Doa Agar Terhindar dari Kecelakaan

Doa Agar Terhindar dari Kecelakaan

 

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Kecelakaan bisa terjadi kapan saja. Musibah selalu mengintai kapanpun. Hanya Allaah SWT yang bisa melindungi kita.

TRUE STORY:

Rasuulullaah mengajarkan sebuah doa agar kita dijauhkan dan terhindar dari berbagai hal yang memilukan, musibah dan kecelakaan. Rasuulullaah bersabda:

 عَنْ أَبِي الْيَسَرِ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ :اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي، وَالْهَدْمِ، وَالْغَرَقِ، وَالْحَرِيق، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا. (رواه النسائى)

Sahabat Nabi bernama Abi Alyasari RA menuturkan, bahwa Rasuulullaah sering berdoa dengan Doa ini: "Yaa Allaah, sungguh aku berlindung pada-Mu dan memohon dijauhkan dari hal-hal ini semua: terjatuh dari tempat tinggi, tertimpa bangunan, terkena benturan keras dan tertimbun tanah longsor, tenggelam, terbakar.

Aku juga berlindung pada-Mu dari campur tangan setan ketika akan meninggal. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal dalam keadaan lari dari medan perang. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal karena tersengat hewan beracun," (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam Al-Nasaa’i No. 5531).

POINTERS:

Setiap keluar rumah, bepergian jangan sampai tidak berdoa dengan doa ini:

- Doa saat keluar dari pintu rumah:

 بِسْمِ اللهِ تَوَكَّلْتُ عَلَى اللهِ، لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ

Bismillaahi, tawakkaltu ’alallaahi, laa haula wa laa quwwata illaa billaah.

“Dengan nama Allaah, Tuhanku, aku berserah diri, tawakkal kepada Allaah. Sungguh tiada daya, upaya dan kekuatan kecuali dari Allaah.”

- Berdoa saat naik kendaraan:

سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبَّنَا لَمُنْقَلِبُونَ

Subhaanalladzii sakhkhara lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahuu muqriniin, wa innaa ilaa robbinaa lamun qolibuun.

"Mahasuci Allaah Tuhanku, Yang telah Memudahkkan kendaraan ini bagi kami, yang kami tidak mampu menguasainya, dan sungguh kami akan kembali kepada Allaah Tuhan kami".

- Doa saat kendaraan mulai bergerak:

بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا، إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Bismillaahi majeraahaa wa mursaahaa, inna Rabbii laghafuurur Rahiim.

"Dengan nama Allaah Tuhanku, kami bepergian dan berhenti ada dalam genggamanMu, sungguh, Allaah Tuhanku Maha Pengampun dan Maha Penyayang."

- Doa saat kendaraan melaju:

اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِعَنَّابُعْدَهُ اَللّٰهُمَّ اَنْتَ الصَّاحِبُ فِى السَّفَرِوَالْخَلِيْفَةُفِى الْاَهْلِ

Allaahumma hawwin 'alainaa safaranaa hadzaa wathwi 'annaa bu'dahuu, Allaahumma Antas Shaahibu fissafari walkhaliifatu fil-ahli.

"Yaa Allaah Tuhanku, mudahkanlah kami dalam bepergian ini, dan dekatkanlah jaraknya. Yaa Allaah Tuhanku, sertai dan temani kami dalam bepergian ini, dan Engkau pula yang Melindungi keluarga yang kami tinggalkan di rumah".

3. Dilanjutkan dengan doa yang diajarkan oleh Rasuulullaah dalam hadits di atas, yaitu:

 اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ التَّرَدِّي، وَالْهَدْمِ، وَالْغَرَقِ، وَالْحَرِيقِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ يَتَخَبَّطَنِي الشَّيْطَانُ عِنْدَ الْمَوْتِ، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ فِي سَبِيلِكَ مُدْبِرًا، وَأَعُوذُ بِكَ أَنْ أَمُوتَ لَدِيغًا

Allaahumma innii a'uudzu biKa minat taraddii, wal hadmi, wal gharaqi, wal hariiqi. Wa a'uudzu biKa an yatakhabbataniisy Syaitaanu 'indal mauti, wa a'uudzu biKa an amuuta fii sabiiliKa mudbiran, wa a'uudzu biKa an amuuta ladiighan.

 "Yaa Allaah, sungguh aku berlindung kepada-Mu dan memohon dijauhkan dari hal hal ini semua: terjatuh dari tempat tinggi, tertimpa bangunan, terkena benturan keras dan tertimbun tanah longsor, tenggelam, terbakar.

Aku juga berlindung pada-Mu dari campur tangan setan ketika akan meninggal. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal dalam keadaan lari dari medan perang. Aku juga berlindung kepada-Mu dari meninggal karena tersengat hewan beracun".

4. Saat tiba di tempat tujuan dan tiba pulang kembali di rumah segera bersujud.

Setiap tiba dengan selamat langsung SUJUD syukur. Tidak perlu berwudhu dahulu, tapi begitu masuk rumah, hotel seketika langsung tersungkur SUJUD menghadap Kiblat sebagai tanda syukur.

Saat Sujud silahkan pilih salah satu bacaannya di bawah ini:

- Pilihan pertama bacaan sujud:

سُبْحَانَ اللهِ والْحَمْدُ لِلَّهِ ولا إِلَهَ إِلَّا اللهُ واللهُ أَكْبَرُ

Subhaanallaahi, wal hamdu lillaahi, wa laa ilaaha illallaahu wallaahu Akbar.

"Mahasuci Allaah, Tuhanku, segala puji dan puja hanya kepada Allaah. Tiada Tuhan selain Allaah, Allaah Maha Besar".

- Pilihan kedua bacaan sujud:

سُبحانَ ربِّيَ الأعلَى وبحمدِه

Subhaana rabbiyal a'laa wa bihamdihi.

"Mahasuci Allaah Tuhanku Yang Maha Agung, dan segala puji puja hanya kepada-Nya".

- Pilihan ketiga bacaan sujud:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وبِحَمْدِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي

Subhaanakal llahumma, Rabbanaa wa bihamdika, Allaahumma ghfirlii.

“Mahasuci Engkau Yaa Allaah, Tuhan kami, dengan memuji-Mu yaa Allaah, ampunilah aku".

Sebagai penutup, mari kita berdoa dengan Doa yang diajarkan oleh Rasuulullaah ini: "Yaa Allaah bimbinglah kami untuk selalu eling mengingat-Mu yaa Allaah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya kepada-Mu".

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك



Dapatkan update muslimobsession.com melalui whatsapp dengan mengikuti channel kami di Obsession Media Group