Viral, Bos Restoran di Vietnam Usir Warga Israel yang Mau Makan
Sekeluarga asal Israel diusir saat hendak makan di sebuah restoran Hanoi, Vietnam.

Muslim Obsession - Sekeluarga asal Israel diusir saat hendak makan di sebuah restoran Hanoi, Vietnam. Pemilik restoran mengusir tamunya yang juga konten kreator "The Jewish Family" sambil mengatakan bahwa restorannya hanya menerima 'manusia dan hewan'.
Lewat Instagramnya, sang tamu Dani Namdar dan istrinya yang juga berlatar belakang Yahudi ini curhat saat mereka diusir. Aksi pengusiran itu diakuinya sangat berdampak traumatis pada anak-anaknya. Ia mengaku kesulitas menjelaskan soal anti-Semitisme kepada anaknya yang masih berusia 3 tahun.
"Ini bukan Jerman pada tahun 1938. Ini adalah pemilik toko 'Pro Palestina' di Vietnam kemarin," tulisnya di caption Instagramnya, sambil merujuk pada perlakuan Nazi terhadap orang Yahudi selama pemerintahan Hitler. Pemilik restoran itu juga memajang poster "Free Palestine" di tokonya.
Dalam postingannya, nampak pemilik pemilik restoran mengusir sambil berteriak "Free Palestine". Tak hanya itu, ia dengan lantang mengatakan bahwa restorannya hanya menerima manusia dan hewan, menyebut kucing dan anjing.
"Kami hanya menerima manusia, anjing, dan kucing," ujar sang pemilik restoran.
Namdar yang memposting kejadian tersebut 2 part video seraya berharap dukungan dari followers-nya atas aksi pemilik toko, sambil meminta followernya agar berhati-hati, dan kalau bisa tidak datang ke restoran tersebut. Dia akhir video ia menyorot ke arah plang nama restoran bernama Railway Tuan Cafe.
Namun demikian, Namdar mengaku bahwa kejadian ini adalah satu-satunya yang dia alami selama di Vietnam, karena menurutnya semua orang Vietnam bersikap sangat ramah.
“Mungkin ada begitu banyak kebencian, tetapi fokus kita harus pada cinta, karena itulah yang akan menyembuhkan dunia ini,” tulisnya.
Postingannya mendapat ribuan komentar Netizen justru menyerang Namdar. Namun mayoritas mengecam si pemilik akun lantaran aksi Israel yang melakukan genosida terhadap Palestina.
"Bukan karena Anda Yahudi, tetapi karena Anda pro Zionis! Jika Anda bukan pro Zionis, Anda tidak akan melabeli video ini sebagai "pemilik restoran Pro Palestina ", tulis seorang pengguna.
“Terima kasih atas ulasan yang luar biasa. Pasti banyak yang akan mengunjungi restoran itu sekarang! Pria itu pahlawan,” komentar pengguna lain yang merujuk pada pemilik restoran.
Pengguna lain mengatakan bahwa pemilik restoran itu membela kemanusiaan dan keyakinannya. "...dan Anda duduk di sana memprovokasi dia. Dia tidak perlu melayani Anda.”
"Tenang saja. Tidak seperti anak-anakmu tidak akan bernasib seperti anak-anak Palestina yang hancur berkeping-keping meski sudah disuruh mengungsi ke tempat yang aman," tulis yang lain.
Perang Israel dan Palestina tak kunjung usai sejak 7 Oktober tahun lalu. Setidaknya 38.153 orang tewas dan 87.828 orang terluka.
Kabar terakhir, militer Israel telah memerintahkan warga melakukan evakuasi “segera” terutama bagi yang berdomisili di wilayah Tuffah, Daraj dan Kota Tua di Kota Gaza. Rumah Sakit terakhir dipaksa tutup sehingga menyebabkan ribuan orang mengungsi.
Dapatkan update muslimobsession.com melalui whatsapp dengan mengikuti channel kami di Obsession Media Group
































