Masjid 3D Pertama di Dunia Akan Dibangun di Dubai Tahun 2025

43

Muslim Obsession – Dubai secara resmi mengumumkan dimulainya pembangunan Masjid 3D yang berfungsi penuh pertama di dunia (masjid cetak 3D).

Masjid tersebut kabarnya akan dibangun di atas tanah seluas 2.000 meter persegi di kawasan Bur Dubai.

Pembangunan akan dimulai pada Oktober tahun ini dan diharapkan siap menampung sebanyak 600 jamaah pada awal 2025.

Seperti dilansir The National News, dikutip Senin (16/1/2023) dibutuhkan waktu sekitar empat bulan untuk menyelesaikan pencetakan 3D dari struktur bangunan tersebut.

Kemudian dibutuhkan waktu 12 bulan lagi untuk menyelesaikan bangunan masjid dengan fasilitas yang memadai.

Departemen Urusan Islam dan Kegiatan Amal Dubai (IACAD) mengatakan tiga pekerja akan mengoperasikan printer 3D robot yang akan mencetak dua meter persegi per jam.

Direktur Departemen Teknik IACAD, Ali Al Suwaidi menjelaskan printer tersebut akan mencampur bahan baku dan campuran beton yang unik.

Proses pencetakan bekerja dengan melapisi bahan cair di sepanjang rute yang telah ditentukan yang dipetakan oleh komputer, mirip dengan printer inkjet.

Cairan yang mengandung mineral akan langsung memadat menjadi beton untuk mengubah model digital menjadi objek tiga dimensi.

Menurut Al Suwaidi, pembangunan masjid 3D ini menelan biaya 30 persen lebih mahal dibandingkan masjid yang dibangun dengan cara biasa, mengingat ini merupakan yang pertama di dunia.

Namun, dia berharap biaya pembangunan masjid 3D yang akan berlangsung sekitar 30 tahun itu bisa turun.

IACAD berkoordinasi dengan Dubai Municipality untuk mendapatkan persetujuan akhir untuk desain masjid.

Masjid tersebut merupakan langkah terbaru dalam Strategi Pencetakan 3D Dubai, sebuah inisiatif global untuk memanfaatkan teknologi demi kebaikan umat manusia dan memposisikan kota tersebut sebagai pemimpin di lapangan pada tahun 2030.

Direktur Jenderal IACAD Hamad Al Shaiban mengatakan Dubai merupakan pionir dalam penggunaan teknologi cetak 3D, teknologi ramah lingkungan yang dapat mengurangi limbah material konstruksi dan jejak karbon.

Pada tahun 2015, Dubai pertama kali memulai langkah evolusi menuju pembangunan gedung cetak 3D pertama di dunia dengan membuat kantor cetak 3D di luar Emirates Towers.

Kemudian pada tahun 2018, Dubai membangun gedung cetak 3D dua lantai terbesar di Warsan, yang menjadi Pusat Inovasi Kota Dubai.

Wakil Presiden dan Penguasa Dubai, Sheikh Mohammed bin Rashid mengeluarkan undang-undang yang secara eksplisit mengatur pencetakan 3D di industri konstruksi di Dubai.

Undang-undang tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa seperempat bangunan emirat dibangun menggunakan teknologi tersebut pada tahun 2023.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here