Jokowi Resmikan Kantor Pusat DMI

536

Jakarta, Muslim Obsession – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan gedung kantor Pimpinan Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) pada Jumat (24/12/2021) yang terletak di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur.

Gedung DMI ini didirikan di atas tanah hasil sengketa Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI). Diharapkan dapat memberikan lebih banyak manfaat bagi masjid-masjid di seluruh Tanah Air.

“Gedung ini dibangun di atas tanahnya BLBI yang sudah diambil Kementerian Keuangan,” ujar Presiden.

Jokowi berharap kantor baru DMI akan menambah semangat dan berfungsi sebagai pusat pendidikan dan dakwah yang mencerahkan.

Presiden Jokowi disambut Dr. H. Serian Wijatno, SE, MM, MH selaku Direktur Pembangunan Gedung DMI Pusat yang juga Pimpinan Pengurus Harian Pusat DMI.

“Saya berharap kantor baru ini menjadikan DMI makin semangat, menjadikan masjid bukan hanya sebagai tempat beribadah bagi umat Islam tapi juga berfungsi sebagai pusat pendidikan, sebagai pusat dakwah yang mencerdaskan, dan juga berfungsi sebagai tempat musyawarah untuk membangun persatuan, untuk memperkokoh ikatan kebangsaan, dan juga pusat pengembangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata orang nomor satu di Tanah Air ini.

Jokowi lantas menceritakan, lokasi gedung DMI ini merupakan pilihan Ketua DMI Jusuf Kalla yang kemudian disetujui dirinya. Lantaran dinilai sangat cocok dan berada di lokasi yang strategis dengan kantor Ormas Islam.

Lebih lanjut, Jokowi juga menjelaskan DMI sudah sepantasnya memiliki gedung baru. Sebab selama 10 tahun berdiri, DMI hanya mengontrak sana-sini.

“Waktu beliau masih menjadi Wakil Presiden. Pak JK cerita bahwa DMI sudah 50 tahun berdiri tapi belum memiliki kantor sendiri. Bahkan selama pak JK menjadi ketua, kantor DMI sudah berpindah selama lima kali,” jelas Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, selain sebagai pusat dakwah dan pendidikan umat, masjid juga ikut berkontribusi dalam membangun peradaban negara Indonesia serta membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berakhlak mulia.

“Masjid juga dapat menjadi tempat bagi umat untuk memperoleh informasi, memperdalam ilmu agama, dan wujud jadi amal kebaikan dan akhlak yang mulia, dan menyemai Islam sebagai rahmat bagi semesta alam, rahmatan lil alamin,” ungkapnya.

Presiden Jokowi pun mengapresiasi usaha DMI untuk memakmurkan dan dimakmurkan masjid dengan menjadikan masjid sebagai penguat ekonomi umat dan berusaha membangun masyarakat yang mutamaddin, yang berdaya secara ekonomi, politik, maupun budaya.

“Ikut bersama pemerintah mengurangi pengangguran, memberantas kemiskinan, dan menekan angka ketimpangan yang masih sekarang ini kita miliki sehingga kesejahteraan umat makin meningkat dan makin baik,” ucap Presiden.

Sementara itu, Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 yang sekaligus Ketua Umum DMI Jusuf Kalla (JK) dalam laporannya menyampaikan terima kasih atas bantuan pemerintah yang telah memberikan lahan untuk digunakan sebagai gedung kantor pimpinan pusat DMI. JK mengakui bahwa DMI sudah berkali-kali berpindah lokasi lantaran belum memiliki kantor sendiri.

“Semua ini atas berkat dan juga bantuan dari pemerintah, Bapak Presiden dalam hal ini, yang telah memberikan hibah lahan dan ini tentu dilaksanakan baik oleh Menteri Keuangan juga Menteri Agama,” ujar JK. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here