Gus Baha: Islam Agama Penuh Harapan

163
Gus Baha.

Jakarta, Muslim Obsession – Rais Syuriyah Pimpinan Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha menyatakan, Islam adalah agama yang penuh harapan, karenanya jangan pernah berputus asa dalam menjalankan perintah ajaran agama.

“Kita kalau terlalu kuwatir semisal kita sudah shalat lima waktu tapi tetap berpikir gimana kalo masih masuk neraka? Bagaimana kalau kita sudah dekat habib dan sudah dekat para ulama’ tapi masih su’ul khatimah? Maka kekhawatiran ini bisa menyebabkan fisik anda tidak kuat,” ujar Gus Baha saat ngaji bareng Habib Jindan bin Novel pada Jumat (13/8/2022).

Ia menambahkan karena rahmat Allah menjadikan agama untuk orang-orang yang punya harapan, tidak yang berputus asa. Agama ini digerakkan oleh orang yang punya harapan.

“Seperti kisah Nabi Muhammad SAW saat berdakwah dan malaikat Jilbril berkata bahwa masyarakat itu semuanya kafir. Namun Rasulullah tetap berharap jikalau bapaknya kafir bisa saja anaknya tidak akan kafir,” ucap Gus Baha

Pada kesempatan itu, Gus Baha juga mengungkapkan bahwa kalimat tauhid yaitu laa ilaha illallah adalah kalimat yang mudah (dipahami). Ia menganalogikan, secerdas apapun seseorang ketika disuruh melogika bahwa alam ini diciptakan oleh ketiadaan, maka tidak akan bisa.

“Ini karena sesuatu diciptakan oleh zat yang menciptakan. Jadi kalau tidak bisa memahami kalimat ini maka menjadi salahnya sendiri,” ucapnya.

Pada acara yang diadakan di kediaman Habib Jindan itu, Gus Baha menegaskan bahwa Islam adalah agama yang mudah, karena melogikanya juga mudah sekali.

“Tauhid itu mudah, yang tidak mudah itu tasyrik. Masak Fir’aun kita samakan dengan Allah? Orang yang sudah jelas mati tenggelam disamakan dengan zat yang tidak akan mati, maka ajaran tauhid itu ajaran yang benar dan mudah. Inilah cara pandang Sayyid Abdullah bin Haddad,” kata Gus Baha. (Al)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here