Penuh Hikmah, Rukuk dan Sujudlah Berlama-lama Agar Sembuh

Penuh Hikmah, Rukuk dan Sujudlah Berlama-lama Agar Sembuh

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Sayang, masih banyak orang yang rajin Shalat, tetapi belum bisa merasakan ni'matnya Shalat. Ini karena Rukuk dan Sujudnya tergesa gesa dan tidak menghayati arti indahnya bacaan Rukuk dan Sujud.

Padahal, terbukti secara medis, bahwa gerakan Rukuk dan Sujud yang benar adalah cara menyehatkan.

Dalam Islam, lebih dahsyat lagi, karena sehari semalam kita rutin diwajibkan Rukuk dan Sejud dengan jadwal waktu yang ketat.

Jika taat menunaikan kewajiban Rukuk dan Sujud yang tertuang dalam bentuk Shalat ditambah dengan bacaan nya, maka membuat jiwa dan raga sehat. Ini jika Rukuk dan Sujud nya sempurna dan menghayati arti bacaanya.

TRUE STORY:

1. Perbanyak sujud. Allaah SWT bersabda:

واسجد واقترب

“Dan Sujudlah serta dekatkanlah dirimu kepada Allaah Tuhanmu,” (QS. Al-‘Alaq, surah ke-96, ayat 19 ayat terakhir, halaman 597).

2. Perbanyak doa disaat sujud. Rasuulullaah bersabda:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ قَالَ:أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ. (رواه مسلم)

"Posisi terdekat seorang Hamba dengan Allaah Tuhannya, adalah ketika dia sedang Sujud, maka perbanyaklah Doa,” (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam Muslim).

3. Dosa berguguran saat sujud. Rasuulullaah bersabda:

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا قَامَ يُصَلِّي أُتِيَ بِذُنُوبِهِ فَوَضَعَتْ عَلَى رَأْسِهِ أَوْ عَاتِقِهِ فَكُلَّمَا رَكَعَ أَوْ سَجَدَ تساقطت عنه

"Sungguh, tatkala seorang hamba berdiri Shalat, didatangkanlah seluruh dosanya, kemudian diletakkan di atas kepala dan kedua bahunya, maka ketika ia Rukuk dan Sujud, dosa-dosa nya itu berguguran,” (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam Ibnu Hibban no.1734, At-Thabrani dalam Al-Ausath 7314, Al-Mawarzi dalam Ash Shalat 294, Al-Baghawi 656).

4. Sujud adalah ibadah. Rasuulullaah bersabda:

لاَ يَصْلُحُ لِبَشَرٍ أَنْ يَسْجُدَ لِبَشَرٍ، وَلَوْ صَلُحَ لِبَشَرٍ أَنْ يَسْجُدَ لِبَشَرٍ لأَمَرْتُ الْمَرْأَةَ أَنْ تَسْجُدَ لِزَوْجِهَا مِنْ عِظَمِ حَقِّهِ عَلَيْهَا

"Tidak pantas Manusia bersujud kepada sesama Manusia. Seandainyalah Manusia pantas bersujud kepada sesama Manusia, niscaya Aku Perintahkan para Wanita bersujud kepada Suaminya, karena besarnya hak dan tanggung jawab Suami atas Isterinya,” (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam At-Tirmidzi, Ahmad dan lain-lain).

Hadits ini menunjukkan betapa tingginya nilai sujud sebagai suatu ibadah kepada Allaah.

5. Posisi terdekat dengan Tuhan adalah saat sujud. Rasuulullaah bersabda:

أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ

"Posisi terdekat seorang Hamba dengan Allaah Tuhannya adalah di saat dia sujud,” (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam Muslim, Abu Dawud, An Nasa'i, dan Ahmad).

6. Meninggikan derajat. Ma'dan bin Abi Thalhah Al-Ya'muri rahimahullaah mengisahkan:

لَقِيتُ ثَوْبَانَ مَوْلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَقُلْتُ لَهُ: حَدِّثْنِي بِحَدِيثٍ عَسَى اللَّهُ أَنْ يَنْفَعَنِي بِهِ، فَقَالَ: عَلَيْكَ بِالسُّجُودِ، فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: مَا مِنْ عَبْدٍ يَسْجُدُ لِلَّهِ سَجْدَةً، إِلَّا رَفَعَ اللَّهُ لَهُ بِهَا دَرَجَةً، وَحَطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةً

"Aku pernah menjumpai Tsauban RA Pembantu Rasuulullaah dan aku bertanya kepadanya: "Ceritakan padaku suatu Hadits yang mudah-mudahan Allaah akan memberikan manfa'atnya kepadaku dengan Hadits tersebut". Tsauban RA menjawab: "Hendaklah engkau bersungguh sungguh dan memperbanyak Sujud, karena aku mendengar Rasuulullaah bersabda:

"Tidaklah seorang Hambapun yang bersujud kepada Allaah dengan sekali Sujud, melainkan Allaah akan mengangkatnya beberapa derajat dan menghapuskan beberapa dosa," (Hadits Sahih Riwayah Ibnu Hibban, An-Nasa’i dalam As-Shughra no.1139, Ibnu Majah, Ahmad dan lainnya).

