Geliat Pariwisata Pasca Pandemi, Alumni Program JICA – Jepang Gelar “Tourism Bussiness Matching & B2B Meeting”

832

Jakarta, Muslim Obsession – Sebagai negara serumpun, Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan khusus dibandingkan dengan negara-negara ASEAN lainnya.

Salah satunya tampak dalam Persahabatan KAPPIJA 21 (Keluarga Program Persahabatan Indonesia Jepang Abad 21) dengan PAMAJA (Persatuan Alumni Program Persahabatan ASEAN-Jepun Abad ke-21 Malaysia) yang telah berlangsung sejak tahun 1985.

Organisasi ini juga ada di tingkat ASEAN dengan nama AJAFA21 atau ASEAN Japan Friendship Association for 21st Century.

Dibukanya kembali penerbangan ke Malaysia dan ke Indonesia pasca pandemi membuat kerja sama antar dua negara semakin terbuka di berbagai bidang. Menindaklanjuti penguatan persahabatan antar dua negara tersebut, KAPPIJA 21 dan PAMAJA menandatangani MoU pada tanggal 18 April 2022 di Jakarta.

Penandatanganan dilakukan Ketua Umum KAPPIJA 21 Dr. Sjahriati Rochmah dan Chairman of PAMAJA Dato’ Haji Sahariman Bin Haji Hamdan. Pada kegiatan tersebut juga dilakukan pertemuan dengan Tourism Director of Malaysia Embassy, Mr. Yunus Suhid.

Salah satu kegiatan awal kerja sama ini adalah Temu Bisnis dengan bermain Golf bersama di Rainbow Club Hills Bogor, Jawa Barat dan turut juga mengundang Badan Promosi Pariwisata Kabupaten Bogor beserta instansi terkait.

Halal Bihalal antara dua negara juga dilakukan pada Sabtu (21/5/2022) dengan tema “Penguatan Sinergi dan Kolaborasi bidang Bisnis Pelancongan Homestay Malaysia dan Ekonomi Kreatif Indonesia”. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Kementerian, perwakilan Kantor JICA Indonesia, Pemerintah Daerah dan pelaku usaha pariwisata baik dari Indonesia dan Malaysia.

Perwakilan Pemerintah Indonesia dihadiri oleh Arief Khumaedi (Asdep Pariwisata dan Penanaman Modal Sekretariat Kabinet Republik Indonesia), Hermin Esti Setyawati (Asdep Pengembangan Parekraf Kemenko Maritim dan Investasi), Nicodemus (Direktur Kelembagaan dan Sumber Daya Konstruksi Kementerian PUPR), dan Ms. Mizutani (Project Formulation Advisor Indonesia Office JICA Indonesia).

Sebagai tujuan destinasi pariwisata popular, hadir juga perwakilan dari Pemprov DKI Jakarta, Jawa Barat dan Sumatera Barat. Sementara para pelaku bisnis pariwisata, industri dan organisasi terkait, yang turut hadir di antaranya KADIN untuk Malaysia, IHSA (Asosiasi Homestay Indonesia), MB Homestay, IJB Net dan beberapa Tour & Travel.

Kukuhkan Persahabatan

Dato Haji Sahariman bin Haji Hamdan menyambut sangat antusias kerja sama tersebut. Menurutnya, sebagai saudara serumpun, kegiatan ini dapat mengukuhkan persahabatan antar alumni program.

“Selain itu juga agar dapat memajukan ekonomi pariwisata kedua negara. Diharapkan program ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.

Delegasi Malaysia diwakili juga oleh En. M. Nazim M Nasay, Raja Nazilawati Raja Zainal, En. Khairul Hakimin Sahariman, Pn. Ema Setu, En Fadzli Mohd Amir, Cik Noorshazleena Mohtar Shabudin, En. Mu’izzudin Hikeman Hakim, En. Md. Nor Daud, En. Razali Raofz l,bDatuk Azli Halim, Tun Abdull Mutalib, Mohamad Fitri Mohamad Shawal.

Sementara itu, Sjahriati Rohmah yang merupakan Asisten Deputy Bidang Penyelenggaraan Persidangan Sekretariat Kabinet menyampaikan, sebagai respon positif dan apresiasi terhadap kunjungan dari PAMAJA ke Indonesia, maka KAPPIJA 21 berencana akan melakukan kunjungan balasan pada bulan Juni 2022.

Dalam kesempatan anjangsana ini, menurutnya, Rombongan KAPPIJA 21 yang terdiri dari Ketua Umum, Waketum, Sekjen, dan beberapa Kepala Divisi akan menghadiri festival tersebut, sekaligus akan melaksanakan acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) beberapa sektor lain sebagai tindak lanjut dari MOU yang telah disepakati sebelumnya.

Kerja sama yang dimaksud terkait bidang-bidang strategis yang diharapkan dapat menjadi perwujudan konkret kerja sama para alumni dan memberikan kemanfaatan bagi kedua negara.

Bidang-bidang tersebut antara laian pariwisata termasuk Wisata Kesehatan, UMKM dan Ekraf, Youth Exchange Program (include Homestay edition), Social and Community Program, Cultural and Arts, Strategic Business and Events.

Ketua Panitia Penyelenggara dan juga SekJen KAPPIJA 21, Afdal Marda, menambahkan bahwa kunjungan balasan akan dilakukan KAPPIJA21 pada tanggal 2-5 Juni 2022 bertepatan dengan Malaysia Japan Festival yang digelar di Kuala Lumpur.

“Kunjungan ini juga dapat dimaknai sebagai bentuk implementasi kerja sama saling menguntungkan bagi kedua negara dalam kerangka Promosi Pariwisata Indonesia dan Malaysia Pasca Covid19: Jelajah Nusantara,” jelasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here