Habiskan 3 Bulan atau 4 Bulan 10 Hari Dahulu Boleh Menikah Lagi

Habiskan 3 Bulan atau 4 Bulan 10 Hari Dahulu Boleh Menikah Lagi
Ilustrasi: Menikah

Oleh: A. Hamid Husain (Alumni Pondok Modern Gontor, King Abdul Aziz University, dan Ummul Qura University)

Wanita yang bercerai dengan suami, haruslah menghabiskan masa Iddah, waktu jeda 3 bulan dahulu baru boleh menikah lagi.

Dan wanita yang ditinggal mati Suami, harus menghabiskan masa Iddah 4 bulan 10 hari baru boleh menikah lagi. Begitulah Islam mengatur demi kesucian kita, kesehatan kita dan kemuliaan keturunan kita.

Ingat, mendekati sarana dan kegiatan yang membawa ke perzinahan saja diharamkan, apa lagi melakukan zina, sungguh dosa yang luarbiasa.

BACA JUGA: 10 Modal Dasar Agar Anak Berbahagia dan Membahagiakan Orangtua

TRUE STORY:

1- Allaah SWT, melarang mendekati Zina. Allaah SWT berfirman:

وَلَا تَقْرَبُوا۟ ٱلزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَٰحِشَةً وَسَآءَ سَبِيلًا. (الاسراء ١٧ الاية ٣٢)

“Jangan dekati zina, sungguh zina itu perbuatan yang sangat keji, sangat berbahaya, dan cara yang terburuk,”(QS. Al-Israa’, surah ke-17, ayat 32, halaman 285).

2- Masa Iddah Wanita Bercerai adalah “Tiga Bulan”. Dan Masa Iddah Janda ditinggal mati suami adalah “Empat Bulan Sepuluh Hari:

Professor Robert Guilhem, Pemimpin Yahudi di Albert Einstein Institute, dia spesialis embriologi dan pakar genetika menyatakan masuk Islam begitu dia mengetahui kebenaran ilmiah Al-Quran ketika menjelaskan alasan penentuan masa iddah cerai bagi wanita selama tiga bulan.

Yaitu ketika ilmu modern memberikan kejutan ilmiah kepada semua orang yang disebut: “sidik sperma pria”, di mana sperma pria mengandung 62 protein, dan itu berbeda antara satu pria dengan pria lain seperti perbedaan sidik jari yang merupakan kode khusus untuk setiap pria.

Dan tubuh wanita punya “data bank”yang menyimpan “barcode”pria yang menggaulinya. Ketika dia menikah dengan pria lain segera setelah perceraian atau memasukkan lebih dari satu kode, maka seolah-olah virus telah memasukkan data ke “data bank”ini, maka terinfeksilah dengan data yang cacat dan penyakit-penyakit menjijikkan!

BACA JUGA: Tanamkan Pondasi Hidup Sehat dan Sukses Saat Kelahiran Bayi Ala Nabi

Telah dibuktikan secara ilmiah, bahwa: Haid pertama setelah perceraian, menghilangkan sidik sperma pria sekitar 32% sampai 35%. Haid kedua, menghilangkan 67% sampai 72% sidik sperma pria. Haid ketiga, menghilangkan 99,9% sidik sperma pria dan rahim bersih dari sidik sperma sebelumnya dan siap menerima kode sidik baru tanpa merugikannya.

Oleh karena itu, para pelaku seks bebas, prostitusi dan pezina, dapat dipastikan terjangkit penyakit-penyakit mematikan sebagai akibat bercampurnya beberapa sperma di dalam rahim dari banyak pria.

Sedangkan Iddah janda ditinggal mati suami, perlu waktu lebih lama untuk menghilangkan kode tersebut.

Faktor pikiran kesedihan membuat sidik sperma menetap dan menempel lebih kuat, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama, disebutkan oleh Allaah SWT “empat bulan sepuluh hari”agar sidik sperma seorang pria benar-benar hilang.

Fakta itulah yang mendorong Professor yang ahli embriologi tersebut melakukan penyelidikan di lingkungan Muslim Afrika di Amerika, dan ditemukan bahwa wanita-wanita Afrika hanya mengandung sidik sperma suami-suami mereka.

BACA JUGA: Saksi yang Meringankan dan Saksi yang Memberatkan

Sementara penyelidikan ilmiah di lingkungan wanita-wanita Amerika yang hidup bebas, menunjukkan bahwa mereka memiliki beberapa sidik sperma dari dua sampai tiga pria.

Fakta ini, membuat Professor tersebut tercengang ketika dia melakukan analisa pada isterinya untuk mengetahui tentang kemurnian nya. Terbukti, bahwa isterinya memiliki tiga sidik sperma yang berbeda beda, ini menunjukkan bahwa isterinya telah selingkuh, melakukan hubungan seksual dengan beberapa pria lain.

Dan yang lebih menyakitkan adalah, menyingkap bahwa hanya satu dari ketiga anaknya yang merupakan putranya, dua anak yang lainnya adalah hasil dari sperma pria lain.

3- Wanita yang melakukan hubungan seksual dengan berganti ganti pria, dipastikan akan mengalami penyakit kelamin yang mematikan cepat atau lambat, dan akan menularkan penyakit berbahaya itu kepada laki-laki yang berhubungan dengannya.

BACA JUGA: Allah Sangat Murka Kepada Orang yang Suka Mencela

POINTERS:

1- Akhirnya, Sang Professor menjadi yakin bahwa Islam adalah satu-satunya Agama yang menjamin dan melindungi para wanita dan masyarakat pada umumnya.