7. Memperbanyak sujud masuk surga. Rabii'a bin Ka'ab Al-Aslami RA mengisahkan:

كُنْتُ أَبِيتُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَيْتُهُ بِوَضُوئِهِ وَحَاجَتِهِ فَقَالَ لِي سَلْ فَقُلْتُ أَسْأَلُكَ مُرَافَقَتَكَ فِي الْجَنَّةِ قَالَ أَوْ غَيْرَ ذَلِكَ قُلْتُ هُوَ ذَاكَ قَالَ فَأَعِنِّي عَلَى نَفْسِكَ بِكَثْرَةِ السُّجُود

"Saya bermalam bersama Rasuulullaah lalu aku membawakan air wudhunya dan air untuk hajatnya, maka beliau bersabda kepadaku: "Mintalah kepadaku!" Maka aku berkata: "Aku meminta kepadamu agar aku menemanimu di Surga". Rasuulullaah berkata: "Atau ada selain itu?".

Aku menjawab: "Itulah yang dia katakan". Maka, beliau menjawab: "Bantulah aku untuk mewujudkan keinginanmu dengan banyak melakukan Sujud,” (Hadits Sahih Riwayah Al-Imam Muslim, Abu Dawud, An Nasa'i dalam As-Shughra no.1138, HR Ahmad, dan lain-lain).

8. Terbukti secara medis. Hasil penelitian terakhir Universitas Harvard Amerika, memastikan bahwa gerakan seperti di gambar di bawah ini yang mirip sujud ini adalah lebih ampuh mengurangi sakit punggung dan pinggang dibanding operasi. Jika ini betul, maka SUJUD di kala Shalat akan jauh lebih hebat lagi.

POINTERS:

1. Jangan tergesa-gesa, rukuk dan sujudlah berlama-lama, dan hayati arti bacaan saat rukuk dan sujud, barulah dapat merasakan ni'matnya rukuk dan sujud itu. Tanpa menghayati arti bacaannya, sulit memperoleh keni'matan shalat.

2. Jika rutin shalat minimal 5 kali sehari semalam atau sama dengan 35 kali sujud dengan waktu yang teratur, maka akan mampu menghilangkan sakit punggung dan pinggang lebih dahsyat dari gerakan-gerakan olah raga lainnnya.

3. Apa lagi jika ditambah dengan Shalat Sunnah Rawatib minimal 12 rakaat (48 x sujud), ditambah lagi Shalat Tahajjud 8 rakaat (32 x sujud), dan Dhuha 4 rakaat (16 × sujud) sungguh luar biasa manfaat kesehatan raga dan jiwa.

4. Sujud saat shalat yang afdal dan berkhasiat kesehatan adalah:

- punggung dan perut ditekan ke arah bawah semaksimal mungkin.

- dahi dan hidung merapat di lantai.

- telapak tangan yang merapat di lantai sedang kedua pergelangan dan siku tidak merapat ke-lantai.

- Membuka atau melebarkan dada semaksimal mungkin.

- merapatkan kedua telapak kaki kiri dengan kanan sambil menekuk jari jari kaki ke-arah perut, ke-arah Ka'bah.

- Sujudlah dengan Tuma'niinah, tenang, jangan buru buru bangkit.

- baca dan hayati doa Rukuk dan Sujud dengan fokus ke-arti bacaanya.

- Duduklah dengan tenang sambil berdoa di antara dua sujud. Duduknya lurus jangan membungkuk dan jangan juga miring, cenderung perut didorong ke-arah depan, dan kepala posisi lurus tidak miring dan mata tetap memandang ke-arah tempat Sujud.

Sebagai penutup, mari kita berdoa dengan Doa yang diajarkan oleh Rasuulullaah ini: "Yaa Allaah bimbinglah kami untuk selalu eling mengingat-Mu yaa Allaah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya kepada-Mu".

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك



Dapatkan update muslimobsession.com melalui whatsapp dengan mengikuti channel kami di Obsession Media Group