10 Modal Dasar Agar Anak Berbahagia dan Membahagiakan Orangtua

10 Modal Dasar Agar Anak Berbahagia dan Membahagiakan Orangtua
Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University) Allaah SWT mensyaratkan 10 hal penting sebagai dasar utama untuk menjadikan anak-anak hidup bahagia dan membahagiakan, bukan hidup celaka dan mencelakakan. Agar mudah kita pahami dan diingat, maka Allaah SWT Menjelaskannya melalui sebuah kisah nyata yang dilalukan oleh seorang Hamba Nya bernama Luqman Al-Hakim. Luqman Al Hakim adalah salah satu tokoh yang disebutkan dalam kitab Suci Al-Quran Surah Luqman. Beliau bukan seorang Nabi, bukan juga Rasul, hanyalah seorang hamba Allaah yang diberi keistimewaan, kelebihan, hikmah dan bijak. Luqman terkenal dengan nasehat-nasehatnya yang penuh makna kepada anaknya yang sejatinya bermanfaat untuk ummat Manusia. Kesepuluh hal penting itu, dikisahkan berurutan melalu Surah Luqman dari ayat 12 sampai ayat 19. BACA JUGA: Tanamkan Pondasi Hidup Sehat dan Sukses Saat Kelahiran Bayi Ala NabiTRUE STORY: Allaah SWT berfiman dari ayat 12 hingga ayat 19 sebagai berikut:

وَلَقَدْ اٰتَيْنَا لُقْمٰنَ الْحِكْمَةَ اَنِ اشْكُرْ لِلّٰهِ ۗوَمَنْ يَّشْكُرْ فَاِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهٖۚ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ - ١٢

12- Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu, ”Bersyukurlah kepada Allaah! Dan siapa yang bersyukur kepada Allaah, maka sungguh, dia bersyukur untuk dirinya sendiri;dan siapa tidak bersyukur, tetapi kufur, maka sungguh, Allaah Maha Kaya lagi Maha Terpuji.

وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ - ١٣

13- Dan ingatlah, ketika Luqman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, ”Wahai anakku! Janganlah engkau memper sekutukan Allaah, sungguh, mempersekutukan Allaah adalah benar-benar kezaliman yang besar.”

وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ - ١٤

14- Dan Kami Perintahkan berbuat baik kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang terus bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada Aku kembalimu. BACA JUGA: Saksi yang Meringankan dan Saksi yang Memberatkan

وَاِنْ جَاهَدٰكَ عَلٰٓى اَنْ تُشْرِكَ بِيْ مَا لَيْسَ لَكَ بِهٖ عِلْمٌ فَلَا تُطِعْهُمَا وَصَاحِبْهُمَا فِى الدُّنْيَا مَعْرُوْفًا ۖوَّاتَّبِعْ سَبِيْلَ مَنْ اَنَابَ اِلَيَّۚ ثُمَّ اِلَيَّ مَرْجِعُكُمْ فَاُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ - ١٥

15- Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang engkau tidak mempunyai ilmu tentang itu, maka janganlah engkau mentaati keduanya, dan pergaulilah keduanya di Dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku. Kemudian hanya kepada-Ku tempat kembalimu, maka akan Aku beritahukan kepadamu apa yang telah kamu lakuakan.

يٰبُنَيَّ اِنَّهَآ اِنْ تَكُ مِثْقَالَ حَبَّةٍ مِّنْ خَرْدَلٍ فَتَكُنْ فِيْ صَخْرَةٍ اَوْ فِى السَّمٰوٰتِ اَوْ فِى الْاَرْضِ يَأْتِ بِهَا اللّٰهُ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَطِيْفٌ خَبِيْرٌ - ١٦

16- Luqman berkata;”Wahai anakku! Sungguh, jika ada suatu perbuatan sekecil apapun, dan berada dalam batu atau di Langit atau di Bumi, niscaya Allaah akan Memberinya balasan. Sungguh, Allaah Maha Halus Lagi Maha Teliti.

يٰبُنَيَّ اَقِمِ الصَّلٰوةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوْفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلٰى مَآ اَصَابَكَۗ اِنَّ ذٰلِكَ مِنْ عَزْمِ الْاُمُوْرِ - ١٧

17- Wahai anakku! Laksanakanlah Shalat dan suruhlah Manusia berbuat yang makruf dan cegahlah mereka dari yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpamu, sungguh yang demikian itu termasuk hal yang penting. BACA JUGA: Allah Sangat Murka Kepada Orang yang Suka Mencela

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِى الْاَرْضِ مَرَحًاۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍۚ - ١٨

18- Dan janganlah engkau memalingkan wajah dari Manusia karena sombong dan janganlah berjalan di Bumi dengan angkuh. Sungguh, Allaah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.

