Tiba-Tiba Meninggal

119
Ilustrasi Jenazah (Foto: Istimewa)

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, Ummul Qura University, dan Pembina Alhusniyah Islamic School)

Tidak ada yang tahu kapan dan di mana seseorang akan meninggal.  Hanya yang bisa dipastikan, adalah bahwa setiap orang pasti meninggal.

Rasulullah ﷺ telah mengingatkan, bahwa di Akhir Zaman ada masa di mana akan banyak terjadi  الموت الفجاءة (Almautul Fujaa’ah) alias mati mendadak.

TRUE STORY:

1- Rasulullah ﷺ bersabda:

 عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، رَفَعَهُ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ:  مِنِ اقْتِرَابِ السَّاعَةِ أَنْ يُرَى الْهِلالُ قِبَلا، فَيُقَالُ: لِلَيْلَتَيْنِ، وَأَنْ تُتَّخَذَ الْمَسَاجِدَ طُرُقًا، وَأَنْ يَظْهَرَ مَوْتُ الْفُجَاءَةِ

“Di antara tanda tanda dekatnya Akhir Zaman, adalah: Hilal akan terlihat nyata sehingga dikatakan seolah ‘ini tanggal dua’, masjid-masjid dijadikan hanya tempat lewat, dan banyak terjadi kematian MENDADAK,” (Hadits shahih dari Anas bin Malik).

BACA JUGA: Doa Simpati untuk Korban Gempa

  1. Al-Imam Al-Bukhari RA menuturkan:

اِغْتَنِمْ فِيْ الْفَرَاغِ فَضْلَ الرُكُوْعِ فَعَسَى أَنْ يَكُوْنَ مَوْتُكَ بَغْتَةْ كَمْ صَحِيْحٍ رَأَيْتَ مِنْ غَيْرِ سُقْمٍ ذَهَبَتْ نَفْسُهُ الصَّحِيْحَةُ فَلْتَةْ

“Manfaatkanlah selagi ada kesempatan untuk memperbanyak rukuk (shalat) yang sempurna, karena ada kemungkinan kematianmu datang tiba-tiba. Sungguh, berapa banyak orang sehat yang engkau lihat tanpa penyakit, meninggal mendadak”.

Al-Hafizh Ibnu Hajar RA menjelaskan: “Hal yang mengherankan, bahwa Al-Imam Al-Bukhari, mengalaminya, yaitu meninggal secara tiba-tiba”.

BACA JUGA: Istighfarlah yang Kita Andalkan

3- Mati Mendadak adalah keringanan.

Aisyah RA Isteri Rasulullah ﷺ menuturkan:

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ: مَوْتُ الْفُجَاءَةِ تَخْفِيفٌ عَلَى الْمُؤْمِنِ، وَأَخْذَةُ أَسَفٍ عَلَى الْكَافِرِ

“Aku mendengar Rasulullah ﷺ bersabda: “Kematian mendadak adalah keringanan bagi orang Mukmin, dan siksaan yang membawa penyesalan berat bagi orang yang Kufur”.

BACA JUGA: Sunnah Rasulullah yang Hampir Terlupakan

POINTERS:

1- Kematian adalah suatu kepastian bagi setiap orang dan kematian bisa datang kapan dan di mana saja.

2- Kematian yang tiba-tiba, bagi orang yang rajin ibadah, taat beragama adalah kematian yang ringan karena tidak menderita sakit dan tidak berlama lama dalam perawatan rumah sakit yang menyedot tenaga dan biaya.

3- Karena, kematian bisa datang kapan saja, maka PERSIAPKANLAH diri masing-masing dengan sebaik-baiknya. Isi setiap menit untuk mengumpulkan pahala sebagai bekal untuk Akhirat yang kekal abadi.

BACA JUGA: Doa Simpati untuk Korban Gempa

4- Sungguh hidup di Dunia ini, tidak ada apa-apanya jika dibanding dengan lama waktu kehidupan di Alam Kubur atau Alam Barzah sebagai “ruang tunggu” menuju Alam Akhirat yang abadi.

Sebagai contoh: Rasulullah ﷺ hidup 63 tahun di Dunia, dan kini sudah berada di Alam Barzah lebih dari 1400 tahun.

Demikian juga para Sahabat Rasul, seperti Abu Bakar RA, Umar Al Faruq RA dan Ali Bin Abi Thalib, semua hidup di Dunia ini sama dengan Rasulullah ﷺ yaitu 63 tahun, hanya Utsman Bin Affan RA yang sedikit lebih lama yaitu 82 tahun, namun mereka semua telah berada di dalam kubur 1400 tahun lebih, dan tidak ada yang tahu sampai kapan.

5- Sungguh berbahagialah orang-orang Mukmin yang telah mempersiapkan diri dengan memperbanyak amal shalih, karena Alam Barzah atau Kubur buat mereka adalah “Taman Indah Surgawi” atau disebut (روضة من رياض الجنة) atau taman Indah dari taman-tamannya Surga), hingga Kiamat tiba. Kubur jauh lebih nyaman dibanding saat hidup di Dunia.

BACA JUGA: Mata, Telinga, Lidah, dan Hati Akan Dimintai Pertanggung Jawabannya

Karena Mukmin yang shalih ke Alam Kubur itu adalah Tamu UNDANGAN Allah SWT. Allah Mengundang dengan Firman-Nya:

يايتها النفس المطمئة ارجعى الى ربك راضية مرضية. فادخلى فى عبادى وادخلى جنتى.  (الفجر ٨٩ الاية ٢٧ – ٣٠)

“Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang ridho dan diridhoi Nya. Maka masuklah ke dalam golongan Hamba hambaKu (yang disayangi), dan masuklah ke dalam SurgaKu,” (QS Al-Fajer 89, ayat 27-30).

BACA JUGA: Jari Digoyang-Goyang

Sedangkan orang-orang yang Kufur, kubur adalah tempat PENYIKSAAN yang luar biasa hingga Akhirat terjadi dan berlanjut ke Neraka dan kekal di dalamnya.

Semoga Allah SWT senantiasa mengijabah doa-doa kita, dan menganugerahkan kita kemampuan rajin meribadah, melaksanakan semua perintah Allah, dan menjauhi semua larangan Nya.

Dan senantiasa pula Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here