Memiliki Anak Kembar adalah Anugerah, Maka Bersyukur dan Taatlah Lebih dari yang Lain

2978
Iustrasi: Anak Kembar.

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, Ummul Qura University, dan Pembina Alhusniyah Islamic School)

Semua pasangan suami isteri mendambakan punya anak. Anak adalah penerus generasi yang akan terus mendoakan dan mengumpulkan pundi-pundi pahala JARIAH yang tak terputus untuk orangtuanya meskipun orangtua sudah tiada.

Maka bersyukur dan perbanyaklah ibadah bagi yang telah dianugerahi anak, apalagi yang punya anak kembar, dengan mendidik anak-anak dengan pendidikan AGAMA dari kecil.

Yang tidak dianugerahi anak kandung, pelihara dan angkat anak.

TRUE STORIES:

1- Perempuan yang hamil pertama kali di dunia dan melahirkan anak kembar, adalah Ummunaa Sitti Hawwaa, istri Nabi Adam AS. Bunda Hawwaa melahirkan Qaabiil dan Haabiil, menjadi anak kembar pertama di dunia. Kisah Qaabiil dan Haabiil, dikisahkan di dalam QS. Al-Maaidah 5, ayat 27-31, halaman 112.

2- Ketika buah hati lahir ke dunia, apalagi kembar, sekali capek hamil, dapat anak lebih dari satu, lahir dua atau bahkan lebih dari dua.

3- Memiliki anak kembar, merupakan nikmat tersendiri, apalagi tidak semua orang dikaruniai buah hati kembar.

BACA JUGA: Usapkan Tiga Kali Mulai dari Kepala Hingga ke Seluruh Badan Bagian Depan

Terasa istimewa karena beda dengan kebanyakan orang, dan selalu menarik ketika dipandang. Bukankah ini suatu kenikmatan yang membahagiakan luar biasa.

لان شكرتم لازيدنكم

“Sungguh, jika engkau syukuri niscaya akan ditambahkan lagi yang banyak”.

4- Pada awal kelahiran, pastinya ada keseruan tersendiri ketika harus mencarikan nama. Sungguh, nama adalah doa. Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

‏ ﺇِﻧَّﻜُﻢْ ﺗُﺪْﻋَﻮْﻥَ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺑِﺄَﺳْﻤَﺎﺋِﻜُﻢْ ﻭَﺃَﺳْﻤَﺎﺀِ ﺁﺑَﺎﺋِﻜُﻢْ ﻓَﺄَﺣْﺴِﻨُﻮﺍ ﺃَﺳْﻤَﺎﺀَﻛُﻢْ

“Sungguh, kalian akan dipanggil kelak pada hari Kiamat dengan namamu masing masing, dan nama ayahmu (sebagai Imam keluarga). Maka baguskanlah nama-nama kalian,” (Hadits Sahih Riwayat Al-Imam Abu Dawud dan Al-Baihaqi).

BACA JUGA: Memindahkan Batas Tanah Tanpa Hak, Lebih Berat Dosanya dari Tiga Dosa Raksasa Ini

Berilah nama yang baik-baik yang punya arti DOA dan harapan.

5- Akan menjadi nikmat tersendiri apabila dianugerahi anak kembar, karena biasanya, orang tua memberikan nama yang mirip atau berkaitan dengan saudara kembarnya.

6- Memiliki anak kembar pastinya punya harapan, mereka menjadi anak-anak shalih-shalihah, yang berguna bagi sesama, dan mampu pula mendoakan orangtuanya kelak setelah kematianya.

Apalagi doa anak yang shalih dan shalihah merupakan amalan yang tidak terputus meski orangtuanya sudah meninggal:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah pahala semua amalannya kecuali tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat bagi orang banyak, dan doa anaknya yang shaleh,” (Hadits Sahih Riwayat Al-Imam Muslim No. 1631).

BACA JUGA: Bunuh Diri, Jalan Pintas ke Neraka

POINTERS:

1- Memiliki anak kembar adalah nikmat dan berkah. Sekali capek hamil dapat dua anak atau lebih.

2- Setiap nikmat, pasti ada ujiannya, salah satunya adalah nikmat punya anak. Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa, ada kalanya anak itu sebagai perhiasan indah yang membahagiakan (QS. Al Kahfi 18, ayat 46, halaman 299). Anak juga dapat menyejukan hati orangtuanya (QS. Al-Furqon 25 ayat 74, halaman 366).

Namun, jika anak tidak dididik AGAMA dari kecil, anak akan menjadi ujian, bisa pula menjadi penyebab derita, bahkan menjadi fitnah, musibah besar. (QS. At-Taghaabun 64, ayat 15, halaman 557). Anak bisa pula menjadi MUSUH orang tuanya. (QS. At-Taghaabun 64, ayat 14, halaman 557).

3- Mendidik, membesarkan anak, apalagi kembar, tidaklah mudah. Namun jika dididik sesuai dengan aturan syariah Allah, pasti akan selalu ada kemudahan. (QS. Al-Insyirah 94, ayat 6, halaman 596).

BACA JUGA: Ucapan Kedua Orangtua Adalah Doa

4- Pastinya Allah SWT tidak akan memberikan ujian kepada hamba-Nya di luar batas kemampuannya. (QS. Al-Baqarah 2, ayat 286, halaman 49).

5- Dengan bekal iman dan islam yang kaaffah, Allah SWT pasti akan selalu turun tangan memberikan rezeki, bimbingan dan perlindungan yang terkadang tidak terbayangkan sebelumnya.

Sungguh, Allah SWT selalu ada bersama orang-orang yang taat.

لا تحزن ان الله معنا

(QS. At-Taubah 9, ayat 40, halaman 193).

Semoga Allah SWT senantiasa mengijabah doa-doa kita, dan menganugerahkan kita kemampuan rajin bekerja, membaca Al-Quran dan rajin berdoa.

Dan senantiasa pula Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here