Shalat Menjauhkan Kesulitan Hidup dan Siksa Kubur

98

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, Ummul Qura University, dan Pembina Alhusniyah Islamic School)

Di dalam shalat terdapat doa, memohon agar Allah SWT menjauhkan kita dari kesulitan hidup dan dari siksa kubur.

Maka, jangan pernah tinggalkan shalat, sesibuk apapun.

Kalau tidak bisa shalat on time,  shalat bisa dijamak, digabung 2 shalat di 1 waktu shalat, dan bisa juga sekaligus diqashar, yang 4 rakaat diringkas menjadi hanya 2 rakaat.

TRUE STORIES:

1- Shalat maknanya “doa”. Siapa yang tidak shalat atau tidak berdoa, Allah murka padanya. Allah SWT berfirman:

وَقَالَ رَبُّكُمُ: ٱدۡعُونِيٓ أَسۡتَجِبۡ لَكُمۡ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسۡتَكۡبِرُونَ عَنۡ عِبَادَتِي سَيَدۡخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

“Dan Tuhanmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku kabulkan doamu. Sungguh, orang-orang yang sombong, tidak mau menyembah-Ku akan masuk ke Neraka Jahanam dalam keadaan hina dina,” (QS. Ghaafir 40, Ayat 60, halaman 474).

BACA JUGA: Kenapa di Tengah Malam?

2- Dengan shalatlah, Allah SWT akan selamatkan dari kesulitan hidup dan siksa kubur. Bagaimana tidak?

Coba bayangkan: minimal 11 kali kita memohon setiap hari dan setiap malam jika kita rutin shalat 5 waktu, ditambah dengan shalat Sunnah Rawatib yang 12 rakaat itu, belum termasuk jika shalat Dhuha, Tahajjud dan shalat-shalat sunnah lainnya.  Sungguh luar biasa.

3- Dan setiap setelah selesai “Tasyahhud Akhir, sebelum salam, atau antara Tasyahhud  Akhir dan Salam, berdoalah pada Allah memohon dilindungi dan dijauhkan dari 4 hal ini: siksa Neraka, siksa Kubur, kesulitan hidup dan kesulitan saat meninggal, dari kejamnya  Dajjal.

BACA JUGA: Penyembuh Terampuh

POINTERS:

1- Doa sebelum Salam di akhir shalat:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ

Allaahumma innii a’udzubika min ‘adzzabi Jahannam, wa min ‘adzaabil qobri, wa min fitnatil mahyaa wal mamaati, wa min syarri fitnatil masiihid dajjal.

“Yaa Allaah, aku berlindung padaMu dari siksa Neraka Jahannam, siksa kubur, kesulitan hidup dan kematian, dan dari kejamnya Dajjal”.

2- Rasulullah SAW mengajarkan:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم: إِذَا تَشَهَّدَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنْ أَرْبَعٍ، يَقُولُ: اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ .(رواه مسلم)

“Apabila diantara kalian telah Tasyahhud Akhir, (Sebelum Salam di akhir Shalat), maka berdoalah pada Allah memohon  empat hal. Rasulullah SAW bersabda: “Allaahumma innii a’udzubika min ‘adzzabi Jahannam, wa min ‘adzaabil qobri, wa min fitnatil mahyaa wal mamaati, wa min syarri fitnatil masiihid dajjal”. (Yaa Allaah, aku berlindung padaMu dari: siksa Neraka Jahannam, siksa kubur, fitnah (kesulitan) hidup dan kematian, dan dari kejamnya fitnah Al Masih Ad-Dajjal,” (Hadis Sahih Riwayat Al-Imam Muslim).

BACA JUGA: Cari Teman Ayah dan Ibu

3- Ingat, Allah SWT, tidak pernah ingkar janji. Jikapun doa-doa belum juga terkabulkan, dan  hidup masih saja sulit, maka perbaikilah shalat.

Semoga Allah SWT senantiasa menjauhkan kita dari kesulitan hidup, dari siksa kubur, dari semua penyakit, dan dari gangguan Jin.

Dan senantiasa pula Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here