Kita Semua Menunggu Pulang

Oleh: H. Winarto AR bin Darmoredjo (Majelis Dakwah Edwin Az-Zahra) Semua orang butuh rumah, butuh tempat tinggal untuk pulang. Dan pulang yang abadi adalah pulang menuju rumah (kubur), di kampung akhirat. *** “Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan,” (QS. Al-Qashash: 77). BACA JUGA: Gunakan Medsos untuk KebaikanJaga Hati, Jangan Sampai Mati!Hidup adalah menunggu. Perbedaannya terletak pada apa yang dilakukan ketika menunggu. Beruntunglah ia yang menunggu dengan memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk beramal produktif, untuk ibadah dan dakwah. Sebaliknya, merugilah ia yang menunggu dengan membuang waktu, tidak digunakan untuk mengumpulkan pahala sebanyak mungkin, serta membangun iman dan keikhlasan. Kita semua menunggu untuk pulang. Sebab rumah sesungguhnya adalah kuburan, kampung sesungguhnya adalah akhirat. Suka atau tidak, percaya atau tidak, kita semua akan pulang. Semoga kita semua selamat sampai rumah (kuburan) kita masing-masing. Salam ingat-mengingatkan...
#Apakah engkau suka hatimu menjadi lembut dan mendapatkan hajatmu (keperluanmu)? Rahmatilah anak yatim, usaplah kepalanya, dan berikanlah makan kepadanya dari rezekimu, niscaya hatimu menjadi lembut dan niscaya kamu akan mendapatkan hajatmu.” (HR. ‘Abdurrazaq).
Dapatkan update muslimobsession.com melalui whatsapp dengan mengikuti channel kami di Obsession Media Group
































