Para Rasul dalam Peradaban (Seri ke-96)

VII. Nabi Ilyas, Ilyasa, Yunus, Penghancuran Haikal Sulaiman (Masjidil Aqsha), Bani Israel Terjajah dan Diperbudak Lagi.

150
Lukisan mimpi Nebukadnezar II. (Sumber: Blogspot.com)

Oleh: Agus Mualif Rohadi (Pemerhati Sejarah)

Setelah dibawa berkeliling dan mencatat semua apa yang dibuat dan diukur, kemudian Nabi Yehezkiel sebagaiman dalam kitab Yehezkiel 47 : 15 – 20 diperlihatkanlah batas batas negeri Israel yang baru yang akan datang yaitu:

Di sebelah utara, dari laut besar terus ke Hetlon sampai jalan masuk ke Hamat dan terus ke Zedad, Berota, Sibraim yang terletak di antara daerah kota Damsyk dan daerah kota Hamat, terus ke Hazar – Enon yang di daerah kota Haruan. Di sebelah timur, mulai dari Hazar Enon yang terletak di antara haruan dan Damsyik, sungai Yordan menjadi perbatasan di antara Gilead dan tanah Israel, terus ke laut timur sampai ke Tamar.

Di sebelah selatan, perbatasan mulai dari Tamar sampai mata air Meriba dekat Kadesh barnea, terus ke sungai Mesir, terus ke laut besar. Di sebelah barat adalah laut besar sampai tempat jalan masuk ke Hamat.

BACA JUGA: Para Rasul dalam Peradaban (Seri ke-95)

Dengan demikian, bangsa Israel adalah satu-satunya bangsa di dunia yang batas-batas wilayahnya ditetapkan dalam kitab sucinya.

Nabi Yehezkiel diperintahkan untuk membagi wilayah itu pada suku-suku besar Bani Israel. Selain membagi wilayah untuk Bani Israel, Kitab Yehezkiel 47 : 22 – 23 mewajibkan pada Bani Israel untuk mengakui hak tanah bagi orang-orang asing atau non Israel yang tinggal di antara mereka dan orang-orang yang lahir dari orang asing di tempat mereka, yang harus disamakan dengan orang-orang Israel untuk memperoleh bagian hak milik tanahnya.

Setelah itu, kepada Nabi Yehezkiel ditunjukkan kota yerusalem yang baru, ukuran luas kotanya. Wilayah bagian utara ukurannya 4.500 hasta dan terdapat tiga pintu gerbang yaitu pintu gerbang Ruben, pintu gerbang Yehuda dan pintu gerbang Lewi.

Di sebelah timur ukurannya 4.500 hasta terdapat tiga pintu gerbang yaitu pintu gerbang Yusuf, pintu gerbang Benyamin, dan pintu gerbang Dan. Di sebelah selatan ukurannya 4.500 hasta terdapat tiga pintu gerbang yaitu pintu gerbang Simeon, pintu gerbang Ishakar dan pintu gerbang Zebulon.

BACA JUGA: Para Rasul dalam Peradaban (Seri ke-94)

Di sebelah barat ukurannya 4.500 hasta terdapat tiga pintu gerbang yaitu pintu gerbang Gad, pintu gerbang Asyer dan pintu gerbang Naftali. Jadi keliling kota Yerusalem baru adalah delapan belas ribu hasta. Semua itu dicatat dalam kitab Nabi Yehezkiel, sehingga Bani Israel mempunyai wilayah negara, kota suci dan Bait El yang letak dan ukuran besarnya tercatat dalam kitab suci.

a. Nabi Daniel dan Mimpi Tentang Taqdir Bani Israel.

Pada masa Yoyakim menyerah, Nebukadnezr selain mengambil banyak harta benda kerajaan Yudea juga memerintahkan untuk membawa beberapa orang keturunan raja dan bangsawan untuk nantinya dipekerjakan di istana Babilonia.

Dalam rombongan bangsawan Yehuda tersebut terdapat empat orang yang menonjol yaitu Danil (orang babilonia memberikan nama baru yaitu Beltsazar), Hananya (dipanggil Sadrakh), Misael (dipanggil Mesakh), Azarya (dipanggil Abednego). Empat orang yang ternyata penganut tauhid yang taat, bahkan Danil diakui sebagai Nabi kaum yudea yang dianugerahi kemampuan mentakwil mimpi.

Perkenalan Nebukadnezar II dengan Nabi Danil sangat unik. Kitab Nabi Danil meriwayatkan perkenalan tersebut. Kitab Danil 2 mengkisahkan, Nebukadnezar telah beberapa lama digelisahkan oleh mimpinya yang menancap dan melekat diingatannya tidak mampu dibuangnya sedikitpun.

BACA JUGA: Para Rasul dalam Peradaban (Seri ke-93)

Akalnya tidak mampu mencari makna mimpi yang menggelisahkannya itu. Lalu dikumpulkannya orang-orang berilmu dan dikenal mempunyai kebijaksanaan serta para ahli nujum dan peramal dari seluruh negerinya. Nebukadnezar II tidak memberitahukan apa mimpinya itu, namun bertanya kepada orang-orang tersebut tentang apa yang dimimpikannya dan bagaimana makna mimpi itu.

