In Syaa Allah

177

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, Ummul Qura University, dan Pembina Alhusniyah Islamic School

Salah satu kewajiban bagi orang yang beriman, adalah mengucapkan kalimat: “In Syaa Allah” (ان شاء الله) setiap usai mengatakan kalimat : “besok akan saya lakukan” atau kalimat “saya akan bepergian” atau setiap mengucapkan hal-hal yang sifatnya rencana atau AKAN.

TRUE STORIES:

Perintah bahkan peringatan keras agar mengucapkan kalimat “In Syaa Allah” sudah difirmankan Allah SWT sebagai berikut:

وَلَا تَقُوْلَنَّ لِشَا۟يْءٍ اِنِّيْ فَاعِلٌ ذٰلِكَ غَدًاۙ اِلَّآ اَنْ يَّشَاۤءَ اللّٰهُ ۖوَاذْكُرْ رَّبَّكَ اِذَا نَسِيْتَ وَقُلْ عَسٰٓى اَنْ يَّهْدِيَنِ رَبِّيْ لِاَقْرَبَ مِنْ هٰذَا رَشَدًا. (الكهف ١٨ الاية ٢٣-٢٤)

“Dan jangan SEKALI-KALI engkau mengatakan terhadap sesuatu, “Sungguh, aku akan mengerjakan itu besok, kecuali dengan menyebut, “In Syaa Allah” (jika dikehendaki Allah). Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika engkau lupa, dan katakanlah, “Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya daripada ini,” (QS. Al-Kahfi 18, Ayat 23-24, halaman 296).

BACA JUGA: Jika Terbangun di Tengah Malam, Lakukanlah Hal Ini!

POINTERS:

1- Hal buruk dan membuat Allah murka, adalah tidak dibiasakannya mengucapkan kalimat “In Syaa Allah” pada setiap kita mengucapkan rencana-rencana kita. Padahal, ini adalah KEWAJIBAN.

2- Kalimat “In Syaa Allah” (ان شاء الله) terdiri dari 3 suku kata, yang masing-masing kata punya arti. Maka penulisannya pun harus dipisahkan setiap katanya. Makna kalimat “In Syaa Allah”, adalah: In (jika), Syaa a (menghendaki), Allah (Allah).

Bukan dua suku kata, yang banyak orang keliru menulisnya. Kesalahan yang sering terjadi adalah, menulisnya: “Insya Allah” dengan hanya dua suku kata. Kalau hanya dua suku kata, yaitu “Insya Allah”, maka artinya, adalah “Allah menuliskan”.

Untuk menghindari salah ucap dan salah tulis, jangan lagi menulis latinnya dengan “Insya Allah”, hanya 2 suku kata, tapi tulislah: “In Syaa Allah” dengan 3 suku kata, sesuai dengan apa yang difirmankan Allah dalam Al-Quran (ان يشاء الله), terdiri dari 3 suku kata.

BACA JUGA: Jangan Sampai Terlambat

3- Tanpa mengikuti ucapan “In Syaa Allah” pada setiap usai mengucapkan hal-hal yang bersifat “Akan”, atau apa-apa yang direncanakan, menunjukkan keangkuhan, kesombongan, seolah punya kemampuan pasti mampu berbuat sendiri, tanpa pertolongan, perkenan dan seizin Allah.

Padahal, semua adalah atas kehendak dan kekuatan dari Allah sebagai mana yang telah kita ikrarkan sendiri: (لا حول ولا قوة الا بالله) “Laa Haula wa Laa Quwwata illaa Billaah” (Tidak ada upaya dan daya, kecuali dengan Allah).

4- Mulai saat ini, agar urusan, pekerjaan dan rencana bisa terwujud dan berjalan lancar, maka tradisikan mengucapkan kalimat “In Syaa Allah” pada setiap usai mengucapkan semua rencana atau yang bersifat AKAN.

BACA JUGA: Jangan Pernah Masuk Rumah Sendiri Tanpa Memberi Salam

5- Dan biasakan juga lisan mengucapkan DOA pendek dari Rasulullah ﷺ ini di pagi hari saat memulai aktifitas, di siang hari saat akan makan siang, dan di sore hari saat setelah menyekesaikan semua aktifitas, dan setiap setelah selesai shalat, yaitu:

Rasulullah ﷺ bersabda: “Aku wasiatkan kepadamu wahai Mu’adz, janganlah engkau tinggalkan setiap selesai shalat untuk mengucapkan:

اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

“Yaa Allah, tolonglah aku agar aku mampu selalu berzikir mengingatMu, dan bersyukur kepadaMu serta beribadah kepadaMu dengan sebaik-baiknya,” (Hadits Sahih Riwayat Al-Imam Abu Daud 1522 & An-Nasai 1303).

Semoga Allah SWT senantiasa mengijabah doa-doa kita, dan menganugerahkan kita kemampuan untuk melaksanakan semua perintah Allah, dan menjauhi semua larangan Nya.

Dan senantiasa pula Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here