Jelang Ramadhan 1445 H, Buya Amirsyah Ingatkan MUI untuk Perkuat Literasi Keagamaan dan Kebangsaan

535
Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan memberikan sambutan sekaligus membuka acara pelatihan Islamic Acting Literacy di Pesantren Tahfizhul Quran (PTQ) Pondok Bambu, Parung, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/9/2023). (Foto: Edwin B/ Muslim Obsession)

Jakarta, Muslim Obsession – Sekretaris Jenderal MUI, Buya Amirsyah Tambunan mengingatkan pentingnya tanggung jawab Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang keagamaan dan kebangsaan.

Menurutnya, MUI harus memperkuat upaya literasi menjelang Ramadhan tahun 2024 dengan fokus pada dua hal tersebut.

“MUI memiliki tanggung jawab keagamaan (mas’uliyah diniyah) dan tanggung jawab kebangsaan (mas’uliyah wathaniyah),” ungkapnya dalam halaqah siaran Ramadhan MUI 2024.

Buya Amirsyah menegaskan, Ramadhan bukan hanya soal meningkatkan keimanan dan ketakwaan, tetapi juga tentang memperkuat pemahaman umat terhadap ajaran agama Islam.

Selain itu, untuk menciptakan kehidupan beragama yang harmonis di masyarakat yang berbangsa dan bernegara.

Buya Amirsyah juga menekankan perlunya literasi media sosial dan massa. Melalui Komisi Infokom, MUI bertujuan untuk melakukan literasi, sosialisasi, dan edukasi agar media sosial dan massa dapat menjadi alat yang kuat dalam menyebarkan syiar agama.

“Hal ini juga untuk mengurangi kesenjangan di masyarakat, baik dalam konteks ekonomi, sosial, maupun budaya,” tambahnya.

Ramadhan diharapkan menjadi momen bagi umat Islam untuk memperkokoh kehidupan agama yang kondusif, terutama di tengah-tengah tahun politik.

“Di tengah tahun politik, kita berharap tetap aman dan tentram dengan menjadikan Ramadhan bulan penuh ampunan dan keberkahan,” sambungnya.

Menurut Buya Amirsyah, semua pihak termasuk aktivis dan media memiliki tanggung jawab untuk memperbaiki kondisi saat ini.

“Jika kondisi belum baik, bertugas untuk mengubah, jika kondisi sudah baik, bertugas menjaga. Soal hasil Allah yang menentukan, yang penting sudah berikhtiar,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here