Bupati Lumajang Desak Polisi Tangkap Pria Penendang Sesajen di Semeru

162

Jakarta, Muslim Obsession – Media sosial diramaikan dengan video pria berjengot yang membuang dan menendang sesajen di lokasi terdampak erupsi Semeru. Warget geram dan mencibir pria tersebut yang tidak mau menghargai keberagaman.

Termasuk orang nomor satu di Lumajang, bupati Thoriqul Haq meminta agar pria tersebut dicari dan ditangkap.

“Saya minta semua teman-teman, baik aparat maupun relawan di sana untuk mencari. sampai sekarang belum ketemu, saya minta segera ketemu,” ujar Thoriq kepada wartawan di Gedung Grahadi usai Muswil IKA PMII Jatim, Ahad (9/1/2022).

Thoriq meminta agar pencarian kepada pria tersebut disegerakan karena ulahnya telah meresahkan masyarakat. Semakin cepat tertangkap semakin baik karena pria tersebut, kata Thoriq, harus segera memberikan klarifikasi atas apa yang telah dilakukannya.

“Dari mana orang itu, atau identitasnya siapa itu, dari kelompok mana itu. Saya minta segera untuk dicari, dan saya minta harus pelaku mengklarifikasi supaya ini tidak mengganggu kami yang ada di Lumajang yang saat ini damai,” kata Thoriq geram.

“Apapun motifnya jadi bagian relawan ke Lumajang, tentu saya kecewa tindakan itu. Karena itu melanggar tata nilai kami yang hidup berdampingan bersama dengan seluruh agama, seluruh suku di Lumajang” tambah Thoriq.

Diketahui, video viral berdurasi 30 detik itu memperlihatkan seorang pria mengenakan tutup kepala dan rompi berdiri lalu mendekat ke sebuah sesajen yang diletakkan di atas tanah. Ada dua sesajen yang terlihat yakni buah dan nasi yang masing-masing berada di wadahnya.

Sambil menunjuk ke sesajen pria itu berkata,

“Ini yang membuat murka Allah. Jarang sekali disadari bahwa inilah yang justru mengundang murka Allah, hingga Allah menurunkan azabnya. Allahu Akbar,” ucap pria tersebut.

Sedetik kemudian, tangan pria itu bergerak membuang sesajen buah dan menendang sesajen nasi. Kebetulan letak sesajen itu berada di atas permukaan tanah yang lebih tinggi sehingga kedua sesajen itu langsung jatuh. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here