Diprediksi Terjun Bebas, NasDem: Kami Tidak Akan Tenggelam

140

Jakarta, Muslim Obsession – Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali meyakini partainya tersebut tidak akan tenggelam setelah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) tahun 2024 mendatang.

Ali mengakui banyak pihak yang mencoba membuat narasi-narasi bahwa elektabilitas dan popularitas Partai Nasdem akan semakin jatuh dikarenakan mengusung mantan Gubernur DKI tersebut. Kendati demikian, Ali tak percaya dengan hal itu.

“Kita dengan banyak sekali orang yang membuat tagline tenggelamkan Nasdem karena mendukung Anies. Hari ini kita jawab, Nasdem tidak tenggelam karena orang-orang yang tidak suka pada Anies,” kata Ali kepada wartawan, Kamis (3/11).

Ali menegaskan bahwa partai yang dikomandoi oleh Surya Paloh itu akan terus mendukung mantan Gubernur DKI Jakarta itu. “Kami ada untuk memenangkan Anies dan membesarkan partai-partai pengusung dia,” jelas dia.

Sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengeluarkan rilis hasil survei partai politik yang dilakukan pada 11-20 September 2022. Hasilnya, elektabilitas PDIP, Golkar dan Gerindra berada di posisi tiga teratas.

Yang menarik, elektabilitas Partai NasDem melorot di angka 3,9 persen dan terancam tidak lolos batas parlemen (parliamentary threshold) 4 persen.

Pengamat politik Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, Syaeful Bahar mengatakan hasil survei LSI Denny JA tersebut menandakan bahwa Nasdem berada di posisi tidak mudah menghadapi Pemilu 2024.

Partai besutan Surya Paloh itu harus berjuang keras agar bisa lolos di parlemen. Upaya Nasdem mencuri start dengan mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden yang akan diusung pada Pilpres 2024 rupanya juga tak sesuai dengan target mendongkrak elektabilitas.

Padahal, banyak pihak menilai deklarasi itu sebagai upaya NasDem menjadikan Anies sebagai vote getter. “Harapannya dukungan Nasdem pada Anies akan berbanding lurus dengan migrasi suara pendukung fanatik Anies ke Nasdem,” kata Bahar

Bila memang demikian, kata Bahar, Nasdem semestinya belajar dari hasil Pilgub DKI Jakarta 2017 yang mengantarkan Anies sebagai gubernur dengan menimbang-nimbang tipologi pemilihnya. (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here