Jamaah Harus Pindai Barcode di Gerbang Otomatis untuk Masuk ke Riaz Ul Jannah

400

Muslim Obsession – Badan Masjid Nabawi dan beberapa otoritas lainnya telah memperkenalkan sistem baru untuk mengunjungi Riyaz Ul Jannah Rawdah Sharif di Masjid Nabawi.

Sistem ini menggunakan teknologi digital terkini dan mengharuskan pengunjung memindai kode batang atau barcode di gerbang otomatis untuk memasuki Rawdah Sharif.

Badan tersebut menjelaskan bahwa kunjungan Rawdah harus dimulai dari platform Nusuk, di mana pengunjung akan mendapatkan instruksi dalam berbagai bahasa tentang cara melakukan kunjungan dengan mudah.

Pengunjung akan mendapat pesan untuk mengonfirmasi janji temu setelah pemesanan melalui aplikasi. Pengunjung juga akan mendapatkan pengingat 24 jam sebelum tanggal kunjungan, meminta konfirmasi atau pembatalan, dan barcode tidak akan berfungsi sebelum waktu yang dijadwalkan.

Baca Juga: Jamaah Haji Hanya Boleh Kunjungi Riyaz Ul Jannah Sekali dalam Setahun

Ketika pengunjung mencapai halaman Masjid Nabawi, ia akan dipandu oleh layar menuju pintu masuk yang ditentukan untuk kunjungan tersebut.

Jamaah akan disambut oleh staf terlatih dan dipandu melalui tahapan kunjungan. Sebelum sampai di Rawdah Sharif, pengunjung akan memindai barcode di gerbang otomatis lalu menuju ruang tunggu lalu ke pengelompokan untuk masuk.

Pengunjung akan dipulangkan melalui area yang telah ditentukan apabila izin tersebut belum aktif.

Badan Masjid Nabawi telah menetapkan jalur khusus bagi masyarakat berkebutuhan khusus dan pembukaan areanya akan disesuaikan dengan kapasitas Rawdah Syarif.

Layar elektronik telah dipasang dalam beberapa bahasa untuk mengajarkan pengunjung tentang tata krama berkunjung, dan ruang tunggu dilengkapi dengan baik untuk menjamin kenyamanan mereka.

Apabila waktu ziarah tiba, para pengunjung akan diarahkan menuju pintu masuk Rawdah Syarif melalui jalur yang tertata dan terstandar hingga sampai di tempat salat. Apabila waktu berkunjung telah selesai, pengunjung akan diarahkan menuju pintu keluar yang telah ditentukan.

Tindak lanjutnya juga akan dilakukan melalui sistem digital canggih yang menggunakan kamera dan sensor pintar untuk memantau pola masuk dan keluar serta mengetahui jumlah pengunjung melalui peta termal dan geografis interaktif.

Ruang kendali bersama akan menangani manajemen kerumunan dan sistem digital, menyatukan semua pihak terkait untuk mendaftarkan pengunjung untuk koordinasi langsung di antara mereka.

Mereka akan memberikan solusi cepat jika terjadi kepadatan berlebih dan akan mengeluarkan laporan rutin untuk terus mengembangkan dan meningkatkan layanan.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here