Lakukan Ini Jika Tidak Ingin Sendirian di Alam Barzakh

428
Ilustrasi: Kuburan terbuka.

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, Ummul Qura University, dan Pembina Alhusniyah Islamic School)

Yang paling mengerikan adalah setelah orang meninggal dimasukkan ke dalam Kubur, lalu menjadilah dia penghuni Barzakh.

Barzakh adalah ruang tunggu menjelang Hari Kiamat. Dan Barzakh ini hanya akan menjadi:

– Raudatun Min Riyaadhil Jannah

روضة من رياض الجنة

(Taman Indah bagian dari taman taman Surga Al Firdaus), atau menjadi,

– Hufratun Min Hufarin Niiraan

حفرة من حفر النيران

(Kawah nyala api dari Apinya Neraka Jahannam).

Agar kuburan kita menjadi taman indah bak surga, maka perlu mencari penyelamat. Penyelamat yang mampu menemani dan menyelematkan ada 5.

BACA JUGA: Jangan Tidur Sebelum Witir

TRUE STORIES:

1- Ada 5 Pelindung yang setia menemani selama di Alam Barzakh yaitu shalat, zakat, puasa, amal shalih, dan bacaan Al-Quran. Kelima hal ini, akan menjelma menjadi “teman setia yang rupawan dan sangat menawan”.

2- Bagi orang yang beriman dan ta’at, di dalam kubur nanti;

– SHALAT akan melindungi dari adzab di bagian kepala,

– ZAKAT akan menjaga dari adzab yang datang dari sisi kanan.

– PUASA akan menjaga dari adzab yang datang dari sisi kiri,

– AMAL SHALIH lainnya akan menjaga dari adzab yang datang dari sisi kedua kaki, dan

– BACAAN AL-QURAN akan memeluk dan menjaga dari adzab pada seluruh tubuh.

BACA JUGA: Hampir Tiba di Ujung Perjalanan

3- Rasulullah ﷺ bersabda:

فَيُؤْتَى مِنْ عِنْدَ رَأْسِهِ ، فَتَقُولُ الصَّلاةُ : مَا قِبَلِي مَدْخَلٌ

(Didatangkanlah Malaikat dari arah kepalanya untuk menyiksa, maka shalat berkata; “Tidak ada celah jalan dari arahku untukmu”).

فَيُؤْتَى مِنْ عَنْدَ يَمِينِهِ ، فَتَقُولُ الزَّكَاةُ : مَا قِبَلِي مَدْخَلٌ

(Kemudian didatangkan Malaikat dari arah kanannya utk menyiksa, maka zakat berkata:  “Tidak ada celah jalan dari arahku untukmu”).

فَيُؤْتَى عَنْ يَسَارِهِ ، فَيَقُولُ الصِّيَامُ : مَا قِبَلِي مَدْخَلٌ

(Kemudian didatangkan Malaikat dari arah kirinya utk menyiksa maka, puasa berkata “Tidak ada celah jalan dari arahku untukmu”).

فَيُؤْتَى مِنْ عِنْدِ رِجْلَيْهِ ، فَيَقُولُ: فِعْلُ الْخَيْرَاتِ مِنَ الصَّدَقَةِ وَالصِّلَةِ وَالْمَعْرُوفِ وَالإِحْسَانِ إِلَى النَّاسِ: مَا قِبَلِي مَدْخَلٌ

(Kemudian didatangkan Malaikat dari arah kakinya utk menyiksa, maka amal Sholeh, segala Sunnah, dan segala perbuatan Ma’ruf, berkata: “Tidak ada celah jalan dari arahku untukmu”). (Hadits Sahih Riwayat Al Imam Ahmad).

BACA JUGA: Yuk, Kita Berusaha Terus Kurangi Dosa

4- Dalam hadits lain dijelaskan lagi bahwa, bacaan Al-Quran akan menjelma menjadi “Seorang Pria Sejuk Penyayang yang Tampan” yang selalu menjaga, memeluk dan melindungi.

Dan ia akan datang saat Jenazah mulai dikafankan hingga di masukkan ke liang lahad, dan terus setia mendampingi ke Alam Barzakh sampai Hari Kebangkitan.

5- Bacaan Al-Quran akan memperkenalkan dirinya pada Jenazah pembaca Al-Quran, sehingga ia merasa tenang dan tidak ketakutan selama di Alam Kubur.

Sosok bacaan Al-Quran tidak mau melepaskan diri dan tak mau dipisahkan dengan Pembacanya, sampai Allah SWT Memasukkannya ke dalam Surga Al-Jannatul Firdausil A’laa.

(Ref: Al-Bazzar dalam Kitab La’aali Masnuunah)

BACA JUGA: Doa Orang Tua untuk Jodoh, Kebahagiaan Anak dan Keluarga

6- Dari Sa’iid Bin Sulaim RA, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

“Tidak ada penolong yang lebih tinggi derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat selain bacaan Al-Quran. Bukan Nabi, bukan Malaikat dan bukan pula yang lainnya,” (Abdul Malik Bin Habib, dalam Kitab Syarah Ihyaa).

POINTERS:

1- Senakal apapun, sebejat apapun, jangan pernah meninggalkan: shalat, puasa wajib Ramadhan, puasa Sunnah Senin-Kamis, dan puasa Ayyaamul Biidh (setiap 13, 14 & 15 tiap bulan Hijri), zakat, sedekah, dan membaca Al Quran minimal 10 ayat setiap hari.

2- Usahakan bangun malam, dan lakukan ini: Shalat Sunnah Wudhu, Shalat Sunnah Taubat, Shalat Sunnah Tajajjud, Shalat Sunnah Hajat, Shalat Sunnah Witir, Baca Istighfar 100 kali, Baca Sholawat 100 kali, Baca “Laa Ilaaha Illalaah” 100 kali, Wal Hamdu Lillaahi Rabbil ‘Aalamiin.

Semoga Allah SWT senantiasa mengijabah doa-doa kita, dan menganugerahkan kita kemampuan rajin membaca Al-Quran dan rajin berdoa.

Dan senantiasa pula Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here