2- Wanita Muslimah yang taat adalah wanita terbersih di muka Bumi ini, karena tidak akan melakukan hubungan dengan banyak pria. Dan setiap akan berhubungan dengan pria lain karena bercerai atau suami meninggal, haruslah setelah masa IDDAH atau waktu Jedah antara 3 bulan dan 4 bulan 10 hari, kagar betul betul bersih dari sisa sisa sperma pria pertamanya.

Selain itu, para wanita dan pria Muslim saat akan berhubungan di sunnahkan mandi dan berwudhu dahulu, dan setelah berhubungan diwajibkan mandi lagi. Sungguh luar biasa, ajaran Islam yang sangat mengutamakan kebersihan dan kesucian hati, jiwa, badan dan keturunan.

BACA JUGA: Inilah Saatnya Berdialog dengan Tuhan, Maka Jangan Tergesa-gesa

3- Agar tidak meluas penyakit, kekejian dan keburukan dari zina, maka Allaah SWT melarang menikahi wanita pekerja seks kecuali oleh laki-laki pezina juga.

Allaah SWT Berfirman di dalam Al-Quran Surah An-Nuur ayat 3:

ٱلزَّانِى لَا يَنكِحُ إِلَّا زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَٱلزَّانِيَةُ لَا يَنكِحُهَآ إِلَّا زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ ۚ وَحُرِّمَ ذَٰلِكَ عَلَى ٱلْمُؤْمِنِينَ. (النور ٢٤ الاية ٣)

“Laki-laki pezina tidak mengawini melainkan perempuan pezina atau perempuan musyrik, dan perempuan pezina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki pezina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang Mu’min,”(QS An Nuur, surah ke-24, ayat 3, halaman 350).

4- Subhaanallaah, Maha benar Allaah Yang Maha Agung ketika Allaah SWT berfirman:

سَنُرِيهِمْ ءَايَٰتِنَا فِى ٱلْافَاقِ وَفِىٓ أَنفُسِهِمْ حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَهُمْ أَنَّهُ ٱلْحَقُّ ۗ أَوَلَمْ يَكْفِ بِرَبِّكَ أَنَّهُۥ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ شَهِيدٌ. (فصلت ٤١ الاية ٥٣)

“Kami akan Menunjukkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami di segenap penjuru dan arah, bahkan di dalam diri mereka sendiri, sampai menjadi jelas bagi mereka bahwa itu adalah kebenaran. Tidakkah cukup bahwa Allaah Tuhan-mu adalah Saksi atas segala sesuatu?”(QS. Fussilat, surah ke-41, ayat 53, halaman 482).

5- Agar tidak tergelincir pada perselingkuhan, maka Rasuulullaah mengingatkan:

عْن ابن عباس رضى الله عنه قَالَ : سَمِعْتُ رسول اللهِ صلى الله عليه و سلم يخْطُبُ يَقُوْلُ : لاَيَخْلُوَنَّ رَجُلٌ بِإِمْرَأَةٍ تُسَافِرُ الْمَرْأَةُ الاَّمَعَ ذيْ مَحْرَمٍ.  فَقَامَ رَجُلٌ. فقال: يارسول الله، إنَّ إمْرَأَتِى خَرَجَتْ حَاجَّةً وَ إنِّى اكْتَتَبْتُ فِى غَزْوَةٍ كَذَاوَكَذَا، فَقَالَ : اِنْطَلِقْ فَحَجِّ مَعَ إِ مْرَأَتِكَ.  (متفق عليه)

“Ibnu Abbas RA menuturkan: “Saya mendengar Rasuulullaah SAW berkhutbah: “Janganlah ada laki-laki bersama dengan seorang perempuan, melainkan hendaklah ada Mahramnya, dan janganlah bepergian seorang perempuan, melainkan dengan Mahramnya. “Seorang berdiri dan bertanya : Yaa Rasuulallaah, istri saya pergi untuk ber Haji, dan saya telah mendaftarkan diri untuk ikut pada peperangan anu dan anu.”Maka Rasuulullaah bersabda: “Pergilah dan berhajilah bersama istrimu,”(Hadits Sahih Mutatafaqun ’alaih).

BACA JUGA: Bertemu dengan Allah Tidak Mesti Harus Mati Dulu

Catatan: Hadits tersebut di atas menunjukkan haram bersepi-sepian, berdua-duaan laki-laki dan perempuan yang bukan Mahramnya.

Dan telah dijelaskan dalam Hadits lain alasan larangan berdua-duaan dengan yang bukan Mahram, ialah karena yang menjadi pihak ketiga adalah Setan yang akan menggoda mereka mendorong berbuat selingkuh.

6- Dosa prilaku seks bebas dan pembiaran berlangsung secara terang-terangan, mengundang terjadinya bencana alam sebagai peringatan dari Allaah sesuai skala keberutalan mayoritas warga suatu wilayah, seperti banjir besar, gempa, angin tofan, hujan besar, tsunami dll.

7- Hukuman Bagi Pelaku Zina. Syariat Islam telah menetapkan sanksi di Dunia bagi pelaku zina adalah cambuk 100 kali bagi yang belum pernah menikah (QS An-Nuur ayat 2) ditambah diasingkan dari kampung tempat tinggalnya selama satu tahun (Hadits Sahih Riwayah Al-Bukhari).

Dan pezina yang sudah menikah atau belum pernah menikah tetapi selalu berzina berulang ulang, dikenai hukuman rajam, dilempari dengan batu sampai mati, dan siksa Kubur dan Akhirat menanti.

Penutup, mari kita berdoa: Yaa Allaah, jauhkan kami dari perbuatan zina dan selingkuh. Yaa Allaah bimbinglah kami untuk selalu eling mengingat-Mu yaa Allaah, bersyukur dan beribadah dengan sebaik-baiknya.

اللهم اعنا على ذكرك وشكرك وحسن عبادتك