Anda yang Berusia 40-60 Tahun, Hendaknya Sudah Cenderung ke Arah Taubat

Anda yang Berusia 40-60 Tahun, Hendaknya Sudah Cenderung ke Arah Taubat

Oleh: Drs H. Tb Syamsuri Halim, M.Ag (Pimpinan Majelis Dzikir Tb. Ibnu Halim)

Nabi Muhammad bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ:أَعْذَرَ اللَّهُ إِلَى امْرِئٍ أَخَّرَ أَجَلَهُ حَتَّى بَلَّغَهُ سِتِّينَ سَنَةً. (رواه البخاري: 6419)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah bersabda: "Allah tidak memberi alasan bagi seseorang yang dipanjangkan umurnya hingga mencapai 60 tahun,” (HR. Bukhari no. 6419).

Hadits ini memiliki makna bahwa ketika seseorang telah mencapai usia 60 tahun, Allah telah memberinya cukup waktu dan kesempatan untuk berbuat amal kebaikan serta bertaubat. Di usia ini, seseorang seharusnya telah sadar akan tujuan hidupnya, memperbanyak ibadah, dan mempersiapkan dirinya untuk kehidupan setelah mati.

Hadits ini mengisyaratkan bahwa tidak ada alasan lagi bagi seseorang untuk lalai dalam menjalankan kewajiban agama setelah mencapai usia yang matang dan dipanjangkan umurnya oleh Allah.

قَولُهُ صلَّى اللهُ عليهِ وسلَّم: "أَعْذَرَ اللَّهُ" أَي لَم يُبْقِ لَهُ عُذْرًا، لِأَنَّ اللَّهَ أَطَالَ عُمُرَهُ حَتَّى بَلَغَ سِتِّينَ سَنَةً، وَهُوَ سِنٌّ يُعْتَبَرُ سِنَّ النُّضْجِ وَالرُّشْدِ، وَقَدْ أَعْطَاهُ اللَّهُ الوَقْتَ الكَافِي لِيَتُوبَ وَيَعْمَلَ الصَّالِحَاتِ وَيُحْسِنَ الاسْتِعْدَادَ لِلِقَاءِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ. فِي هَذَا العُمُرِ، لَا يَنبَغِي لِلمُسلِمِ أَن يَظَلَّ عَلَى غَفلَتِهِ أَوْ تَأجِيلِهِ لِلتَّوبَةِ، بَل عَلَيهِ أَن يُدرِكَ أَنَّ العُمُرَ فِي زَوَالٍ وَأَنَّهُ قَرِيبٌ مِنَ المَوتِ

“Sabda Rasulullah : "Allah telah memberikan udzur," yaitu Allah tidak lagi meninggalkan alasan baginya, karena Allah telah memperpanjang umurnya hingga mencapai 60 tahun, yang merupakan usia yang dianggap sebagai masa kedewasaan dan kematangan.

Allah telah memberinya waktu yang cukup untuk bertaubat, beramal shalih, dan mempersiapkan diri dengan baik untuk bertemu dengan Allah عز وجل. Pada usia ini, seorang Muslim tidak seharusnya tetap dalam kelalaian atau menunda taubatnya, tetapi dia harus menyadari bahwa umur sedang menuju akhir dan bahwa kematian sudah dekat”.

Wallahu a'lamu bish shawab.



Dapatkan update muslimobsession.com melalui whatsapp dengan mengikuti channel kami di Obsession Media Group