Panduan dari Nabi, Jadikan Anak Tangga Sumber Pahala

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)
Rasuulullaah ﷺmenginginkan semua umatnya masuk Surga, maka banyak cara yang bisa dijadikan sumber pahala agar cukup bekal ke Akhirat menuju Surga Aljanatul Firdausil A'laa, Surga yang Tinggi.
Salah satunya, adalah setiap menaiki anak tangga dan menuruni anak tangga, naik lift, atau melelaui eskalator agar dijadikan wadah ibadah, amal soleh, penambah pahala.
Bagaimana caranya?
TRUE STORY:
1. Rasuulullaah ﷺsetiap mendaki bukit, menaiki tangga, beliau BERTAKBIR. Dan saat menuruni bukit atau tangga beliau BERTASBIH.
2. Rasuulullaah ﷺbersabda:
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : كنا اذا صعدنا كبرنا، واذا نزلنا سبحنا (صحيح البخارى ٢٩٩٣)
"Kita adalah orang-orang yang jika mendaki atau menaik kita BERTAKBIR, dan jika menurun kita BERTASBIH,” (Hadits Sahih Riwayat Al-Imam Al-Bukhari 2993).
3. Bertakbir ketika melewati jalanan yang naik dan bertasbih ketika melewati jalanan yang menurun. Hadits yang diriwayatkan oleh Sahabat dekat Nabi bernama Jabir Bin Abdillah RA menuturkan:
كُنَّا إِذَا صَعِدْنَا كَبَّرْنَا وَإِذَا نَزَلْنَا سَبَّحْنَا
"Kami para Sahabat Nabi, ketika melalui jalanan yang mendaki, kami BERTAKBIR dan ketika melalui jalanan yang menurun, kami BERTASBIH,”(Hadits Riwayah Al-Imam Al-Bukhari 2993).
4. Para Sahabat Nabi, jika bepergian dan melintasi padang pasir dan daerah yang penuh dengan perbukitan, mereka menaiki bukit atau menuruni lembah mereka Bertakbir dan Bertasbih.
Sahabat Ibnu Umar RA menuturkan:
وَكَانَ النَّبِىُّ صلى الله عليه وسلم وَجُيُوشُهُ إِذَا عَلَوُا الثَّنَايَا كَبَّرُوا وَإِذَا هَبَطُوا سَبَّحُوا. رواه ابو داود.
"Nabi Muhammad ﷺdan pasukannya apabila melalui jalan perbukitan yang mendaki, mereka Bertakbir, dan apabila mereka turun, mereka Bertasbih,” (Hadits Riwayah Al-Imam Abu Daud).
POINTERS:
1. Ikuti Sunnah Rasul. Dinyatakan dalam bait Syair:
أهل الحديث هم أهل الرسول فإن لم يصحبوا نفسه أنفاسه صحبوا
"Mereka yang mengamalkan Hadits Nabi, mereka adalah Umat Rasul, meskipun mereka tidak hidup bersama Rasul, namun mereka menyertai nafas-nafas Rasul". Yang dimaksud nafas beliau adalah mengamalkan Hadits-hadits Rasulullaah ﷺ.
2. Demi keselamatan dan menjadi ibadah, maka:
a. Setiap naik tangga, lift, eskalator, lewat jalan tanjakan apalagi yang ekstrim, atau mendaki gunung hendaklan selalu BERTAKBIR, yaitu membaca:
بسم الله،الله اكبرولا حول ولا قوة الا بالله
Bismillaah, Allaahu Akbar, Wa Laa haula wa laa quwwata illaa Billaah.
“Dengan nama Allaah. Allaah Maha Besar. Tidak ada kemampun dan tidak ada kekuatan, kecuali dengan Allaah”.
b. Saat turun, selalu BERTASBIH, yaitu membaca:
سبحان اللهوالحمد للهولا اله الا اللهوالله اكبر
Subhaanallaah, Wal hamdu lillaah, Wa laa ilaaha illallaah, wallaahu Akbar.
“Maha Suci Allaah. Segala puji dan puja hanya kepada Allaah. Dan tidak ada Tuhan selain Allaah. Sungguh, Allaah Maha Besar”.
3. Mulai sekarang, setiap naik dan turun tangga, lift, eskalator, atau melewati tanjakan dan turunan atau naik-turun gunung selalu BERTAKBIR dan BERTASBIH.
Sebagai penutup, mari kita berdoa dengan Doa yang diajarkan oleh Rasuulullaah ﷺ ini: "Yaa Allaah bimbinglah kami untuk selalu eling mengingat-Mu yaa Allaah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya kepada-Mu".
اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك
Dapatkan update muslimobsession.com melalui whatsapp dengan mengikuti channel kami di Obsession Media Group
































