Mari Kita Rayakan Pergantian Tahun

59

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, Ummul Qura University, dan Pembina Alhusniyah Islamic School)

Meski penanggalan Miladiyyah bukan penanggalan Umat, namun karena sudah menjadi ‘URFUN (عرف), yaitu hal yang sudah lumrah umum dan menjadi kebiasaan, maka kita rayakan pergantian tahun baru ini dengan cara kita masing masing.

TRUE STORY:

1- Banyak Cara Merayakan Pergantian tahun.

Perayaan Tahun Baru Masehi atau tahun Miladiyyah setiap tanggal 31 Desember tengah malam, adalah dalam rangka menghormati Dewa Janus. Jadi umat Muslim tentulah berbeda dengan umat lain dalam merayakannya.

BACA JUGA: Jadilah Ringan Tangan Menolong

2- Rasulullah ﷺ melarang umatnya menirukan kebiasaan-kebiasaan umat lain, apa lagi cara yang bertentangan dengan kebiasaan Islam. Karena Rasulullah ﷺ bersabda:

من تشبه بقوم فهو منهم

“Siapa yang meniru niru kebiasaan atau mengikuti cara suatu kelompok, maka dia termasuk bagian dari kelompok tersebut,” (Hadis Sahih Riwayah Al-Imam Abu Daud).

3- Sahabat Rasulullah ﷺ bernama Abdullah bin Amr Bin Ash menuturkan:

من بنى بأرض المشركين وصنع نيروزهم ومهرجاناتهم وتشبه بهم حتى يموت خسر في يوم القيامة

“Siapa yang tinggal di negara orang orang Kufur dan ikut merayakan Nairuz dan Mahrajan, hari raya orang Majusi, dan meniru kebiasaan kebiasaan mereka sampai ia meninggal, maka dia menjadi orang yang amat merugi di hari Kiamat kelak”.

BACA JUGA: Di Balik Perintah Allah, Pasti Ada Keindahan

POINTERS:

Sebagai umat Muslim yang selalu mendambakan ridha dan pahala dari Allah SWT, mari kita isi malam awal tahun 2023 sebagai berikut:

1- Yang istimewa bukan jam 00.00 tengah malam, tetapi, yang istimewa adalah 1/3 malam yang akhir. Maka bangunlah di 1/3 akhir untuk bersujud pada Allah SWT, memohon ampunan, rahmat , inaayah dan taufik Nya.

2- Yang istimewa bukanlah menunggu detik-detik pergantian tahun, tetapi yang istimewa adalah menunggu Adzan Subuh di masjid.

3- Tidur yang istimewa bukanlah begadang berpesta kembang api lalu tidur pagi, tetapi yang istimewa adalah tidur lebih awal, dan bangun lebih awal untuk Shalat Tahajud, dan Shalat Subuh berjamaah di masjid. Akan lebih sehat dan segar.

BACA JUGA: Sedekah, Pelampung Penyelamat

4- Yang istimewa bukanlah yang menghambur hamburkan uang untuk pesta pora, tetapi yang istimewa adalah bersedekah esok di pagi harinya, lalu dibiasakan di hari-hari selanjutnya.

5- Yang istimewa bukanlah ikut di keramaian acara malam tahun baru, tetapi yang istimewah adalah Shalat Subuh berjamaah di masjid.

6- Yang istimewa bukanlah mendeklarasikan harapan saat kembang api memuncak, tapi saat kita bisa berdoa kepada-Nya.

7- Yang istimewa bukanlah membeli kembang api, mercon dan pesta pora. Tetapi yang istimewa, adalah uangnya digunakan untuk bersedekah dan berinfak.

BACA JUGA: Berbuatlah

8- Jadilah Muslim yang selalu:

كن لله ساجدا ولأخيك سندا ولأختك معينا ولزوجتك محبا ولصديقك وفيا ولجارك محسنا. وتذكر ما من شئ أثقل بميزان العبد يوم القيامة من خلق حسن

“Jadilah orang yang selalu banyak bersujud kepada Allah, sebagai orang yang diandalkan terhadap saudara laki-lakimu, sebagai penolong terhadap saudara perempuanmu, sebagai kekasih terhadap isterimu, sebagai orang yang setia terhadap teman, sebagai orang yang baik terhadap tetangga. Dan ingatlah selalu, bahwa tidak ada yang lebih berat bobot timbangan pahala dari AKHLAK YANG MULIA, dan ERTIKA YANG BAGUS”.

Semoga Allah SWT senantiasa mengijabah doa-doa kita, dan menganugerahkan kita kemampuan melaksanakan semua perintah dan menjauhi semua larangan Allah SWT.

Dan senantiasa Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here