Seolah Makan Bangkai Mayat Saudara Sendiri

116

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, Ummul Qura University, dan Pembina Alhusniyah Islamic School)

Sumber masalah besar, keterpurukan dan penyesalan yang mendalam adalah ghiibah (menggunjing), namiimah (adu domba), dan fitnah (hoaks), sehingga Allah SWT menyamakan pelakunya dengan “pemakan bangkai mayat”.

TRUE STORIES:

1- Allah SWT berfirman, tegas melarang keras:

يايها الذين امنوا اجتنبوا كثيرا من الظن، ان بعض الظن اثم. ولا تجسسوا ولا يغتب بعضكم بعضا. ايحب احدكم ان يأكل لحم اخيه ميتا فكرهتموه. واتقوا الله ان الله تواب رحيم. (الحجرات ٤٩ الاية ١٢)

“Jauhilah banyak prasangka. Sungguh sebagian prasangka adalah DOSA. Janganlah mencari cari kesalahan orang lain dan jangan juga di antara kalian saling menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kalian yang suka memakan bangkai mayat saudaranya yang telah meninggal? Tentu kalian akan merasa jijik. Dan bertaqwalah pada Allah. Sungguh Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang,” (QS. Al-Hujuraat [49]: 12, halaman 517).

BACA JUGA: Setelah Perintah Shalat, Langsung Perintah Qurban

2- Jangan asal posting.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ. الحجرات الاية ٦

“Wahai orang- orang yang beriman, jika ada orang Fasiq datang kepada kalian dengan membawa suatu berita, maka Tabayyunlah, cari tau kebenarannya, jangan sampai kalian menimpakan suatu bahaya pada suatu golongan atas dasar kebodohannya, akhirnya kalian menyesal atas perlakuan kalian,” (QS Al-Hujuraat [49]: 6).

POINTERS:

1- Hindari membicarakan aib orang, karena ketika membicarakannya, mungkin pada saat itu Allah telah mengampuni dosa-dosanya karena tobat yang dia lakukan.

2- Ketika meng-ghiibah, menggunjing atau membicarakan hal-hal yang tidak ia sukai, saat itulah kita sedang memindahkan pahala kita kepadanya dan mengambil dosa darinya. Jika kita dilakukan, kita akan menjadi orang merugi, bangkrut dan menyesal.

BACA JUGA: Kecelakaan Bisa Terjadi Kapan Saja

3- Ingat, bahwa dosa dari perbuatan menggunjing, adu domba, fitnah penyebar hoaks, Allah TIDAK akan mengampuninya, terkecuali jika yang diomongin, diadu domba dan difitnah telah memaafkannya.

4- Maka, sebelum mem-posting, sharing, forwarding atau menyebar berita apapun di Medsos, lakukanlah “tabayyun” terlebih dahulu, cari tau kebenarannya.

Jika ternyata mem-forwarded atau share atau mem-posting adalah hoaks, berita bohong yang memuat fitnah, kemudian diposting ulang oleh orang lain, bayangkan berapa ratus atau ribuan orang yang menyedot pahala ibadah kita, dan atau berapa ratus atau ribuan orang yang harus kita datangi meminta maafnya.

Semoga Allah SWT senantiasa mengijabah doa-doa kita, dan menganugerahkan kita kemampuan untuk menjauhi prasangka buruk, ghiibah, namiimah, dan fitnah. Dan senantiasa pula Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here