Jangan Nakal Lagi

1098

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Sebenarnya, kita sudah tahu, apalagi dengan adanya medsos, pengetahuan agama kita sudah sangat memadai, meski tidak pernah belajar di madrasah atau pesantren.

Setiap hari kita disuguhkan pengetehuan agama melalui medsos, plus TV. Saat kita amalkan, bukan lagi sekedar teori dan pengetahuan saja.

POINTERS:

Maka semestinya, di usia yang tidak muda lagi sekarang ini, kita:

1- Jangan lagilah nakal, yaitu orang yang tidak pernah shalat, kecuali setelah jadi jenazah, barulah tetangga dan teman ramai-ramai menyalatkan.

Maka shalatlah tepat waktu, karena shalat adalah PIN atau password atau barcode untuk membuka pintu Surga Al-Firdaus kelak. Bagaimana bisa masuk ke Surga, kalau tidak punya barcode, pin atau passwordnya?

BACA JUGA: Kelak, Ayat Al-Quran yang Dibaca Jadi Pembelamu

Rasulullah ﷺ telah menegaskan:

من ترك الصلاة متعمدا فقد كفر

“Siapa yang meninggalkan shalat dengan sengaja, maka ia telah kufur”. Kufur, artinya mengingkari Tuhan dan mengingkari syariat-Nya.

2- Jangan lagi nakal, yaitu orang yang tidak pernah ke masjid kecuali setelah menjadi jenazah, baru digotong ramai-ramai ke masjid. Maka rajinlah ke masjid, karena di situ ada Allah yang menunggu untuk mendengar doa, permintaan apa saja yang diinginkan, rintihan dan permohonan ampunan.

3- Jangan lagi nakal, yaitu orang yang suka berselingkuh. Sepintas memang mengasyikkan, dan jika memulai akan keterusan, susah berhenti. Tapi setelah terpergok barulah menyesal, dan semua menjadi berantakan, tidak sedikit yang dipecat dari jabatan empuknya.

BACA JUGA: Rasulullah ﷺ Diutus untuk Memperindah Etika

Rasulullah ﷺ sudah jauh-jauh sebelumnya mengingatkan:

“Hati hati dengan sina. Sungguh berzina itu, mengakibatkan kebangkrutan, kemiskinan, penyakit, kemurkaan Allah, suu-ul khatimah, memperpendek umur, dan siksa Allah yang maha dahsyat”.

إياكم والزنا فإنه يورث الفقر والأمراض وغضب الله وسوء الخاتمة وقصر العمر والعذاب الأليم. اللهم إنا نعوذ بك من الزنا والفواحش

Dan Allah SWT juga sudah mewanti wanti, jangan mendekati ZINA. Mendekati hal-hal yang berbau zina saja Allah larang, apa lagi melakukannya.

ولا تقربوا الزنى انه كان فاحشة وساء سبيلا. (الاسراء ١٧ الاية ٣٢)

“Dan janganlah kamu mendekati ZINA. Sungguh zina itu, adalah perbuatan KEJI, dan cara yang terburuk,” (QS. Al-Israa’ [17]: 32).

Maka jauhi zina, agar tidak jatuh miskin, terhina dan dinanti siksa Neraka.

BACA JUGA: Amit-Amit, Jangan Sampe!

Tahu nggak? Syariat Islam menetapkan bahwa pelaku ZINA, hukumannya di dunia adalah dirajam atau cambuk 100 kali di depan umum dan diusir dari lingkungan tempat tinggalnya bagi yang BELUM pernah menikah. Sedang bagi yang sudah PERNAH menikah, dirajam sampai mati.

4- Jangan lagi mengumbar AURAT. Aurat adalah hal serius dalam Islam. Aurat laki-laki, dari pusar ke lutut. Dan perempuan yang tidak pernah menutupi aurat, kecuali setelah menjadi jenazah, barulah auratnya ditutupi dengan dengan dikafankan ramai-ramai oleh kerabatnya.

Maka tutuplah auratmu, karena umbar aurat adalah penyebab siksa di kubur dan siksa akhirat.

5- Jangan lagi menjadi orang yang tidak pernah mau bersedekah. Kecuali setelah menjadi jenazah dan keluarganya yang turun tangan bersedekah atas namanya ketika dia sudah di alam kubur. Itupun jika keluarganya peduli.

BACA JUGA: Sedekah Sekecil Apapun Akan Besar di Sisi Allah

Maka rajinlah bersedekah, agar tidak menyesal berat di kemudian. Karena Allah berfirman:

وانفقوا من ما رزقكم من قبل ان ياتى احدكم الموت فيقول؛ رب لولا اخرتنى الى اجل قريب فاصدق واكن من الصالحين. (سورة النافقون ٦٣ الاية ١٠)

“Dan infakkanlah sebahagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada seorang di antara kamu, lalu baru dia berkata menyesal; “Yaa Tuhanku, seandainya Engkau berkenan menunda kematianku sedikit waktu lagi, maka aku akan bersedekah dan aku akan termasuk orang orang yang beramal shalih,” (QS. Al-Munaafiquun [63] 10).

6- Jangan lagi menjadi orang yang jarang berdoa dan jarang berdzikir mengingat Allah, kecuali setelah sakit minta sembuh, atau bangkrut minta rezeki. Maka ingatlah Allah selagi sehat dan jaya, Allah pun akan mengingatmu selalu.

فاذكرونى اذكركم واشكروا لى ولا تكفرون. (البقرة ٢ الاية ١٥٢)

“Ingatlah Aku, Akupun akan mengingatmu, dan bersyukurlah kepadaKu, dan jangan kufur,” (QS. Al-Baqarah [2]: 152).

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita untuk selalu mengingat, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya kepada Allah SWT. Aamiin Yaa Allah.

Wallahu a’lam bish shawab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here