Masya Allah, Ada Shalawat Nabi dalam Perayaan Imlek di Bali

27
Para pengurus PITI Bali membagikan angpao kepada santri-santri Al-Hijrah Karangsari dan diiringi lantunan Shalawat Nabi dalam perayaan Imlek, Senin (23/1/2023).

Bali, Muslim Obsession – Ada yang menarik dalam perayaan Imlek yang digelar di Pendopo Wikondo, Denpasar, Bali, Senin (23/1/2023) kemarin. Betapa tidak, menjelang digelarnya atraksi Barongsai, Wushu dan Liong, sayup-sayup terdengar alunan Shalawat Nabi.

Pengunjung pun menoleh ke arah suara alunan shalawat yang ternyata datang dari arah barisan para pengurus dan anggota Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) wilayah Bali.

Acara tersebut digagas, diprakarsai, dan dibiayai oleh Pembina PITI Bali, H. Tresno Wikondo Raharjo.

Karena digelar oleh PITI maka acara perayaan yang dilaksanakan tersebut diawali dengan pembagian angpao kepada santri-santri Al-Hijrah Karangsari dan diiringi lantunan Shalawat Nabi.

Acara imlek yang digelar hingga sore itu kemudian dilanjutkan Shalat Maghrib berjamaah dan ditutup dengan ramah tamah sekaligus silaturahmi keluarga besar PITI Bali.

“Imlek adalah salah satu di antara banyak kebudayaan Tionghoa yang harus terus dilestarikan. Karena merupakan bagian tak terpisahkan dari identitas kami sebagai keturunan Tionghoa,” ujar pengurus PITI Bali Mulyono Lee kepada Muslim Obsession, Kamis (25/1/2023).

Mulyono menjelaskan, perpaduan antara perayaan Imlek dengan tradisi Islami yang digagasnya adalah sebagai upaya untuk memperkenalkan budaya Tionghoa.

“Juga agar masyarakat luas bisa lebih mengenal Muslim Tionghoa yang ada di Indonesia. Imlek akan senantiasa mewarnai kekayaan budaya Indonesia yang beragam dalam indahnya persatuan, sesuai semboyan negara kita Bhineka Tunggal Ika,” katanya.

Perayaan Imlek PITI Bali sore itu menarik perhatian masyarakat sekitar yang antusias menyaksikan, dimana penampilan atraktif dari seluruh acara semua diisi oleh anggota PITI Bali. (rud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here