Dulu Mulus, Kini Keriput Kurus

216

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, Ummul Qura University, dan Pembina Alhusniyah Islamic School)

Jika sering, apalagi setiap hari bertemu, perubahan fisik tidak terlalu kelihatan. Tapi jika lama baru berjumpa, maka akan tampak jelas bahkan terkadang mengagetkan perubahan yang kelihatan.

TRUE STORY:

1- Pengalaman pribadi, setelah sekian puluh tahun berpisah dengan teman SD saat bertemu dalam acara reunian, pangling tidak saling kenal saat berjumpa. Setelah saling perkenalkan diri, kami pun berpelukan penuh haru, air mata membasahi pundak kami, memorable.

BACA JUGA: Ada Apa di Balik 3 Wasiat Penting Nabi ﷺ?

Dahulu yang kelihatan mulus cingklong kini keriput, ubanan, gigi ompong, kaca mata tebal dan jalan pun lamban dan terkadang perlu pendamping yang menuntun.

2- Nyata sekali, mata menyaksikan, bahwa manusia itu berubah drastis seiring dengan berlarinya waktu.

3- Satu demi satupun berguguran, meninggalkan dunia fana ini untuk selamanya. Hampir tiap minggu ada saja kata kata yang muncul di Handphone: “Innaa Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Raaji’uun”.

BACA JUGA: Tips Agar Dijauhkan dari Kecelakaan dan Kesulitan Hidup

POINTERS:

1- Mari sejenak kita layangkan ingatan dan pikiran kita ke masa-masa SD atau SMP, atau di kampung halaman dahulu, rumah orang tua dahulu tempat lahir kita, tentu banyak kenangan indah yang terlintas, banyak wajah-wajah orang yang kita cintai, sayangi, kini sudah tiada. Ke mana mereka?

2- Selagi masih ada waktu, sering-seringlah bertemu, reuni, saling mendoakan dan saling peduli, saling membantu. Karena banyak di antara teman yang sudah melemah fisik dan keuangan.

3- Usahakan reunian, kembali berjumpa dengan teman-teman lama, teman SD atau SMP atau SMA atau teman-teman kuliah, atau teman sekampung dalam perantauan agar silaturrahim tatap terbina dan bisa saling peduli.

BACA JUGA: Doa Saat Terancam dan Kekurangan

4- Reuni adalah salah satu cara memperkokoh SILATURRAHIM.

Rasulillah bersabda:

وعن أنسٍ رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قَالَ: من أحَبَّ أنْ يُبْسَطَ لَهُ في رِزْقِهِ، ويُنْسأَ لَهُ في أثَرِهِ، فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ. (مُتَّفَقٌ عَلَيهِ)

“Siapa yang ingin dimudahkan rezekinya, dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah rajin bersilatursahim,” (Hadis Sahih Muttafaqun Alaihi, disepakati oleh Al-Imam Al Bukhari dan Muslim).

5- Berbahagialah mereka yang sadar sabar, rutin menjaga dan meluangkan waktu memperkokoh silaturrahim, sering reuni tanpa melihat status sosial setelah sekian tahun berpisah berjuang mencari kehidupan masing masing.

BACA JUGA: Shalat Berjamaah “Sekeluarga” Kunci Kebahagiaan

6- Hilangkan ego merasa lebih hebat dan lebih sukses dari yang lain. Tanggalkan pangkat dan jabatan.

Jika ada yang kurang sukses, kurang berhasil janganlah dipandang rendah. Namun manfaatkan kesempatan BERIBADAH AMAL SHALIH dengan ulur tangan dan membantu mereka yang sudah melemah dan sakit-sakitan.

Yaa Allaah, anugerahilah kami umur panjang dan kesehatan agar dapat lebih banyak beristighfar dan beribadah padaMu. Mudahkan kami untuk saling menolong dan membantu. Jauhkan kami dari sifat angkuh dan kikir. Ampuni dosa-dosa kami. Rahmati dan berkati hidup mati kami yaa Allaah.

Dan senantiasa pula Allah membimbing kita untuk selalu eling mengingat Allah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya pada Allah SWT.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here