Jika ada yang mengatakan tidak sesuai dengan yang diimpikannya, maka orang tersebut dianggap sebagai pembohong. Namun jika tidak ada yang berani mengatakan tentang mimpinya, maka Nebukadnezar II akan menghukum semua orang berilmu nujum dengan hukuman mati dan seluruh rumahnya akan dihancurkan dan harta bendanya dirampas.

Ini tentu suatu perbuatan yang menunjukkan sifat yang sangat otoriter namun juga sekaligus juga merupakan ujian bagi para ahli nujum, peramal dan orang yang dianggap bijak tersebut apakah sebelumnya berkata dengan pengetahuan atau reka-rekaan saja untuk menyenangkan hati raja atau menyenangkan orang lain, sedang kenyataan yang akan terjadi nantinya tidak sesuai dengan apa yang dikatakannya.

BACA JUGA: Para Rasul dalam Peradaban (Seri ke-92)

Tentu orang-orang tersebut tidak ada yang berani berkata apapun, karena pasti tidak mengetahui rajanya telah bermimpi melihat apa. Akibatnya, semua orang tersebut akan dijatuhi hukuman sesuai yang dititahkan Nebukadnezar II.

Sebelum orang-orang tersebut digiring untuk dihukum, Nabi Danil berkata kepada pemimpin pengawal raja yang bernama Ariokh, agar dirinya dihadapkan kepada raja. Ketika dihadapkan pada raja Nabi Danil berjanji akan menyingkap mimpi raja, namun mohon waktu sejenak.

Permintaan Nabi Danil di luluskan oleh raja, dan kemudian pulang menemui Sadrakh, Mesakh dan Abednego dan mengajaknya berdoa kepada Allah agar diberi pengetahuan tentang mimpi Nebukadnezar II sekaligus diberitahukan maknanya. Doa mereka dikabulkan Allah, Nabi Danil diberi pengetahuan tentang hal tersebut.

Setelah itu, Nabi Danil menemui Ariok untuk menghadap raja. Dihadapan raja kemudian disampaikan pengetahuannya tentang mimpi raja Nebukadnezar II sekaligus makna mimpinya. Ternyata pengetahuan Nabi Danil tepat dengan yang diimpikan oleh raja, sehingga raja kemudian turun dari singgasananya dan membungkuk hormat kepada Nabi Danil.

BACA JUGA: Para Rasul dalam Peradaban (Seri ke-91)

Nabi Danil mengatakan kepada Nebukadnezar bahwa orang-orang yang berilmu dan bijak yang dikumpulkan oleh raja tidak akan sanggup menyampaikan pengetahuan tentang mimpi raja dan maknanya, sedang dirinya diberi pengetahuan oleh Allahnya tentang mimpi raja, bukan karena hikmatnya lebih baik dari hikmat orang-orang berilmu itu.

Bahwa raja bermimpi telah melihat apa yang akan terjadi dikemudian hari dimasa yang akan datang. Raja melihat patung yang amat besar dan tinggi, berkilau kilauan luar biasa, dahsyat dan tegak dihadapan raja.

Kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga, pahanya dari besi, kakinya dari besi bercampur tanah liat yang keras. Lalu raja melihat ada batu di bukit terungkit lepas bukan karena perbuatan tangan manusia, kemudian batu tersebut menimpa kaki patung sehingga kakinya remuk. Akibatnya, patung tersebut roboh dan remuk menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas.

Kejadian selanjutnya, batu tersebut membesar semakin besar sehingga besarnya memenuhi seluruh bumi dalam pandangan raja. Itulah mimpi Nebukadnezar II yang diketahui dan dikatakan oleh Nabi Danil.

BACA JUGA: Para Rasul dalam Peradaban (Seri ke-90)

Secara ringkas Nabi Danil juga menguraikan makna mimpi Nebukadnezar yaitu kepala patung yang terbuat dari emas tua adalah kerajaan khaldea. Bagian badan patung yang terbuat dari perak, tembaga, besi dan besi dicamur tanah adalah kerajaan kerajan disekitarnya yaitu kerajaan Midia, Scythia, dan Lydia yang menjadi sekutunya.

Di masa depan, sekutunya akan dihancurkan oleh sebuah batu yang jatuh bukan karena tangan manusia. Batu itu semakin membesar menjadi sebuah gunung yang meliputi bumi kerajaan Khaldea dan sekutunya bahkan lebih besar lagi bermakna akan muncul kerajaan yang lebih besar lagi dari Khaldea dan sekutunya.

Jika dilihat dalam sejarah kawasan tersebut, maka batu itu adalah kerajaan Persia, yang sebelumnya hanyalah sebuah kota kecil yaitu kota Anshan namun masyarkat Persia tersebar di bekas wilayah kerajaan Elam, kemudian berhasil mengalahkan dan menggantikan kerajaan Khaldea dan sekutunya bahkan wilayahnya jauh lebih luas lagi.

BERSAMBUNG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here