Utang, Pembangunan Masjid Al-Jabbar Gunakan Dana PEN Rp207 Miliar

Utang, Pembangunan Masjid Al-Jabbar Gunakan Dana PEN Rp207 Miliar
Masjid Al Jabbar

Jakarta, Muslim Obsession - Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar di Bandung, Jawa Barat ternyata diambil dari dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebesar Rp207 miliar akibat pandemi Covid selama 2020-2021.

Data itu terungkap dalam perbincangan Gubernur Jawa Barat terpilih, Dedi Mulyadi dengan seorang pejabat Pemprov di akun Instagram @dedimulyadi71, Senin (3/2).

"Pada 2020-2021 itu kan kita pinjam duit. PEN, akibat dampak Covid, jadi ekonomi nasional harus dipulihkan. Maka pemerintah ngasih pinjaman pada pemerintah provinsi untuk memulihkan ekonomi, agar ekonomi berputar kembali," kata Dedi.

"Itu dibelanjakan untuk apa?" lanjut Dedi meminta pejabat Pemprov menjelaskannya.

Dalam paparannya terungkap, total pinjaman dana PEN sebesar Rp3,4 triliun untuk Provinsi Jawa Barat dialokasikan untuk 11 program atau kegiatan.

Antara lain yakni, infrastruktur jalan sebesar Rp950 miliar. Lalu, infrastruktur pengairan sebesar Rp28 miliar, air limbah Rp10 miliar, perumahan rakyat rutilahu Rp877 miliar, ruang terbuka publik atau alun-alun kabupaten kota sekitar Rp165 miliar, perkotaan bangunan publik Rp21 miliar.

Kemudian, sarana peribadatan atau pembangunan masjid Al-Jabbar Rp207 miliar, pariwisata dengan anggaran Rp173 miliar, revitalisasi pasar Rp137 miliar, pasar kreatif Rp11,3 miliar, dan sosial kesehatan Rp816 miliar.

Dana itu bersumber dari pinjaman PEN dari pemerintah pusat selama 2020-2021. "Biar orang tahu, semua rakyat Jawa Barat tahu kita punya utang, utang ini dibelanjakan untuk ini. Kan utang seluruh rakyat Jabar ini," kata Dedi.



Dapatkan update muslimobsession.com melalui whatsapp dengan mengikuti channel kami di Obsession Media Group