Iran Kirim 400 Rudal Balistik ke Rusia di Tengah Perang Ukraina yang Kian Panas

549

Jakarta, Muslim Obsession – Iran dilaporkan telah mengirim sekitar 400 rudal balistik ke Rusia di tengah perang Moskow melawan Ukraina yang kian memanas.

Hal itu diungkap enam sumber kepada Reuters. Jika terkonfirmasi, langkah itu telah memperdalam kerja sama militer antara kedua negara yang dikenai sanksi Amerika Serikat (AS).

Tiga sumber Iran mengatakan Teheran telah menyediakan sekitar 400 rudal yang mencakup sebagian besar misil balistik jarak pendek Fateh-110.

Menurut para pakar, misil yang dapat bergerak di jalan raya ini mampu menyerang target pada jarak antara 300 hingga 700 km.

Juru bicara Angkatan Udara Ukraina Yuri Ignat mengatakan tidak ada informasi resmi mengenai Iran yang memasok ratusan rudal balistik ke Rusia.

“Sejauh ini sumber resmi kami belum mengetahui informasi penerimaan rudal, apalagi dalam jumlah besar,” katanya di stasiun televisi nasional Ukraina, Kamis (22/2/2024).

Salah satu sumber Iran mengatakan pengiriman tersebut dimulai pada awal Januari setelah kesepakatan diselesaikan dalam pertemuan akhir tahun lalu antara pejabat militer dan keamanan kedua negara yang berlangsung di Teheran dan Moskow.

Seorang pejabat militer Iran yang, seperti sumber lainnya, meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sensitifnya informasi. Dia menolak memberikan rincian lebih lanjut. Pejabat senior Iran lainnya mengatakan beberapa rudal dikirim ke Rusia dengan kapal melalui Laut Kaspia, sementara yang lain diangkut dengan pesawat.

“Akan ada lebih banyak pengiriman,” kata pejabat Iran kedua.

“Tidak ada alasan untuk menyembunyikannya. Kami diperbolehkan mengekspor senjata ke negara mana pun yang kami inginkan.”

Pembatasan Dewan Keamanan PBB terhadap ekspor sejumlah rudal, drone, dan teknologi lainnya oleh Iran telah berakhir pada bulan Oktober. Namun, Amerika Serikat dan Uni Eropa tetap mempertahankan sanksi terhadap program rudal balistik Iran di tengah kekhawatiran atas ekspor senjata ke proksi mereka di Timur Tengah dan Rusia.

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here