here