Mengenal Andi Muhammad, Pangdam Hasanuddin yang Mendawamkan Puasa Senin-Kamis

376
Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad SH.

Makassar, Muslim Obsession – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad SH menyita perhatian saat ia berkunjung ke Sekretariat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan, Senin (7/2/2022).

Perwira Tinggi AD yang dilantik menjadi Pangdam Hasanuddin pada 31 Januari 2022 ini berkesempatan pula untuk berbuka puasa di Sekretariat MUI Sulsel. Rupanya, puasa sunnah Senin dan Kamis menjadi rutinitas ibadah yang didawamkannya.

Menukil situs resmi MUI Pusat, Andi Muhammad mengemukakan bahwa puasa sunnah yang dilakukannya merupakan bagian dari kedisiplinan dalam beribadah yang diyakininya bisa mempermudah seorang untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

“Kedisiplinan tak hanya soal waktu saja tetapi juga disiplin ibadah. Seorang Muslim harus adil membagi waktunya untuk kegiatan dunia dan akhirat,” tuturnya.

Selain menerapkan kedisiplinan militer, Pangdam ke-5 berdarah Bugis-Makassar ini juga ingin menerapkan kedisiplinan di lingkungan militer dengan shalat tepat waktu dan berjamaah di masjid.

Hal itu tak lepas dari kebiasaannya selalu menyempatkan diri untuk shalat berjamaah dan mengikuti ceramah agama di masjid.

Pada kesempatan berbuka puasa di Sekretariat MUI Sulsel, cucu pahlawan nasional A. Mappanyukki itu juga menuturkan pengalamanya saat bertugas menghadapi konflik di Aceh.

Ia menuturkan bagaimana kekuatan doa menjadi kunci keberhasilan bagi pasukannya di Aceh sehingga gejolak atau peristiwa konflik segera pulih.

“Dalam situasi genting saya menugaskan beberapa anggota saya untuk tidak berperang. Mereka ditugaskan untuk tetap di masjid untuk berdoa meminta petunjuk Allah. Berkat dzikir dan doa keadaan pun pulih kembali. Anggota yang berdzikir di masjid tidak ada satupun yang diserang,” ungkapnya di hadapan pengurus MUI Sulsel.

Usai berbuka puasa, Pangdam melaksanakan shalat Maghrib berjamaah di Masjid Raya Makassar. Setelahnya, ia diberi kesempatan untuk menyapa dan memotivasi jamaah untuk selalu giat melaksanakan ibadah shalat berjamaah dan terus menjaga kedamaian dan persatuan.

Cucu Pejuang dan Bangsawan

Akhir Januari 2022 menjadi momen bersejarah dalam hidup Mayjen TNI Andi Muhammad. Perwira tinggi TNI-AD ini pada 31 Januari 2022 mengemban amanat sebagai Panglima Komando Daerah Militer XIV/Hasanuddin.

Mayjen Andi Muhammad merupakan lulusan Akmil 1988 dari kecabangan Infanteri, sekaligus teman seangkatan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Panglima Divisi Infanteri 2/Kostrad yang bermarkas di Malang.

Sebagai Pangdam Hasanuddin, Mayjen Andi menaungi komando kewilayahan pertahanan meliputi Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Tak banyak yang tahu jika sejatinya, lelaki gagah kelahiran 7 Agustus 1964 ini memiliki darah pejuang dan bangsawan Sulawesi Selatan.

Ia merupakan cucu dari Raja Bone ke-32, Andi Mappanyukki, yang memimpin raja-raja di Sulawesi Selatan untuk bersatu dan bergabung dengan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) pada tahun 1950.

Berikut ini riwayat perjalanan karier Mayjen TNI Andi Muhammad:

  • Komandan Yonif Linud 433/Julu Siri (2003—2004)
  • Kepala Seksi Intel Korem 091/Aji Surya Natakesuma
  • Komandan Kodim 0908/Bontang
  • Kepala Staf Korem 091/Aji Surya Natakesuma
  • Asintel Kasdam XII/Tanjungpura (2010)
  • Pamen Denma Mabesad
  • Komandan Korem 041/Garuda Emas (2016—2017)
  • Irdam VI/Mulawarman (2017—2018)
  • Irut Intel Itum Itjenad (2018—2019)
  • Pa Sahli Tk. II Was Eropa dan AS Sahli Bidang Hubint Panglima TNI[3] (2019)
  • Staf Khusus Kasad[4] (2019—2020)
  • Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) XIV/Hasanuddin (2020—2021)
  • Panglima Divif 2/Kostrad (2021—2022)
  • Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin (2022—Sekarang)

(Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here