وَاقْصِدْ فِيْ مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَۗ اِنَّ اَنْكَرَ الْاَصْوَاتِ لَصَوْتُ الْحَمِيْرِ  - ١٩

19- Dan sederhanakanlah dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sungguh, seburuk-buruk suara ialah suara keledai.” POINTERS: Dalam Surah Luqman ayat 12-19 di atas, Allaah SWT Menceritakan sepuluh nasihat Luqman kepada putranya. Nasehat-nasehat tersebut adalah sebagai berikut: 1- TIDAK SYIRIK;Tidak menyekutukan Allaah SWT. Ini adalah nasihat yang pertama dan paling utama, karena syirik adalah dosa yang tidak akan diampuni Allaah SWT jika tidak bertaubat. Luqman menegaskan bahwa syirik adalah kezaliman yang besar yang akan merugikan diri sendiri dan orang lain. 2- BAKTI PADA KEDUA ORANG TUA;Berbakti kepada kedua orang tua. Ini adalah nasihat yang kedua dan sangat penting, karena orang tua adalah sebab kita ada di Dunia ini. Allaah SWT Memerintahkan kita untuk berbuat baik kepada orang tua, terutama ibu yang telah mengandung, melahirkan, dan menyusui kita dengan susah payah. Jika orang tua kita kafir atau menyuruh kita berbuat syirik, kita tidak boleh menuruti mereka, tetapi tetap berlaku sopan dan sayang kepada mereka. BACA JUGA: Inilah Ayat-Ayat Al-Quran Solusi dari Kesulitan 3- SELALU INGAT ALLAAH;Mengingat kebesaran Allaah SWT. Ini adalah nasihat yang ketiga dan sangat bermakna, karena Allaah SWT adalah pencipta segala sesuatu dan mengetahui apa yang tersembunyi maupun yang nyata. Tidak ada sesuatu pun yang luput dari pengawasan Allaah SWT, baik di Langit maupun di Bumi. Oleh karena itu, kita harus selalu takut kepada Allaah SWT dan tidak berbuat dosa. 4- JANGAN TINGGALKAN SHALAT;Mengerjakan Shalat. Ini adalah nasihat yang keempat dan sangat penting, karena Shalat adalah tiang Agama dan cara kita berkomunikasi dengan Allaah SWT. Shalat juga merupakan ibadah yang paling dicintai oleh Allaah SWT dan paling bermanfaat bagi diri kita. Dengan Shalat, kita akan mendapatkan ketenangan, keberkahan, dan perlindungan dari Allaah SWT. 5- BERBUAT BAIK, JANGAN JAHAT;Menyuruh berbuat baik dan mencegah berbuat jahat. Ini adalah nasihat yang kelima dan sangat mulia, karena ini adalah tugas setiap muslim sebagai khalifah di muka Bumi. Dengan menyuruh berbuat baik dan mencegah berbuat jahat, kita akan membantu menyebarkan kebaikan dan mencegah kejahatan di Dunia ini. Ini juga merupakan salah satu cara kita menunjukkan rasa syukur kepada Allaah SWT atas ni'mat Iman dan Islam. 6- SABAR;Bersabar dalam menghadapi cobaan. Ini adalah nasehat yang keenam dan sangat bijak, karena hidup di dunia ini pasti akan menghadapi berbagai macam cobaan dan ujian dari Allaah SWT. Cobaan itu bisa berupa kesulitan, musibah, kemiskinan, penyakit, atau kezaliman orang lain. Dengan bersabar, kita akan mendapatkan pahala yang besar dari Allaah SWT dan kesempatan untuk menghapus dosa-dosa kita. BACA JUGA: Inilah Saatnya Berdialog dengan Tuhan, Maka Jangan Tergesa-gesa 7- RENDAH HATI, TIDAK SOMBONG;Bersikap rendah hati dan tidak sombong. Ini adalah nasihat yang ketujuh dan sangat indah, karena sikap rendah hati dan tidak sombong adalah sifat yang dicintai oleh Allaah SWT dan disukai oleh Manusia. Dengan bersikap rendah hati dan tidak sombong, kita akan mendapatkan kehormatan, kasih sayang, dan pertolongan dari Allaah SWT dan makhluk-Nya. 8- SOPAN;Bersikap sopan dan tidak keras suara. Ini adalah nasihat yang kedelapan dan sangat manis, karena sikap sopan dan tidak keras suara adalah sifat yang menunjukkan adab dan akhlak yang baik. Dengan bersikap sopan dan tidak keras suara, kita akan mendapatkan simpati, hormat, dan kerjasama dari orang lain. 9- ADIL: Bersikap adil dan tidak zalim. Ini adalah nasihat yang kesembilan dan sangat adil, karena sikap adil dan tidak zalim adalah sifat yang menunjukkan ketaatan kepada Allaah SWT dan rasa hormat kepada hak-hak manusia. Dengan bersikap adil dan tidak zalim, kita akan mendapatkan keadilan, kedamaian, dan kesejahteraan dari Allaah SWT dan masyarakat. 10- TAWAKKAL: Bersikap tawakkal dan tidak putus asa. Ini adalah nasihat yang kesepuluh dan sangat optimis, karena sikap tawakkal dan tidak putus asa adalah sifat yang menunjukkan kepercayaan kepada Allaah SWT dan harapan akan rahmat-Nya. Dengan bersikap tawakkal dan tidak putus asa, kita akan mendapatkan bantuan, kemudahan, dan kesuksesan dari Allaah SWT. Penutup, mari kita berdoa: Yaa Allaah bimbinglah kami untuk selalu eling mengingat-Mu yaa Allaah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك