Para Rasul dalam Peradaban (Seri ke-97)

VII. Nabi Ilyas, Ilyasa, Yunus, Penghancuran Haikal Sulaiman (Masjidil Aqsha), Bani Israel Terjajah dan Diperbudak Lagi.

176
Relief Dewa Marduk di Babilonia. (Sumber: Kaskus)

Oleh: Agus Mualif Rohadi (Pemerhati Sejarah)

Atas uraian Nabi Danil tersebut, raja memberikan hadiah wilayah untuk kaum Yudea untuk menjadi tempat tinggal mereka di Babilonia dan memberi barang-barang berharga kepada Nabi Danil.

Oleh Nabi Danil dengan memohon kepada raja, agar wilayah tersebut penguasanya diberikan kepada Sadrakh, Mesakh dan Abednego, sedang dirinya mohon diperbolehkan tinggal di Istana raja.

Permohonan tersebut dikabulkan oleh Nebukadnezar. Tidak lama kemudian, mungkin terinspirasi oleh mimpinya, dan agar tidak terjadi peristiwa seperti yang dimaknakan Nabi Danil atas mimpinya, Nebukadnezar membuat patung besar Dewa Marduk terbuat dari emas, tingginya 60 hasta (sekitar 18 meter) dan lebarnya 6 hasta (1,8 m).

BACA JUGA: Para Rasul dalam Peradaban (Seri ke-96)

Ketika patung Dewa Marduk itu jadi, dalam pentahbisannya semua raja sekutunya dan para pejabat kerajaannya diminta hadir dan bila didengarkan suara sangkakala, maka mereka semua wajib sujud dan menyembah Dewa Marduk.

Setelah itu, diumumkan pada seluruh rakyat, jika telah diperdengarkan sangkakala, maka rakyat harus datang untuk menyembah patung Dewa Marduk tersebut. Siapa saja yang tidak mau menyembah maka akan dihukum mati dengan dibakar dimasukkan dalam tungku api besar yang selalu menyala yang terletak di dekat patung tersebut.

Kitab Danil 3 mengisahkan, suatu saat terdengar kabar bahwa terdapat orang dari wilayah kaum Yudea yang tidak mau menyembah patung Dewa Marduk. Orang tersebut adalah Sadrakh, Mesakh dan Abednego.

Oleh pegawai istana kerajaan hal tersebut kemudian dilaporkan kepada rajanya dan membuat Nebukadnezar II sangat marah dan disuruhnya pengawal istana untuk menyeret tiga orang tersebut ke hadapannya.

BACA JUGA: Para Rasul dalam Peradaban (Seri ke-95)

Ketika telah dihadapkan kepada raja, diancamnya untuk dimasukkan ke api yang menyala dan panasnya akan diperbesar dari biasanya. Namun tiga orang ini bertahan dengan keyakinannya dengan mengatakan bahwa Allahnya mungkin akan menyelamatkannya dari api itu, dan meskipun tidak diselamatkan, mereka tetap tidak akan menyebah Dewa Marduk.

Dengan kemarahan yang meluap-luap, raja memerintahkan untuk membesarkan dan meningkatkan panas api dari tungku api yang ada di dekat Dewa Marduk, dan setelah mencapai besar dan panas yang dinginkan, lalu Sadrah, Mesakh dan Abednego dalam keadaan terikat dilemparkan ke dalam tungku tersebut.

Dari kejauhan raja melihat pembakaran itu, namun dilihatnya di dalam tungku tersebut justru kelihatan ada empat orang yang tidak terbakar, baju maupun rambutnya juga tidak terbakar dan mereka berjalan-jalan dengan bebas, sedang ikatan pada tiga orang Yudea itu telah terbakar.

BACA JUGA: Para Rasul dalam Peradaban (Seri ke-94)

Penglihatan itu membuat raja, pejabat istana dan rakyat yang diwajibkan menonton menjadi tercengang. Kemudian raja memerintahkan membuka tungku dan menyuruh mereka menghadap raja. Dan ketika keluar dari tungku ternyata bukan empat orang tetapi tiga orang saja sedang yang satu orang telah lenyap tidak nampak lagi.

Ketika tiga orang tersebut datang, berkatalah raja, “Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego yang telah mengutus utusannya menyelamatkan hamba-hambaNya“. Setelah peristiwa itu Nebukadnezar mengeluarkan perintah, bahwa setiap orang dari bangsa manapun yang mengucapkan penghinaan terhadap Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego akan dipenggal kepalanya.

Sangat mungkin Nebukadnezar sangat takut terhadap tuhannya kaum Yudea, sehingga melarang rakyat melakukan penghinaan. Bagaimanapun hebatnya kelebihan orang Yudea dan agamanya, namun status mereka adalah budak di Babilonia. Jika karena ada perselisihan antara orang-orang Yudea dengan orang Khaldea, maka bisa terjadi penghinaan yang dikhawatirkan Nebukadnezar.

BACA JUGA: Para Rasul dalam Peradaban (Seri ke-93)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here