Ucapan Kedua Orangtua Adalah Doa

145
Ilustrasi: Doa Orangtua.

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, Ummul Qura University, dan Pembina Alhusniyah Islamic School)

Lidah ibu-bapak sangat tajam. Berhati-hatilah Ibu dan Ayah, jika membicarakan tentang anak, atau berucap kepada anak.

Karena setiap ucapannya bernilai DOA, ucapan baik atau ucapan buruk dan disaksikan dan diaminkan oleh Malaikat.

TRUE STORIES:

1- Jika kedua orangtua ingin anaknya menjadi shalih dan baik, maka doakanlah mereka. Karena doa orangtua adalah doa yang mudah diijabah.

2- Sahabat dekat Rasulullah ﷺ bernama Abu Hurairah RA menuturkan, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

“Ada tiga doa yang mustajab yang tidak diragukan lagi akan diijabah, yaitu doa orangtua, doa orang yang bepergian (safar), dan doa orang yang terzhalimi,” (Hadits Sahih Riwayat Al-Imam Abu Daud No. 1536).

BACA JUGA: Kesempatan Menambah Pahala Jika Ada yang Meninggal

3- Sahabat Rasulullah ﷺ bernama Anas bin Malik RA menuturkan, bahwa Rasulullah ﷺ bersabda:

“Ada tiga doa yang tak tertolak, yaitu doa orangtua, doa orang yang berpuasa, dan doa seorang yang sedang dalam perjalanan (Musafir),” (Hadits Sahih Riwayat Al-Imam Al-Baihaqi dalam Kitab Sunan Al-Kubraa).

POINTERS:

1- Jangan sekaki-kali menyumpahi atau memarahi anak dengan kata-kata kasar, misal: “Mampuslah kamu”, malaikat akan mengaminkan maka anak pun akan mampus. “Matilah kamu, atau celakalah kamu”, malaikat juga akan mengaminkan dan resikonya sangat fatal.

2- Semarah atau seemosi apapun, jangan pernah keluar kata-kata buruk.

BACA JUGA: Nasihat Bagi yang Telah Berusia 40 Tahun ke Atas

Doa-doa dari Al-Quran dan Hadits

Perbanyaklah doa ini setiap saat demi kebahagiaan keluarga dan kebahagiaan anak-anak:

1- Anak yang menyenangkan hati:

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوٰجِنَا وَذُرِّيّٰتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَا جْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَا مًا

Rabbanaa hab lanaa min azwaajinaa wa dzurriyyaatinaa qurrota a’yunin waj’alnaa lil-muttaqiina imaamaa.

“Yaa Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami, anak anak yang penyenang hati kami, dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa,” (QS. Al-Furqan, Ayat 74).

BACA JUGA: Berdosa kepada Manusia Jauh Lebih Berat Daripada Berdosa kepada Allah

2- Doa kebaikan untuk anak dan cucu:

رَبِّ أَوْزِعْنِي أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ الَّتِي أَنْعَمْتَ عَلَيَّ وَعَلَى وَالِدَيَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَالِحًا تَرْضَاهُ وَأَصْلِحْ لِي فِي ذُرِّيَّتِي إِنِّي تُبْتُ إِلَيْكَ وَإِنِّي مِنَ الْمُسْلِمِينَ

Rabbi awzi’nii an asy-kura ni’matakallatii an’amta ‘alayya wa ‘ala walidayya wa an a’mala shaalihan tardhaahu, wa ash-lihlii fii dzurriyatii, inni tubtu ilaika wa inni minal muslimiin.

“Yaa Tuhanku, bumbinglah aku agar mampu mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sungguh, aku bertaubat kepada Engkau dan Sungguh aku termasuk orang-orang yang berserah diri,” (QS. Al-Ahqaaf, Ayat 15).

BACA JUGA: Jangan Sampai Lebih Buruk dari Sebelumnya

3- Doa dijauhkan dari pindah agama:

رَبِّ اجْعَلْ هَذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَن نَّعْبُدَ الأَصْنَامَ

Rabbij’al haazal-balada aaminaw wajnubnii wa baniyya an na’budal-ashnaam.

“Yaa Tuhanku, jadikanlah negeri ini, negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku agar tidak menyembah berhala-berhala,” (QS. Ibrahim, Ayat 35).

Semoga Allah SWT senantiasa mengijabah doa-doa kita, dan menganugerahkan kita kemampuan untuk selalu mampu menjaga mulut, berucap yang baik-baik dan rajin membaca Al-Quran dan berdoa.

Dan senantiasa pula Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here